Mobil pribadi milik Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat jenins Fortuner warna hitam dengan nomor polisi BM 1405 AL hancur dirusak massa.
Dalam gambar yang diterima Redaksi RiauOnline, tampak serpihan dari pecahan kaca mobil berserakan di bangku tengah mobil.
Tidak hanya itu, tongkat komando diduga milik Kapolres dan topi dinas dengan tulisan Kapolres juga tertinggal di dalam mobil tersebut.
Selanjutnya di bagian belakang kaca mobil juga mengalami rusak usai dilempari warga saat melakukan penertiban aktivitas PETI di Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa, 7 Oktober 2025.
00:00Mobil Kapolres Kuansing hancur dirusak masa saat penindakan peti, tongkat komando dan topi dinas tinggal.
00:06Mobil pribadi milik Kapolres Kuansing, AKBP Raden Riki Pratidining Rajenins Fortuner warna hitam dengan nomor polisi BM-1405L hancur dirusak masa.
00:16Dalam gambar yang diterima redaksi Riau Online, tanpa serpihan dari pecahan kaca mobil berserakan di bangku tengah mobil.
00:22Tidak hanya itu, tongkat komando diduga milik Kapolres dan topi dinas dengan tulisan Kapolres juga tertinggal di dalam mobil tersebut.
00:30Selanjutnya di bagian belakang kaca mobil juga mengalami rusak-usai dilempari warga saat melakukan penertiban aktivitas peti di Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Sinyinyi, Kuansing, Riau, Selasa, 7 Oktober 2025.
00:44Kemudian, seorang poluan dilaporkan mengalami luka-luka usai terkenal lemparan warga di Kabupaten Kuansing.
00:50Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian bagaimana situasi terkini dari aksi kericuhan penertiban aktivitas peti di sepanjang sungai Kuantan Kuansing.
01:00Kabit Humas Pol Dariau, Kombes Pol Anom Karibianto mengaku masih melakukan pengecekan akan insiden berdarah yang menyebabkan satu norna kuartawan daerah mengalami luka di bagian wajah tersebut.
Jadilah yang pertama berkomentar