Skip to playerSkip to main content
  • 6 months ago
Transcript
00:00Okay guys welcome back to Cakradiva lagi setelah sekian lama ya jadi berhubung Bang Usupnya ini tuh emang super enggak jelas ya jadilah kita putuskan untuk melahirkan kembali channel kesayangan kita semua apalagi kalau bukan Cakradiva reinkarnasi edan gak tuh masih ada ada yang kalau yang bilang kebanyakan drama Bang pindah-pindah bukan pindah-pindah Bambang itu lihat aja ini channel ginosnya
00:28Udah lah pokoknya ya nah makanya kalian sekte Cakradiva di seluruh alam semesta ajakin semua orang motor T ya embah emak bapak pak RT pak RW ibu-ibu PKK siapa aja buat subgragin channel baru kita tuh biar BRB 800k subgraber lah ya kayak pendahulunya
00:51Okay kita review tipis dulu ya soalnya episode sebelumnya sampai balai roll gini kan
00:57Nah dimana Yuho dan Heiseto telah menjalani pelatihan prajurit individu ekstrim selama 2 tahun penuh dan selama itu juga murid andalan Departemen Alat Pembimbing Roh Akademis Rek itu pun berkembang menjadi Master Roh dan Master Pembimbing Roh tingkat tinggi
01:14Dan siap untuk menyongsong pertukaran pelajar dengan Akademi Pembimbing Roh Kekaisaran Ryu
01:21Tidak hanya Yuho dan Heiseto seluruh 7 Moses Rek juga telah berkembang menjadi lebih kuat menimbulkan kebahagiaan dan harapan jika mereka tertuju bisa menjadi eh tertuju jika mereka bertuju bisa menjadi Master Roh Puncak sebagaimana generasi 7 Moses Rek pertama
01:42Sayangnya tidak hanya kebahagiaan yang dirasakan namun juga kesedihan karena di episode kali ini Akademi Srek akan kehilangan pelindung dan pemimpin mereka alias Sang Dolo Naga Emas Mu'en
01:56Gimana cerita selengkapnya langsung aja kita terobos
02:01Segera setelah Yan Zauzik mengabarkan bahwa Mu'en ingin berbicara dengan 7 Moses Rek
02:13Ternyata pavilion Dewa Laut sudah dipadati oleh hampir seluruh murid inti dan para instruktur yang menunjukkan wajah sedih karena telah terjadi sesuatu yang buruk pada kepala sekolah mereka
02:26Iya Mu'en menyadari jika masa hidupnya akan segera berakhir dan oleh karena itulah Sang Dolo Naga Emas mengumpulkan semua orang untuk menyampaikan kata-kata terakhirnya
02:37Mu'en menyerahkan pelat Dewa Laut kepada Swan Zee menandakan bahwa setelah kepergiannya posisi ketua pavilion Dewa Laut akan digantikan oleh Dolo Tauti Suci tersebut
02:49Selain mengangkat Swan Zee sebagai kepala pavilion Mu'en juga mengangkat Fanyu sebagai wakil ketua Departemen Alat Pembimbing Roh
02:59Sebelum kemudian beralih pada Jiang Nanan dan Susansi ketika meminta dua muda mudi itu untuk bergabung dengan Sekte Tang
03:07Sebagai mana anggota tujuh Moses Rake yang lain bagaimanapun leluhur mereka Tang San telah mendirikan Sekte Tang dengan susah payah di masa lalu
03:17Dan sekarang setelah Sekte Legendaris itu mengalami kemerosotan Akademi Shrek pun tidak bisa berbuat apa-apa demi netralitas mereka
03:27Mu'en mengangguk senang mendengar bahwa Susansi dan Jiang Nanan bersedia memenuhi permintaan terakhirnya
03:35Sebelum beralih kepada Bebe yang sudah lebih dulu mendapatkan instruksi darinya untuk bergabung dengan Sekte Tang
03:42Mu'en menjelaskan jika dia dan Bebe berasal dari satu garis darah yang sama yaitu keturunan Master Agung Yu Shogang alias gurunya Tang San
03:53Mu'en menyadari bahwa Roh pelindungnya masih dalam keadaan setengah bermutasi
03:57Karena itulah di sisa kekuatan terakhirnya ini Sang Dulu Naga Emas akan membantu Bebe untuk menstabilkan garis keturunan naganya
