Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUBANG, KOMPAS.TV - Tak terima anaknya dipukul guru karena bolos sekolah, orang tua murid murka hingga terlibat cekcok di sekolah dengan sang guru di Subang, Jawa Barat.

Cekcok orang tua murid dengan seorang guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat, tak terelakkan.

Orang tua murid tak terima karena sang anak mengadu dipukul gurunya di sekolah. Menurut orang tua siswa, anak hanya bolos sekolah, namun pendisiplinan dari sang guru sudah melewati batas kewajaran.

Namun menurut pihak sekolah, pendisiplinan tersebut dilakukan karena sang anak sudah berulang kali diingatkan. Sang anak bersama tujuh orang temannya meloncati pagar sekolah untuk bolos di tengah jam pelajaran.

Pihak sekolah telah melakukan mediasi antara guru yang terlibat dengan orang tua murid.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan sekaligus memperbaiki sikap agar kejadian serupa tidak terulang kembali ke depannya.

Orang tua murid tidak mempermasalahkan adanya hukuman bagi siswa yang melakukan kesalahan di sekolah. Mereka berharap pihak sekolah bisa berkomunikasi dengan orang tua siswa jika ada permasalahan terkait anak didik tanpa adanya hukuman fisik.

#subang #guru

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/628566/cekcok-guru-dan-orang-tua-murid-di-subang-viral-bermula-dari-anak-yang-bolos-sekolah

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Informasi berikutnya, tak terima anaknya dipukul guru karena bolos sekolah.
00:04Orang tua murid murka hingga terlibat cekcok di sekolah dengan sang guru di Subang, Jawa Barat.
00:21Cekcok orang tua murid dengan seorang guru di sekolah menengah pertama negeri 2,
00:26Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat tak terelakkan.
00:29Orang tua murid tak terima karena sang anak mengadu dipukul gurunya di sekolah.
00:34Menurut orang tua siswa, anak hanya bolos sekolah.
00:38Namun pendisiplinan dari sang guru sudah melewati batas kewajaran.
00:43Tetapi menurut pihak sekolah, pendisiplinan itu dilakukan karena sang anak sudah berulang kali diingatkan.
00:49Sang anak bersama 7 orang temannya meloncati pagar sekolah untuk bolos di tengah jam pelajaran.
00:55Jadi kami itu mendisiplinan anak-anak dengan bertahap.
01:04Jadi kemarin itu mungkin bentuk pendisiplinan yang paling keras mungkin di sekolah kami.
01:13Ya, walaupun kami pihak kepala sekolah kemarin sudah tidak membenarkan hal tersebut.
01:19Itu sudah berulang.
01:21Itu dari kelas 7.
01:23Dan yang kemarin itu mungkin puncak dari kepesaran guru terhadap anak tersebut.
01:35Pihak sekolah telah melakukan mediasi antara guru yang terlibat dengan orang tua murid.
01:41Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.
01:45Sekaligus memperbaiki sikap agar kejadian serupa tidak terulang kembali ke depannya.
01:50Saya juga betul-betul minta maaf sama pihak sekolah atas terjadinya masalah ini bandelnya anak saya dan gurunya pun juga sudah minta maaf sama saya.
02:01Sebenarnya masalah ini sudah kelar.
02:04Cuman hanya tidak ada kuat bukti untuk di atas hitam, di atas putih.
02:11Orang tua murid tidak mempermasalahkan adanya hukuman bagi siswa yang melakukan kesalahan di sekolah.
02:16Mereka berharap pihak sekolah bisa berkomunikasi dengan orang tua siswa jika ada permasalahan terkait anak didik tanpa adanya hukuman fisik.
Komentar

Dianjurkan