Skip to playerSkip to main content
  • 3 months ago
Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim said that the ongoing efforts by Asean to help resolve the crisis in Myanmar, including a series of meetings and dialogues with the country's leaders, have succeeded in reducing the number of violent incidents across several regions.

WATCH MORE: https://thestartv.com/c/news
SUBSCRIBE: https://cutt.ly/TheStar
LIKE: https://fb.com/TheStarOnline
Transcript
00:00There is a question about Myanmar.
00:02In Myanmar, we don't have to do our decision on consensus of five things.
00:08That's a syarat.
00:09Then we talk.
00:11We don't agree because I met with Hong Lai,
00:16senior general and minister,
00:20two times in Bangkok and Beijing.
00:23Then, minister of the outside with several rakan sejawat,
00:26met with the leaders of Myanmar.
00:30So, this shows that we have a good relationship.
00:37But it doesn't have a good relationship.
00:39What is the fact that it is?
00:41Since a year later, after we have a hand,
00:45they have a good fight.
00:48There are two events.
00:52But it is not like the two or three years later.
00:56Kampung dihancurkan, pembunuhan berlaku, pelarian ratus-ratusan, ribu bahkan.
01:02Tapi ini tidak.
01:04Masih berlaku, masih kita kesalkan, tetapi jauh lebih kurang daripada pernah berlaku.
01:10Sebab itu, hubungan diteruskan, tapi belum lagi tiraf dan kita masih terikat dengan kontrasus 5 perkara.
01:19Dato' Sri, banyak perkara positif, tanya saya ucapkan, tetapi masih saya menyentuh tentang ASEAN,
01:26di mana Dato' Sri sebutkan progres itu secara gradual, tetapi selepas 5 tahun kegagalan untuk melaksanakan 5 PC secara keseluruhan.
01:36Jadi, apakah benchmark untuk ASEAN next untuk melihat tentang penyelesaian isu Myanmar ini?
01:45Kita dah habis, Dato' Sri, kita nak bagi kepada Filipina.
01:475 tahun ya, baru 5 tahun.
01:50Gazzat, 70 tahun.
01:55Kita berupaya macam dalam doa kita lah.
01:59In uridu illal islah mas tatu'atu.
02:04Kita berusaha sedaya upaya, bawa kebaikan dan perubahan, sedaya upaya.
02:11Apa dia upaya kita yang pertama?
02:13Hentikan serangan sama ada kepada buddhistikaren atau muslim rahil yang rohiyah.
02:22Dan bagi saya, walaupun tidak sepenuhnya, itu kejayaan sangat besar permulaannya.
02:30Sekarang, kita kena teruskan.
02:34Jadi, bagi saya, betul dia agak rumit, dia suka kerana dia melibatkan perundangan, dia melibatkan perintiafan hak warga negara.
02:43Itu masih.
02:43Tapi, bagi saya, saya beritahu kepada Senior General Pendantri Munglai, kita tak boleh terima serangan pembunuhan, kampung, rakyat yang tidak dosa.
02:59Jadi, ada permulaan yang baik.
03:00Walaupun saya setuju dan saya mengaku, masih banyak yang harus dikerjakan.
03:06Selamat menikmati.
Comments

Recommended