Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Guna mewaspadai adanya pemadaman listrik saat cuaca ekstrem, PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) menyiapkan sejumlah genset di pintu tol.

Sejumlah rambu lalu lintas khusus untuk jalan tol juga disiapkan, karena cuaca ekstrem berupa hujan deras yang datang tiba-tiba bisa membuat genangan di ruas jalan tol dan dapat membahayakan kendaraan yang melintas.

#jalantol #cuacaekstrem

[Antara/Rindhu Dwi Kartiko/Soni Namura/Rinto A Navis]
Transkrip
00:00Cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Madiun dan sekitarnya
00:08membuat banyak pihak melakukan upaya antisipasi
00:12termasuk PT. Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri atau JNK
00:17Sejumlah jense telah disiapkan di tiga pintu tol
00:22sebagai upaya antisipasi permasalahan pelayanan
00:25saat terjadi pemadaman aliran listrik
00:28Cuaca ekstrim yang datang sewaktu-waktu seringkali berimbas pada pemadaman aliran listrik
00:34Selain itu, JNK juga menyiagakan petugas dan rambu-rambu mobile
00:39saat terjadi hujan deras yang kerap menimbulkan genangan air di beberapa titik jalan tok
00:45Peringatan ini sangat penting untuk menghindari kecelakaan karena aquaplaning
00:51di mana roda kendaraan kehilangan daya cengkraman terhadap asfalt
00:55Direktur utama PT. JNK Ari Irianto Kamis 30 Oktober
01:00meminta pengendara untuk menurunkan kecepatan laju kendaraan saat hujan ras
01:06Cuaca hujan kita lihat apakah ada genangan-genangan di jalan tol yang berpotensi
01:11terjadinya aquaplaning itu sangat berbahaya
01:13Kemudian juga untuk layanan operasi kita juga mengantisipasi terjadinya misalnya petir atau listrik padam
01:22sehingga di operasional, di bank tol kita juga menyiapkan jenset atau backup listrik
01:29sehingga tidak ada operasional yang terputus terhenti
01:34Sekalipun kemiringan jalan tol sudah diatur ke 2 derajat
01:39namun Ari Irianto mengingatkan bahwa genangan air masih berpotensi terjadi di beberapa titik jalan tol
01:46Ia juga mengimbau pengemudi untuk tidak menyalakan lampu hazard saat hujan deras di jalan
01:53karena bisa membingungkan pengendara lain
01:56Ia menyarankan pengemudi cukup menyalakan lampu belakang dan melaju dengan kecepatan di bawah 70 km per jam
02:04Dari Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rindu Dwi Kartiko, Kantor Berita Antara, mewartakan

Dianjurkan