04:06Mu'en terbatuk-batuk sebentar karena telah mengerahkan kekuatan Roh untuk menstabilkan garis keturunan Bebe
04:15Namun Dulu Naga Emas itu tidak mau berhenti sejenak dan mengalihkan perhatiannya kepada Yuho dan Wando
04:21Sebagai murid yang dia angkat secara pribadi setelah bertahun-tahun
04:25Mu'en meminta Yuho dan Wando untuk membantu Bebe dan Tangya membangun Sekte Tang kembali
04:31Apalagi saat ini Tangya belum ada kabar setelah meninggalkan Akademis Reng
04:35Karena itulah Mu'en juga berharap dua muridnya ini bisa membawa Tangya kembali ke sisi mereka
04:41Juga mengembalikan Xiao Tao kembali ke jalan yang lurus
04:46Mu'en juga mengingatkan tentang Akademi Kekaisaran Matahari Bulan
04:52Dimana sangat mungkin Akademi yang sudah sejak kemunculannya terus menunjukkan permusuhan dengan Akademi Srek itu
04:59Memicu peperangan antar Akademi
05:01Baru setelah merasa cukup menyampaikan pesan-pesan kepada segenap keluarga besar Akademi Srek
05:07Tubuh Mu'en mulai memancarkan cahaya emas
05:10Diiringi dengan munculnya sosok naga emas raksasa yang melingkar dan mengililingi Pulau Dewa Laut
05:15Setelahnya pilar cahaya emas melesat menembus Cakrawala
05:19Di saat yang sama juga tubuh Mu'en perlahan menghilang
05:22Diikuti dengan bayangan naga yang menutup matanya
05:26Menandakan bahwa Sang Ndolu Naga Emas akhirnya meninggalkan semesta
05:31Tepat setelah tubuh Mu'en menghilang
05:35Energi dan sisa kekuatan rohnya menyebar ke seluruh Pulau Dewa Laut
05:39Membuat pohon-pohon berkembang dan tumbuh seperti mendapatkan kekuatan hidup baru
05:44Namun di saat yang sama juga membuat lubang kekosongan besar muncul di hati semua orang
05:50Sekarang pelindung dan pemimpin Akademi Srek telah tiada
05:53Namun semangat dan pesan-pesannya telah tersulur
05:56Dan akan dilanjutkan oleh generasi muda termasuk juga Yuho
05:59Yang berjanji dengan seluruh hatinya untuk memegang setiap kata yang dipesankan Mu'en kepadanya
06:06Beberapa waktu setelah kematian Mu'en
06:12Yuho tampak sering kali memandangi pavilun Dewa Laut
06:15Seolah belum sepenuhnya percaya kalau gurunya telah benar-benar tiada
06:20Wandong juga tidak bisa berbuat apa-apa
06:22Karena dia tahu betapa besar pukulan yang diterima Yuho atas kematian Mu'en
06:28Bagaimanapun Yuho sejak kecil tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah
06:33Mu'en mungkin memberikan kesan semacam itu
06:35Dan oleh karena itulah Yuho sangat terpukul
06:38Karena kehilangan figur seorang ayah baginya
06:40Baru setelah berduka beberapa hari
06:43Yuho pun berhasil menemukan semangatnya kembali
06:46Dan bersiap untuk memenuhi harapan terakhir Mu'en kepadanya
06:50Harapan Mu'en tidak lain adalah
06:54Yuho mendapatkan pengetahuan dan keterampilan
06:57Tambahan dalam perjalanannya menjadi murid pertukaran pelajar di Akademi Ryu
07:03Akhirnya hari ini waktunya keberangkatan Heiseto dan Yuho menuju Akademi Kekaisaran Matahari Bulan
07:09Telah tiba dan seluruh murid
07:12Serta instruktur Akademi Srek menghantarkan kepergian dua murid pentolan Departemen Alat Pembimbing Rho itu
07:18Tidak terkecuali tujuh Moses Srek
07:21Nah sementara Akademi Srek masih dalam keadaan berduka atas wafatnya Mu'en
07:26Di satu tempat yang cukup jauh
07:28Ternyata ada sosok lain dibalik kegelapan yang justru telah menunggu-nunggu momen tersebut
07:34Oke sekarang momen pertukaran pelajar telah tiba
07:39Akademi Srek dan Akademi Ryu bertemu di pusat Kekaisaran Tianyun yaitu
07:44Kota Fengye untuk menyerahkan murid perwakilan mereka masing-masing
