00:00Sebanyak 5 orang pelajar tingkat menengah kejuruan di Palabuhan Ratu,
00:04dilarikan ke rumah sakit,
00:06usai diduga keracunan setelah mengkonsumsi MBG di sekolahnya,
00:09pada hari Rabu, 24 September 2025.
00:14Para korban mengalami gejala mual,
00:17muntah hingga sesak nafas,
00:18sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di IGDRSUD Palabuhan Ratu.
00:25Salah satu orang tua korban, Topik,
00:28mengungkapkan bahwa selepas pulang kerja,
00:30dirinya mendapatkan anaknya sakit perut hingga sesak nafas
00:32dan langsung dibawa ke bidan desa untuk diobati.
00:37Topik menyebutkan,
00:39gejala tersebut dirasakan anaknya semenjak pulang dari sekolah.
00:55Dari pihak bidan desa,
00:57menurut dirujuk ke rumah sakit ke klinik,
01:00klinik Poles,
01:02setelah di klinik Poles di tangannya baru,
01:05karena anak merasa sesak nafas,
01:08masuk dirujuk ke RSM ke rumah sakit Palabuhan Ratu.
01:10Menurut keterangan Topik,
01:12dirinya melihat bahwa terdapat korban dengan gejala serupa sebanyak lima orang siswa,
01:16dan dua-dua orang pengajar.
01:17Kalau pengetahuan jaman sih,
01:22dari kelihatan guru ada dua,
01:24anak sekolah ada lima,
01:26yang mesti berhitungin poang gastro,
01:29cuman kalau guru nggak di rumah sakit,
01:32karena ragam nggak begitu berat,
01:34mungkinnya keracunan korban.
01:37Cuman kalau yang siswa,
01:40mengingat,
01:41mulai mengurut,
01:43kembali dulu.
01:44Kejadian dugaan keracunan MBG
01:46sudah banyak terjadi di berbagai daerah.
01:49Seperti yang dikatakan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi,
01:52Junajah Jajah,
01:53yang langsung datang ke rumah sakit
01:55untuk melihat kondisi korban.
01:56Beliau menekankan kepada dapur SPPG
02:01agar menjadikannya sebagai perhatian dan pelajaran,
02:04sehingga tidak terulang kembali.
02:07Gini kita,
02:09informasinya kan kita mau cek ya,
02:11masyarakat.
02:12Sama ada diku,
02:13ya, keraksanaan makanan,
02:15nah, kita nggak mau nyala siapa-siapa.
02:17Yang jelas,
02:18perlu edukasi dunia,
02:20karena di beberapa daerah juga sama,
02:23sesuatu gini.
02:24Karena di faktor makanan itu kan bisa kena
02:25amuniumnya yang digunakan,
02:27kalau panas,
02:28atau jadi bumi,
02:29jadi intinya,
02:30saya berharap,
02:32jangan sampai turun kembali,
02:34bahwa dengan programnya dari pusat ini,
02:37harus dikulasi,
02:38tapi di sisi lain juga perlu khawatir-khawatir,
02:40terutama pihak yang berusaha pun.
02:43Ini pun khawatir-khawatir.
02:44Berdasarkan informasi yang dihimpun,
02:51Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi
02:53telah membawa sampel makanan MBG
02:54ke Lapkesda, Jawa Barat,
02:56untuk memastikan kebenarannya.
03:00Diperkirakan hasilnya akan keluar paling cepat
03:02dalam 5 hari ke depan.
03:05Dari Kabupaten Sukabumi,
03:07Muri,
03:07melaporkan untuk Jubir TV.
03:09Terima kasih telah menonton!
Komentar