Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden ke-7 Joko Widodo tak berkomentar saat disinggung terkait sikap Menteri Keuangan Purbaya yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Momen itu terjadi usai Jokowi menghadiri acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025) kemarin.

Sebelumnya, Jokowi sempat bercerita banyak hal. Namun, saat ditanya mengenai polemik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Jokowi hanya tersenyum dan meninggalkan lokasi acara.

Baca Juga Menkeu Purbaya Tolak Bayar Utang Proyek Whoosh Jokowi, Danantara Tawarkan 2 Skema Solusi ini di https://www.kompas.tv/nasional/623256/menkeu-purbaya-tolak-bayar-utang-proyek-whoosh-jokowi-danantara-tawarkan-2-skema-solusi-ini

#jokowi #whoosh #menkeu #purbaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/623858/momen-jokowi-bungkam-saat-ditanya-utang-kereta-cepat-whoosh-yang-ditolak-menkeu-purbaya
Transkrip
00:00Kembali bersama kami, Presiden ketujuh Jokowi Dodo tidak berkomentar saat disinggung sikap Menteri Keuangan Purbaya
00:06yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau WUSH.
00:12Momen itu terjadi, usai Jokowi menghadiri acara Dias Natalis Fakultas Kehutanan UGM Jumat kemarin.
00:18Sebelumnya Jokowi sempat bercerita banyak hal, namun saat ditanya polemik kereta cepat Jakarta-Bandung WUSH,
00:24Jokowi hanya tersenyum dan meninggalkan lokasi acara.
00:30Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menolak APBN ikut menanggung beban utang proyek kereta cepat Indonesia-Cina KCIC WUSH.
00:55Menurut Purbaya, danantara sebagai holding BUMN yang sudah memiliki kemampuan finansial dengan dividen hingga 80 triliun rupiah per tahun,
01:03seharusnya bisa menyelesaikan beban utang WUSH.
01:05Utang KCIC dibayai APBN.
01:12Kalau dibawah danantara kan mereka sudah punya manajemen sendiri, sudah punya dividen sendiri yang rata-rata setahun bisa 80 triliun atau lebih.
01:26Harusnya mereka manajemen dari situ, jangan ke kita lagi.
01:30Karena kan kalau enggak ya semuanya ke kita lagi, termasuk dividennya.
01:35Jadi ini kan mau dipisahin swasta sama government.
01:38Jadi jangan kalau enak swasta, kalau enggak enak government.
01:41Saya pikir begitu ya Pak.
01:42Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan