00:00Anggota TNI berinisial perada HMN diduga tewas di Aniaya Senior di Barakion Arhanut 4AAAY, Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan.
00:09Perada HMN diduga mendapatkan kekerasan dari seniornya dengan dalih memberikan pembinaan.
00:23Keluarga perada HMN meminta polisi militer terbuka terhadap hasil otopsi korban.
00:29Otopsi jenazah dilakukan di Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Sulawesi Selatan.
00:33Korban sebelumnya sempat dibawa ke Rumah Sakit, Syekh Yusuf Goa.
00:37Namun keluarga menemukan kejanggalan atas kematian korban dan meminta otopsi di Rumah Sakit Bayangkara.
00:44Keluarga meminta transparansi dari TNI Angkatan Darat soal penyebab pasti kematian korban.
00:51Berharap sekali agar kiranya pihak polisi militer, penyidik khususnya yang menangani kasus ini
01:02agar bisa memberikan secara kompensif tentang atau terhadap hasil otopsi adik kami.
01:09Sementara itu tiga prajurit diperiksa POMDAM 14 Hasanuddin.
01:14Kependam 14 Hasanuddin, Kolonel Cavaleri Budi Wirman mengatakan
01:18terkait kasus itu POMDAM telah melakukan pengembangan penyelidikan.
01:23Apakah ada unsur pidana dari perbuatan ketiga pelaku itu?
01:27Ini sekarang masih terus dikembangkan proses penyidikannya oleh POMDAM.
01:35Sampai sekarang masih diperiksa secara mandalam tiga orang.
01:41Tiga orang ini diduga melakukan perbuatan yang ada unsur pidana.
01:49Namun kita masih menunggu bagaimana hasil akhir dari POMDAM.
01:53Sementara baru tiga orang sudah diperiksa secara mandalam.
Komentar