07:48Yan Yauze dan Fan Yu mengantarkan murid Akademi Srek
07:52Sementara murid Akademi Kekaisaran Ryu diantarkan oleh Kepala Aulak Mingde alias Jing Hongchen
07:58Yang sebenarnya menjadi dalang dari kekacauan Akademi Srek beberapa waktu belakangan
08:04Jing Hongchen yang dengan sok tidak kedosaannya itu
08:08Mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Mu'en
08:11Dan menyayangkan karena pertemuan mereka sebelumnya merupakan pertemuan mereka yang terakhir
08:17Jing Hongchen juga mengucapkan selamat kepada Suanzi yang naik jabatan menjadi ketua pavilion Dewa Laut
08:25Seolah dia memang sudah tahu jika momen serah terima jabatan ini akan segera terjadi
08:30Yu Ho dan semua orang hampir saja tidak bisa menahan amarah ketika mendengar dan melihat wajah tanpa dosanya
08:38Jing Hongchen membuat Yang Yauze buruk-buruk menenangkan rombongannya
08:43Karena dia sudah punya cara sendiri untuk melemparkan konfrontasi balik kepada Jing Hongchen
08:49Dan benar saja konfrontasi balik Yang Yauze berhasil membuat Jing Hongchen kesal
08:53Sebelum menarik kasar bendera Akademi Srek
08:56Yang menjadi tanda bahwa proyek pertukaran pelajar dua Akademi Srek telah resmi dimulai
09:05Seperti halnya Akademi Srek yang mengirimkan beberapa murid andalan dari Departemen Alat Pemiming Roh termasuk Yu Ho dan Hai Saito
09:12Akademi Kekaisaran Ryu pun tidak mau kalah dengan mengirimkan murid-murid top mereka tidak terkecuali
09:19Dua cucu sang kepala Aula Mingde yaitu Xiao Hongchen dan Ming Hongchen
09:24Ketika berpapasan dengan Yu Ho, Xiao Hongchen secara sengaja berusaha mengonfrontasi Yu Ho dan berkata jika di turnamen selanjutnya
09:34Dia akan menginjak-ginjak Akademi Srek
09:37Namun sayang konfrontasi itu tidak cukup untuk membuat Yu Ho terpancing
09:41Malah-malah balik mengejek Xiao Hongchen selaku murid dari Akademi yang selalu menjadi nomor dua selama ribuan tahun
09:49Setelah proses pembukaan kerja sama pertukaran pelajar telah berakhir
09:57Jing Hongchen pun membawa rombongan Akademi Srek menuju ibu kota ke Kekaisaran Matahari Bulan
10:02Dan menunjukkan betapa maju dan canggihnya alat pembimbing roh yang tersebar di seluruh Kekaisaran mereka
10:09Ketika Jing Hongchen mengarahkan semua orang untuk masuk ke dalam lingkungan Akademi Kekaisaran Ryu
10:15Yu Ho melihat Hai Seto malah terdiam lama seolah sedang memikirkan sesuatu
10:20Dimana hal yang membuat Yu Ho terbagong-bagong adalah ketika Hai Seto menceritakan jika dirinya lahir di tempat mereka berada saat ini
10:31Hai Seto berjanji akan menceritakan apa yang dia maksud ketika memiliki waktu sebelum menarik pundak adik juniornya
10:40Untuk menyelesaikan dulu tetek bengek pertukaran pelajar ini
10:44Singkat cerita rombongan Akademi Srek telah memasuki pintu gerbang Akademi Kekaisaran Ryu
10:49Disambut dengan pemandangan yang hampir serupa dengan kali pertama mereka memasuki wilayah Kekaisaran Matahari Bulat
10:57Membuat rombongan pemerhati alat pembimbing roh itu semakin dan semakin kagum melihat betapa di Kekaisaran Ryu
11:05Maupun Akademi nya hampir setiap kegiatan manusia didukung oleh alat pembimbing roh yang sangat canggih
11:12Baru setelah memasuki kawasan Akademi
11:17Jing Hongchen, Pak Guru, Macan dan juga satu instruktur berhenti sejenak
11:22Untuk menjelaskan jika masing-masing murid akan mendapatkan master pemandu
11:26Juga lencana senjata pemandu roh yang menjadi tanda pengenal untuk keluar masuk Akademi
