00:00Saya minta semua kawan-kawan segera meninggalkan tempat ini.
00:12Akan terus kita cari pelaku di lapangan, aktornya, siapa yang membiayai, semua akan kita cari.
00:24Saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya.
00:30Terhadap segala macam bentuk pengurusakan versi tos umum, penjarahan terhadap rumah individu.
00:50Inilah kondisi rumah anggota DPR Ahmad Sahroni di Tanjung Priuk, Jakarta Utara pasca dijarah sekelompok orang.
00:57Pada 30 Agustus lalu, masa merangsak ke dalam rumah merusak dan mengambil nyaris seluruh isinya.
01:05Kini pengurus lingkungan di sekitar rumah Sahroni mendirikan posko pengembalian bagi siapapun yang telah ikut menjarah.
01:11Salah satu yang telah dikembalikan adalah jam tangan mewah Richard Mill yang harganya ditaksir sekitar 11 miliar rupiah.
01:18Bahwa apabila ada warga yang ketika terjadi penjaraan ikut mengambil, baik itu berupa barang yang dengan nilai tinggi atau apapun,
01:32segera dikumpulkan ke kantor RW 06.
01:36Nah, dari pihak teman-teman LMK ada yang menginisiatif kekumpul di kelurahan.
01:44Akhirnya kami ada beberapa kemarin, tadi ya barang itu dikembalikan ke sana.
01:52Pada hari yang sama, rumah sejumlah politisi yang dianggap menyampaikan pernyataan kontroversial juga menjadi sasaran penjarahan.
02:00Salah satunya rumah anggota DPR fraksi PAN, Eko Patrio di Kuningan, Jakarta Selatan.
02:06Setelah ada aksi masa, Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf, sikapnya yang berujung kemarahan masyarakat.
02:14Eko berjanji akan berhati-hati dalam bersikap dan menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
02:20Menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul.
02:28Tidak sedikitpun terbesit niat dari saya untuk memperkeruhkadaan.
02:32Tentunya ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap.
02:39Selain itu rumah politisi lainnya yaitu Nafa Urbah dan juga Surya Utama alias Uyakuya tak lukut dari sasaran.
02:46Sebelumnya Uyakuya menggugah penjelasan, klarifikasi, dan permohonan maaf di akun media sosial pribadinya.
02:54Dari hati saya paling dalam, saya akan lebih berhati-hati lagi dalam bersikap, bertindak, bersungguh-sungguh
03:02untuk mewakili rakyat Indonesia sebagai anggota DPR RI beri saya kesempatan sekali lagi
03:08untuk berbuat lebih baik lagi, lebih maksimal lagi dibanding apa yang sudah saya lakukan selama ini.
03:14Saya minta maaf sedalam-dalamnya sekali lagi, dari hati saya yang paling dalam.
03:22Mudah-mudahan ke depannya ini menjadi introspeksi yang sangat berarti buat saya
03:28dalam menjalankan tugas dan kewajiban saya sebagai anggota DPR RI.
03:33Terkait penjarahan di rumah Uyakuya, polisi menangkap sembilan orang yang diduga sebagai provokator.
03:40Pemerintah Kuya, semalam kita taksikan juga, itu juga tindakan yang sangat anarkis.
03:49Tentunya sudah kita pisahkan antara warga dengan adanya sepupu masa
03:55yang tentunya sudah kita lakukan, mereka melakukan perlawanan dan kita lakukan pendorongan
04:03dan kita amankan saat ini ada 9 orang yang masih dalam pendalaman.
04:07Masa sendiri datang dari mana sih Pak?
04:10Berbagai macam, ada juga dari kita, di luar dari kita, ada juga dari dikasih, maupun dari priu.
04:18Wakil Ketua Komisi 1 DPR fraksi Partai Golkar, Dev Laksono bilang
04:23penggerudukan masa ke beberapa rumah anggota DPR sudah masuk tindak pidana.
04:28Ia meminta penegak hukum mengusut para pelaku hingga tuntas.
04:31Yang terjadi kemarin, itu sudah terjadi tindak pidana, sudah penjarahan.
04:38Tentu itu tidak dapat dibenarkan dan kita serahkan kepada aparat hukum
04:42memang bila mana ada yang belanggaran pidana agar diproses sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.
