Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jubir TV - Sukabumi - Kunjungan Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, ke lokasi bencana pergeseran tanah di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 29 Januari 2026, menjadi momen penting bagi warga terdampak untuk menyuarakan nasib mereka kedepannya.

Berada tepat di jalur strategis jalan nasional, berulang kali kawasan ini diterjang bencana pergeseran tanah dalam lima tahun.

Salah seorang Warga Terdampak, Andi Kusnadi, mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana pergeseran tanah yang terjadi pada tahun 2021.
Hingga kini, ia mengaku belum mendapatkan kepastian, karena janji relokasi yang disampaikan pemerintah belum juga terealisasi.

Meski diliputi rasa cemas, Andi terpaksa tetap menempati rumah tersebut karena keterbatasan kondisi perekonomian keluarganya.

Bukan hanya rumah Andi yang terdampak, Ratusan jiwa lainnya di kawasan ini mengalami nasib serupa dan hingga kini masih menunggu kepastian kapan pemerintah akan merealisasikan relokasi.

Usai melakukan peninjauan, Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menyatakan akan melakukan evaluasi dan meneruskan persoalan tersebut kepada kementerian terkait untuk ditindaklanjuti.

Bencana di Kampung Nyalindung tidak hanya berdampak pada rumah warga, tetapi juga merusak ruas jalan nasional. Akibatnya, akses transportasi dari Kota Sukabumi menuju Palabuhanratu, maupun sebaliknya, tersendat.

Dari Kabupaten Sukabumi, Muri, Melaporkan untuk Jubir TV.

Editor : Asrul

------------------------------------------------------------------------

Suscrabe kami: https://www.youtube.com/@JubirTV

Dapatkan berita artikel terbaru dan terupdate disini:
jubirtvnews: https://jubirtvnews.com/
corongsukabumi: https://corongsukabumi.com/

Ikuti juga media sosial kami:
Official TikTok Jubir TV: https://www.tiktok.com/@jubirtv.official
Official Twitter Jubir TV: https://twitter.com/jubirtvofficial
Official Facebook Jubir TV: https://www.facebook.com/official.jubirtv
Official Instagram Jubir TV: https://www.instagram.com/jubirtv.official/
Official DailyMotion Jubir TV: https://www.dailymotion.com/JubirTV
Official SnackVideo Jubir TV: https://sck.io/u/@jubirtv.official/dBrRh2tT
Anda juga dapat mengakses semua tautan di atas melalui linktr.ee Jubir TV: https://linktr.ee/jubirtv.official.
WA Chanel: https://whatsapp.com/channel/0029VadHvNY3GJOrfZyImJ34

#jubirtv #jubirtvnewscom #palabuhanratu #kabupatensukabumi #sukabumi #beritasukabumi #infosukabumi #hallosukabumi #kabarsukabumi #infopalabuhanratu #jawabarat #jabar #news #berita #update #viral #kotasukabumi #trendingtopic #beritaterkini #breakingnews #terbaru #fyp #fyi #jalan #presiden #staf #bencanaalam #tanahlongsor
Transkrip
00:00Kunjungan Kepala Staff Kepresidenan Muhammad Kodari
00:05ke lokasi bencana pergeseran tanah di kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kebupan Kodari.
00:10Selamat menikmati.
00:15penting bagi warga terdampak untuk menyuarakan nasib mereka ke depannya.
00:20Berada tepat di jalur strategis jalan nasional berulang kali kawasan.
00:25Ini diterjang bencana pergeseran tanah dalam 5 tahun.
00:30Salah seorang warga terdampak, Andi Kusnadi.
00:35Mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana pergeseran tanah yang terdampak.
00:40Hingga kini,
00:45Ia mengaku belum mendapatkan kepastian karena janji relokasi yang disampaikan pemerintah.
00:50Belum juga terrealisasi.
00:55Andi terpaksa tetap menempati rumah tersebut karena keterbatasan kondisi.
01:00Kondisi perekonomian keluarganya.
01:05Bantuan-bantuan ada, cuma bentuknya sembako.
01:10Memang dulu pernah dijanjikan mau dirokasi.
01:13Tahun berapa itu Pak?
01:14Tahun berapa itu Pak?
01:14Tahun berapa itu Pak?
01:15Tahun berapa itu?
01:17Tahun berapa itu?
01:18Ya,
01:19tahun 2001.
01:202001-2021
01:25dijanjikan mau direlokasi sama pemerintah
01:30kebupaten kalau gak salah waktu itu
01:32sampai hari ini
01:34belum ada realisasinya
01:37karena memang informasi
01:39awalnya itu kaitan dengan tanah
01:42kaitan dengan tempat
01:44tempat yang mau dihinggapi oleh masyarakat
01:47yang sih katanya tidak layak
01:50bukan hanya rumah Andi yang terdampak
01:52ratusan jiwa lainnya di kawasan
01:54ini mengalami nasib serupa
01:56dan hingga kini masih menunggu kepastian
01:58kapan pemerintah
01:59akan merealisasikan relokasi
02:01terdampak yang memang rusak berat kemarin itu
02:04ada 60 lebih
02:06itu yang rusak berat
02:08karena memang pada
02:09pada waktu itu rencana informasi
02:11mau direlokasi dengan jumlahnya
02:13sekitar 300
02:14126 kalau gak salah
02:15itu ya
02:16modern relokasi
02:17ke sana
02:18cuma sekarang
02:19kita akan nambah lagi
02:20cerawa dan juga
02:21cekware
02:22ya akhirnya kan
02:23dubik dari
02:24300
02:25usai melakukan peninjauan
02:28kepala staf kepresiden
02:29Muhammad Kodari menyatakan
02:31akan melakukan evaluasi
02:33dan meneruskan persoalan tersebut
02:34kepada kementerian terkait
02:35untuk ditindak lanjuti
02:39iya pertama memang kita melihat
02:41realitanya bahwa ada rumah-rumah yang retak
02:44bahkan ada yang runtuh
02:46memang daerah ini rawan
02:48rencana
02:49di kota merah
02:50dan solusi yang permanen
02:52itu adalah dengan relokasi
02:54tapi kita tahu bahwa memang
02:56relokasi tidak mudah ya
02:57karena membutuhkan lahan
02:58dan membutuhkan biaya
02:59pembangunan
03:00apalagi jumlahnya besar ya
03:02Bupati Mita anggota Dewan
03:04jumlahnya ini banyak
03:05kalau sejarah Sukabumi
03:06jadi kita nanti ada
03:08beberapa
03:09langkah ya
03:10pertama memang pemetaan
03:11titik rawan
03:12bencana di seluruh
03:14Sukabumi itu kita mau dorong
03:16yang kedua tentunya
03:17yang sudah terjadi
03:18seperti di tempat
03:19tempat ini bisa segera dibantu
03:22dengan program rumah
03:24karena KSP bukan kementerian teknis
03:27dan memang fungsinya itu
03:28untuk monitoring dan
03:29depotoneking
03:30atau mencari masalah terhadap sumbatan
03:32nanti kalau kembali
03:34nanti kita akan cek
03:35kalau memang ada sumbatan
03:36sumbatannya di mana
03:37supaya nanti bisa dibantu
03:39bencana di kampungnya lindung
03:42tidak hanya berdampak
03:43pada rumah warga
03:44tetapi juga merusak
03:45ruas jalan nasional
03:46akibatnya
03:47akses transportasi
03:48dari kota
03:49Sukabumi menuju
03:50Palabuhan Ratu
03:51maupun sebaliknya
03:52tersendat
03:54dari Kabupaten Sukabumi
03:56Muri melaporkan
03:58untuk Jubir TV
03:59Terima kasih
04:04Terima kasih
Komentar

Dianjurkan