00:00Warga Palabuhan Ratu dikejutkan oleh kemunculan puluhan anak ular di saluran air atau gorong-gorong depan kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi selasa sore 9 Desember 2025.
00:14Kejadian ini sontak langsung menyedot perhatian warga serta pengendara yang melintas.
00:20Peristiwa tersebut bermula saat seorang warga bernama Nanan, 45 tahun, hendak mengusir seekor biawak yang masuk ke selokan.
00:27Namun saat mendekat ke gorong-gorong, ia justru melihat seekor anak ular muncul ke permukaan.
00:34Ketika diperiksa lebih jauh, puluhan anak ular lainnya terlihat keluar dari dalam saluran air.
00:40Saya lagi ngobrol sama teman, ada biawak ya, saya dikejar biawak itu pakai batu.
00:47Saya berlingkak ini, lihat ular.
00:53Ularnya dari awalnya lihat hanya berapa?
00:55Hanya satu yang di atas, batu yang terbawa banyak.
00:58Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
01:02Tim Damkar Posko Palabuhan Ratu bergerak cepat ke lokasi dengan menerjunkan empat personel untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi.
01:13Wadan Pos 1 Posko Damkar Palabuhan Ratu, Amiruddin Hak,
01:16Menyelaskan bahwa pihaknya semula mengira jumlah anak ular hanya sekitar 5 ekor berdasarkan video laporan warga.
01:25Namun setelah dilakukan penyisiran, petugas menemukan total 22 ekor anak ular di dalam saluran air.
01:31Kita sering banyak laporan ular karena memang disemukan waktunya memang jenis hewan ini banyak yang menetas atau berkeliaran di pemukiman.
01:46Kemungkinan tadi saya lihat untuk si jenis telurnya sudah menetas semua ya.
01:54Kemungkinan masih ada sebagian.
01:57Ia juga memastikan bahwa ular yang ditemukan merupakan jenis sanca atau piton yang tidak berbisa.
02:05Meski demikian, ular tersebut tetap memiliki gigi yang tajam sehingga berpotensi melukai jika disentuh.
02:11Seluruh anak ular kemudian berhasil dievakuasi dari dalam gorong-gorong untuk mencegah resiko terhadap keselamatan warga.
02:19Dari Kabupaten Sukabumi, Muri melaporkan untuk Jubir TV.
02:27Terima kasih telah menonton!
Komentar