04:49Bukan hanya rumah anggota DPR, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun menjadi korban penjarahan.
04:56Menanggapi peristiwa itu, Sri Mulyani melalui akun media sosialnya menyampaikan terima kasih
05:01atas simpati, doa, dan dukungan semua pihak dalam menghadapi musibah.
05:07Dia pun menyampaikan permintaan maaf dan tetap akan melakukan perbaikan terus-menerus.
05:11Sementara itu, polisi menangkap dua pemuda yang diduga mencuri di kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani pada minggu dini hari.
05:20Mereka sempat berpura-pura mengaku menemukan barang-barang milik Sri Mulyani tersebut tercecer di pinggir jalan dan hendak mengembalikan.
05:28Namun polisi menemukan bukti video kedua pemuda tersebut ikut menjarah.
05:32Sambil diinterrogasi, sambil kita mengecek-ngecek video yang viral sehingga ternyata ada foto mereka berdua.
05:42Artinya kedua orang ini tertangkap layar ikut terlibat dalam proses penjaraan dalam itu, Bang, ya?
05:47Ya, hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh RxKrim pada saat itu memang terbukti ada video yang beredar.
05:55Bukan hanya penjarahan, Gubernur Jakarta Pramono Anung bilang ada 22 halte bus rusak karena aksi anarkis.
06:01Enam halte diantaranya terbakar dan dijarah.
06:0522 halte tersebut termasuk halte BRT, non-BRT, dan satu pintu tol.
06:11Pramono Anung pun mengungkap total kerugian infrastruktur transportasi umum pasca unjuk rasa mencapai Rp50 miliar.
06:20Di antaranya kerusakan infrastruktur MRT Rp3,3 miliar,
06:25Transjakarta Rp41,6 miliar,
06:27serta CCTV dan infrastruktur lainnya senilai Rp5,5 miliar.
06:33Pramono bilang perbaikan sejumlah infrastruktur ini sudah dimulai sejak Sabtu lalu
06:38dan ditargetkan selesai 8 atau 9 September mendatang.
06:44Menanggapi memanasnya situasi Jakarta,
06:46Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri dan juga bertemu pimpinan Parpol pada Minggu 31 Agustus.
06:51Presiden memerintahkan polisi dan TNI menindak tegas pelaku penjarahan dan perusak fasilitas umum.
06:58Kepada pihak kepolisian dan TNI,
07:01saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya
07:06terhadap segala macam bentuk pengerusakan fasilitas umum,
07:12penjaraan terhadap rumah individu ataupun tempat-tempat umum
07:17atau sentra-sentra ekonomi.
07:20Merespons perintah Presiden tersebut,
07:23Menteri Pertahanan Syafri Samsudin menegaskan polisi dan TNI tak akan ragu
07:27menindak tegas pelaku penjarahan dan perusakan fasilitas umum dan fasilitas negara.
07:33Apabila terjadi hal-hal yang menyangkut soal keselamatan
07:39bagi pribadi maupun pemilik rumah pejabat yang mengalami penjarahan,
07:53maka petugas tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas
07:59terhadap para pelaku kerusuhan dan penjara
08:04yang memasuki wilayah pribadi maupun wilayah institusi negara
08:13yang memang sudah dipastikan untuk selalu dalam keadaan aman.
08:20Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo menyebut
08:23yang bakal mengusut pelaku perusakan dan penjarahan
08:25termasuk siapa yang membiayainya.
08:28Dan kami akan menangkap para pelaku-pelaku
08:31membuat kerusuhan dan memproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
08:36Saya kira itu.
08:36Tentunya Polri akan bergerak sesuai dengan bukti-bukti di lapangan.
08:43Kita akan menarik oleh dari fakta yang kita dapat.
08:46Negara harus menjamin kebebasan berpendapat
08:58agar saluran warga menyampaikan aspirasi tidak tersendat dan berujung anarki.
09:03Semua pihak juga harus menahan diri untuk tidak melakukan kekerasan.
09:07Sementara siapapun pelaku penjaraan harus diusut tuntas hingga ke dalangnya.
09:12Tim Liputan Kompas TV
09:16Tim Liputan Kompas TV
Komentar