00:00Kunjungan Kepala Staff Kepresidenan Muhammad Kodari
00:05ke lokasi bencana pergeseran tanah di kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kebupan Kodari.
00:10Selamat menikmati.
00:15penting bagi warga terdampak untuk menyuarakan nasib mereka ke depannya.
00:20Berada tepat di jalur strategis jalan nasional berulang kali kawasan.
00:25Ini diterjang bencana pergeseran tanah dalam 5 tahun.
00:30Salah seorang warga terdampak, Andi Kusnadi.
00:35Mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana pergeseran tanah yang terdampak.
00:40Hingga kini,
00:45Ia mengaku belum mendapatkan kepastian karena janji relokasi yang disampaikan pemerintah.
00:50Belum juga terrealisasi.
00:55Andi terpaksa tetap menempati rumah tersebut karena keterbatasan kondisi.
01:00Kondisi perekonomian keluarganya.
01:05Bantuan-bantuan ada, cuma bentuknya sembako.
01:10Memang dulu pernah dijanjikan mau dirokasi.
01:13Tahun berapa itu Pak?
01:14Tahun berapa itu Pak?
01:14Tahun berapa itu Pak?
01:15Tahun berapa itu?
01:17Tahun berapa itu?
01:18Ya,
01:19tahun 2001.
01:202001-2021
01:25dijanjikan mau direlokasi sama pemerintah
01:30kebupaten kalau gak salah waktu itu
01:32sampai hari ini
01:34belum ada realisasinya
01:37karena memang informasi
01:39awalnya itu kaitan dengan tanah
01:42kaitan dengan tempat
01:44tempat yang mau dihinggapi oleh masyarakat
01:47yang sih katanya tidak layak
01:50bukan hanya rumah Andi yang terdampak
01:52ratusan jiwa lainnya di kawasan
01:54ini mengalami nasib serupa
01:56dan hingga kini masih menunggu kepastian
01:58kapan pemerintah
01:59akan merealisasikan relokasi
02:01terdampak yang memang rusak berat kemarin itu
02:04ada 60 lebih
02:06itu yang rusak berat
02:08karena memang pada
02:09pada waktu itu rencana informasi
02:11mau direlokasi dengan jumlahnya
02:13sekitar 300
02:14126 kalau gak salah
02:15itu ya
02:16modern relokasi
02:17ke sana
02:18cuma sekarang
02:19kita akan nambah lagi
02:20cerawa dan juga
02:21cekware
02:22ya akhirnya kan
02:23dubik dari
02:24300
02:25usai melakukan peninjauan
02:28kepala staf kepresiden
02:29Muhammad Kodari menyatakan
02:31akan melakukan evaluasi
02:33dan meneruskan persoalan tersebut
02:34kepada kementerian terkait
02:35untuk ditindak lanjuti
02:39iya pertama memang kita melihat
02:41realitanya bahwa ada rumah-rumah yang retak
02:44bahkan ada yang runtuh
02:46memang daerah ini rawan
02:48rencana
02:49di kota merah
02:50dan solusi yang permanen
02:52itu adalah dengan relokasi
02:54tapi kita tahu bahwa memang
02:56relokasi tidak mudah ya
02:57karena membutuhkan lahan
02:58dan membutuhkan biaya
02:59pembangunan
03:00apalagi jumlahnya besar ya
03:02Bupati Mita anggota Dewan
03:04jumlahnya ini banyak
03:05kalau sejarah Sukabumi
03:06jadi kita nanti ada
03:08beberapa
03:09langkah ya
03:10pertama memang pemetaan
03:11titik rawan
03:12bencana di seluruh
03:14Sukabumi itu kita mau dorong
03:16yang kedua tentunya
03:17yang sudah terjadi
03:18seperti di tempat
03:19tempat ini bisa segera dibantu
03:22dengan program rumah
03:24karena KSP bukan kementerian teknis
03:27dan memang fungsinya itu
03:28untuk monitoring dan
03:29depotoneking
03:30atau mencari masalah terhadap sumbatan
03:32nanti kalau kembali
03:34nanti kita akan cek
03:35kalau memang ada sumbatan
03:36sumbatannya di mana
03:37supaya nanti bisa dibantu
03:39bencana di kampungnya lindung
03:42tidak hanya berdampak
03:43pada rumah warga
03:44tetapi juga merusak
03:45ruas jalan nasional
03:46akibatnya
03:47akses transportasi
03:48dari kota
03:49Sukabumi menuju
03:50Palabuhan Ratu
03:51maupun sebaliknya
03:52tersendat
03:54dari Kabupaten Sukabumi
03:56Muri melaporkan
03:58untuk Jubir TV
03:59Terima kasih
04:04Terima kasih
Komentar