Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jubir TV, Sukabumi - Sebanyak lima orang pelajar tingkat menengah kejuruan di Palabuhanratu dilarikan kerumah sakit usai diduga keracunan setelah mengkonsumsi MBG di sekolahnya, pada hari Rabu, 24 September 2025.

Para korban mengalami gejala mual, muntah hingga sesak napas, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di IGD RSUD Palabuhanratu.

Salah seorang orang tua korban, Topik, mengungkapkan bahwa selepas pulang kerja, dirinya mendapatkan anaknya sakit perut hingga sesak napas dan langsung di bawa ke bidan desa untuk diobati.

Topik menyebutkan, gejala tersebut dirasakan anaknya semenjak pulang dari sekolah.


Menurut keterangan Topik, dirinya melihat bahwa terdapat korban dengan gejala serupa sebanyak 5 orang siswa, dan 2 dua orang pengajar.

Kejadian dugaan keracunan MBG sudah banyak terjadi di berbagai daerah. Seperti yang dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah, yang langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban. Beliau menekankan kepada dapur SPPG agar menjadikannya sebagai perhatian dan pelajaran, sehingga tidak terulang kembali.


Dari informasi yang dihimpun, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, sudah membawa sampel makanan MBG yang diduga, ke Labkesda Jawa Barat untuk memastikan kebenarannya. Diperkirakan hasilnya akan keluar paling cepat dalam 5 hari kedepan.

Dari Kabupaten Sukabumi, Muri Melaporkan untuk Jubir TV.

Editor : Asrul

------------------------------------------------------------------------

Berita-berita terkini dan liputan Langsung dapat Anda peroleh dengan cepat dan akurat di sini. Jangan lewatkan juga berita-berita populer yang sedang menjadi sorotan saat ini.

Jubirtvnews: https://jubirtvnews.com/
Jurnalis Bicara: https://www.jurnalisbicara.com/
Silat Jabar: https://www.silatjabar.com/
Hallo Sukabumi: https://sukabumi.hallo.id/
Kumpalan: https://kumpalan.com/

Selain itu, Anda juga dapat mengikuti kanal Jubir TV di berbagai platform media sosial:

Subscribe Channel YouTube Jubir TV: https://www.youtube.com/channel/UC_GZbG1GI0nBUYkwNS8SRWA
Official TikTok Jubir TV: https://www.tiktok.com/@jubirtv.official
Official Twitter Jubir TV: https://twitter.com/jubirtvofficial
Official Facebook Jubir TV: https://www.facebook.com/official.jubirtv
Official Instagram Jubir TV: https://www.instagram.com/jubirtv.official/
Official DailyMotion Jubir TV: https://www.dailymotion.com/JubirTV
Official SnackVideo Jubir TV: https://sck.io/u/@jubirtv.official/dBrRh2tT
Anda juga dapat mengakses semua tautan di atas melalui linktr.ee Jubir TV: https://linktr.ee/jubirtv.official.
WA Chanel: https://whatsapp.com/channel/0029VadHvNY3GJOrfZyImJ34

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda!

#jubirtv #jubirtvnewscom #palabuhanratu #kabupatensukabumi #sukabumi #beritasukabumi #infosukabumi #hallosukabumi #kabarsukabumi #infopalabuhanratu #jawabarat #jabar #news #berita #update #viral #kotasukabumi #trendingtopic #beritaterkini #breakingnews #terbaru #fyp #fyi #mbg #keracunan
Transkrip
00:00Sebanyak 5 orang pelajar tingkat menengah kejuruan di Palabuhan Ratu,
00:04dilarikan ke rumah sakit,
00:06usai diduga keracunan setelah mengkonsumsi MBG di sekolahnya,
00:09pada hari Rabu, 24 September 2025.
00:14Para korban mengalami gejala mual,
00:17muntah hingga sesak nafas,
00:18sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di IGDRSUD Palabuhan Ratu.
00:25Salah satu orang tua korban, Topik,
00:28mengungkapkan bahwa selepas pulang kerja,
00:30dirinya mendapatkan anaknya sakit perut hingga sesak nafas
00:32dan langsung dibawa ke bidan desa untuk diobati.
00:37Topik menyebutkan,
00:39gejala tersebut dirasakan anaknya semenjak pulang dari sekolah.
00:55Dari pihak bidan desa,
00:57menurut dirujuk ke rumah sakit ke klinik,
01:00klinik Poles,
01:02setelah di klinik Poles di tangannya baru,
01:05karena anak merasa sesak nafas,
01:08masuk dirujuk ke RSM ke rumah sakit Palabuhan Ratu.
01:10Menurut keterangan Topik,
01:12dirinya melihat bahwa terdapat korban dengan gejala serupa sebanyak lima orang siswa,
01:16dan dua-dua orang pengajar.
01:17Kalau pengetahuan jaman sih,
01:22dari kelihatan guru ada dua,
01:24anak sekolah ada lima,
01:26yang mesti berhitungin poang gastro,
01:29cuman kalau guru nggak di rumah sakit,
01:32karena ragam nggak begitu berat,
01:34mungkinnya keracunan korban.
01:37Cuman kalau yang siswa,
01:40mengingat,
01:41mulai mengurut,
01:43kembali dulu.
01:44Kejadian dugaan keracunan MBG
01:46sudah banyak terjadi di berbagai daerah.
01:49Seperti yang dikatakan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi,
01:52Junajah Jajah,
01:53yang langsung datang ke rumah sakit
01:55untuk melihat kondisi korban.
01:56Beliau menekankan kepada dapur SPPG
02:01agar menjadikannya sebagai perhatian dan pelajaran,
02:04sehingga tidak terulang kembali.
02:07Gini kita,
02:09informasinya kan kita mau cek ya,
02:11masyarakat.
02:12Sama ada diku,
02:13ya, keraksanaan makanan,
02:15nah, kita nggak mau nyala siapa-siapa.
02:17Yang jelas,
02:18perlu edukasi dunia,
02:20karena di beberapa daerah juga sama,
02:23sesuatu gini.
02:24Karena di faktor makanan itu kan bisa kena
02:25amuniumnya yang digunakan,
02:27kalau panas,
02:28atau jadi bumi,
02:29jadi intinya,
02:30saya berharap,
02:32jangan sampai turun kembali,
02:34bahwa dengan programnya dari pusat ini,
02:37harus dikulasi,
02:38tapi di sisi lain juga perlu khawatir-khawatir,
02:40terutama pihak yang berusaha pun.
02:43Ini pun khawatir-khawatir.
02:44Berdasarkan informasi yang dihimpun,
02:51Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi
02:53telah membawa sampel makanan MBG
02:54ke Lapkesda, Jawa Barat,
02:56untuk memastikan kebenarannya.
03:00Diperkirakan hasilnya akan keluar paling cepat
03:02dalam 5 hari ke depan.
03:05Dari Kabupaten Sukabumi,
03:07Muri,
03:07melaporkan untuk Jubir TV.
03:09Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan