00:00Kita bakar rame-rame aja, woy!
00:02Bisa dibakar, lembui, lembui, lembui
00:04Ayo!
00:05Biar mati, gak apa-apa, Pak
00:07Rekaman ini sengaja kami samarkan lantaran mengandung unsur kekerasan
00:11Tampak dalam video seorang pelaku pencurian spesialis bobol rumah dihajar oleh warga yang merasa geram
00:17Istiwa pencurian terjadi di desa Tridarmayoga, kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Lampung
00:23Dimana dua pelaku asal Rumbia, Lampung Tengah, dipergoki membobol rumah kosong pada siang hari
00:30Pelaku yang berhasil ditangkap menjadi bulan-bulanan kekesalahan warga
00:33Satu pelaku meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit
00:37Sementara satu pelaku lainnya ditangkap saat masuk ke area kebun
00:40Keluarga korban menyebut kedua pelaku sebelumnya mengaku ingin bertamu
00:46Namun justru masuk ke dalam rumah dengan membobol jendela depan
00:49Sudah taunya, sudah ngobrol itu yang ini
00:53Kan rumah di saya kosong tuh
00:56Kosong terus dia, kok ada orang gitu dia balik arah
00:59Nanyain orang gitu, katanya mau ketemu orang
01:01Bos jagung, dia bilangnya katanya dari Rumbia
01:04Dari itu, udah diajak ngobrol sekitar 10 menit kok
01:08Yang satunya keluar dari belakang, pintu belakang gitu
01:11Kebetulan belum sempat mereka ngambil, Pak
01:14Tapi udah masuk?
01:15Udah masuk ke dalam
01:16Bawa apa mereka? Bawa senjata nggak?
01:19Nggak sih, kebetulan mereka nggak bawa senjata
01:22Cuma bawa motor
01:23Warga yang kesal juga merusak sepeda motor milik pelaku hingga rusak parah
01:28Mereka mengaku geram karena aksi pencurian kerap terjadi di wilayah tersebut
01:32Polisi yang tiba di lokasi sempat kesulitan menenangkan warga yang marah
01:38Apakah itu jadi kekeselan warga, Pak?
01:44Nah itu kemungkinan bisa juga dari situ
01:47Misalnya apa, sering nggak sering
01:50Langsung lah, warga udah nggak boleh tantem lagi udah ini lagi
01:55Kalau yang satu ketangkep di mana, Pak?
01:57Nah, yang satunya ketangkep ke arah Taman Sari sana
02:00Barulah dibawa ke sini lagi
02:03Satu pelaku kini ditahan di Polsek Penengahan untuk pemeriksaan lebih lanjut
02:08Deku Halid Syah, Kompas TV, Lampung Selatan, Lampung
Komentar