11:33Nah, berhubung Jing Hongchen dan petinggi Akademi lain masih memiliki beberapa urusan di Aula Mingde
11:39Maka kepala Aula itu pun pamit undur diri meminta rombongan Akademi Srek untuk beristirahat sejenak
11:45Sebelum mereka masuk ke rangkaian acara pertukaran pelajar selanjutnya
11:50Setelah berpisah dengan Jing Hongchen, murid-murid Akademi Srek pun menyebar
11:56Dan menuju asrama mereka masing-masing tidak terkecuali Yuho
12:00Yang menggunakan lencana senjata sebagai Google Map untuk menemukan asrama murid barunya
12:08Setelah mengikuti lencana senjata beberapa lama, Yuho pun menemukan kamarnya
12:13Dan langsung disambut dengan semacam salam otomatis yang memintanya
12:17Segera berganti pakaian sebelum melapor ke laboratorium
12:21Instruksi diterima dan Yuho pun segera melakukan apa yang diperintahkan
12:26Yaitu mengganti pakaiannya dengan Seragam Akademi Pembimbing Rokak Kaisaran Ryu
12:31Meskipun saat ini Seragamnya telah berganti
12:36Apa yang ada di hati Yuho tetaplah Akademi Srek
12:39Dan Yuho berjanji bahwa dengan langkah pertamanya menginjakan kaki di Akademi ini
12:44Semuanya dia lakukan semata-mata untuk membawa kemuliaan
12:48Bagi rumahnya sendiri yaitu Akademi Moser Srek
12:52Setelah berganti pakaian, Yuho pun melaksanakan instruksi selanjutnya
12:56Yaitu melapor ke laboratorium
12:59Yuho kembali menggunakan rencana senjata pemandu roh untuk menunjukkan arah ke laboratorium
13:05Dan setelah beberapa saat menyusuri lorong koridor panjang
13:09Yuho pun tiba di laboratorium ketika seorang master pemandu bernama Xuan Jiwen telah menunggunya
13:16Master pemandu yang ditugaskan untuk Yuho ini tampak tidak mau banyak bahasa basi
13:24Dan langsung mengatakan jika dia akan melaksanakan semacam tes master pembimbing roh untuk Yuho
13:30Dimana jika tidak berhasil meluluskan diri
13:33Maka Xuan Jiwen mengarahkan Yuho untuk mencari master pemandu yang lain
13:38Ditantang sedemikian rupa
13:40Tentu dong membuat Yuho menjadi bersemangat
13:43Dan berkata bahwa murid Akademi Srek tidak akan pernah menolak tantangan yang dilayangkan kepada mereka
13:50Xuan Jiwen meminta Yuho untuk membuat satu formasi inti senjata roh level 5 dalam 15 menit
13:58Dan dengan demikian ujian pertama Yuho di Akademi Kekaisaran Matahari Bulan pun resmi dimulai
14:04Setelah waktu ujian telah dimulai
14:09Yuho langsung tenggelam dalam fokus luar biasa untuk membentuk formasi inti senjata rohnya
14:14Mengayunkan pisau penjaga kehidupannya dengan begitu lihai
14:18Hingga berhasil membuat tujuh formasi inti hanya dalam waktu 5 menit
14:24Harus diakui jika teknik ukiran tangan Yuho sangatlah luar biasa
14:28Namun di saat yang sama formasi inti dengan model kecepatan seperti ini
14:33Akan sulit ditahan oleh bagian luarnya
14:36Bahkan jika Yuho menggunakan titanium sekalipun
14:39Yuho tidak mau menjelaskan banyak hal kepada Xuan Jiwen
14:43Dan meminta master pemandu ini menunggu sampai senjata rohnya selesai
14:48Untuk melihat sendiri bagaimana alat pemimbing roh ciptaan Yuho bekerja
14:52Satu demi satu bagian luar dari senjata roh level 5 Yuho mulai terbentuk
15:00Mereka menyatu satu sama lain dan memperdengarkan suara besi-besi yang saling berbenturan
15:06Formasi inti yang telah lebih dulu dibentuk oleh Yuho juga
15:10Mulai disatukan dengan bagian luar senjata roh
15:13Membuat alat pemimbing roh unik itu perlahan menunjukkan wujud aslinya
15:17Yang ternyata menyerupai senjata rahasia sektetang
15:20Yaitu busur silang jauje
15:23Masih inget kan?
15:26Baru setelah seluruh bagian senjata roh telah terbentuk dan menyatu
15:30Yuho pun tanpa ragu menguji coba dan membuat
15:34Xuan Jiwen cukup terkejut setelah mengetahui jika alat pemimbing roh
15:38Yang dibuat hanya dalam waktu 15 menit ini
15:41Memiliki formasi pengisi daya otomatis
15:45Baru setelah seluruh bagian senjata roh telah terbentuk dan menyatu
15:49Yuho pun tanpa ragu menguji cobanya
15:51Dan membuat Xuan Jiwen hanya bisa terngangak ketika melihat ledakan anak panah yang menyembur keluar dari dalam senjata
15:58Yang mengandung kekuatan penghancur yang luar biasa
16:01Apa yang membuat Xuan Jiwen lebih terkejut adalah
16:04Fakta bahwa alat pemimbing roh yang dibuat hanya dalam waktu 15 menit ini
16:09Memiliki formasi pengisi daya otomatis sehingga dapat digunakan oleh orang biasa
16:14Yuho tidak mau banyak basa-basi dan langsung menanyakan apakah dia berhasil meluluskan diri dari pengujuan Xuan Jiwen
16:21Dengan alat pemimbing roh yang semacam ini
16:24Jangankan meluluskan diri dari pengujian
16:27Kalau saja Yuho mau bergabung dengan akademi mereka
16:30Master pemandu itu berjanji akan membawa Yuho masuk ke Aula Mingde
16:34Dan menjadi master pemimbing roh terhebat di seluruh benua Dolu
16:38Tawaran itu jelas saja ditolak mentah-mentah oleh Yuho
16:44Karena pemuda itu tidak ingin senjata yang dia buat digunakan untuk menyerang rumahnya sendiri
16:49Xuan Jiwen memahami pikiran Yuho hanya cukup menyayangkan
16:53Karena bakat Yuho akan berkembang luar biasa apabila bisa melakukan riset di Aula Mingde
16:59Namun tanpa sama sekali tergiur
17:01Yuho malah balik ngepromosiin sekte Tang
17:04Dan berharap jika sekte peninggalan Tangshan itu telah berkembang menjadi sekuat Aula Mingde
17:10Maka Xuan Jiwen bersedia bergabung dengan mereka
17:13Meskipun master pemandu akademi Ryu itu saat ini sama sekali tidak menunjukkan ketertarikat
17:19Yuho yakin suatu saat dia pasti bisa membuat Xuan Jiwen berubah pikiran
17:24Edi, edi ya akhirnya pertukaran pelajar antara Akademi Shrek dan Akademi Kakaisaran Ryu udah dimulai nih
17:34Ya meskipun petualangan Yuho bakal makin keren
17:37Tapi sedih juga ya karena jatah tayang nyemuan ternyata dikit banget
17:41Baru juga keluar beberapa episode eh udah pindah alam aja nih si emba
17:45Kira-kira bagaimana kasarunya pertualangan Yuho menjadi murid pertukaran pelajar di Akademi Ryu
17:52Nantikan terus kelanjutannya hanya di Cakra Diva ya
17:54Rama disini pamit, bye-bye
Comments

Recommended