00:00Sorotan selanjutnya, game online Roblox kini tengah jadi sorotan setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muhti
00:07melarang siswa untuk bermain Roblox karena banyak adegan kekerasan.
00:11Pemerintah pun tak ragu memblokir permainan Roblox jika terbukti mengandung unsur kekerasan.
00:19Roblox merupakan permainan platform game online yang diproduksi oleh pengembang game asal Amerika Serikat.
00:25Popularitas permainan game Roblox ini sudah populer sejak beberapa tahun terakhir di Indonesia,
00:32terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
00:36Game ini memungkinkan pengguna untuk membangun dunia virtual sendiri,
00:39dan bahkan di dalam platform tersebut terdapat fitur obrolan yang beragam
00:44dengan pengguna lain yang ingin mereka ajak berkomunikasi.
00:49Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muhti meminta orang tua mengontrol anak-anaknya
00:53agar tidak terpapar kekerasan di game online.
00:57Mendik Dasmen juga mewaspadai game online yang bisa disusupi konten judi online.
01:01Kita pandu anak-anak kita ini untuk mereka tidak mengakses informasi-informasi
01:08termasuk game-game yang mengandung kekerasan.
01:11Apalagi, mohon maaf, sebagian dari game itu juga adegan sudah mulai disusupi dengan judi online dan sebagainya,
01:17sehingga karena itu, maka penggunaan dikawai oleh anak-anak ini semaksimal mungkin dibatasi,
01:25kontrol orang tua sangat penting.
01:27Pemerintah tak ragu blokir game Roblox, apalagi jika permainan itu sampai memengaruhi perilaku anak-anak
01:34dan terbukti mengandung unsur kekerasan.
01:37Tidak hanya game Roblox, apapun itu.
01:41Berarti nanti apakah akan dilakukan pemblokiran terhadap game tersebut atau gimana gitu?
01:45Ya kalau memang kita merasa sudah melewati batas,
01:51apa yang ditampilkan di situ mempengaruhi perilaku dari adik-adik kita,
01:59ya tidak menutup kemungkinan.
02:01Kita mau melindungi generasi kita, tidak ragu-ragu juga kita.
02:06Kalau memang itu mengandung unsur-unsur kekerasan, ya kita tutup, tidak ada masalah.
02:12Menteri Komunikasi dan Digital Mutia Hafid mengatakan,
02:15belum ada rencana pemerintah memblokir game Roblox.
02:18Kementerian Komdigi masih menunggu laporan evaluasi dari Direkturat Jenderal Pengawasan Ruang Digital
02:24terkait game Roblox sebagai acuan.
02:27Belum ada rencana, belum ada rencana sampai nanti ada apa namanya kita lihat,
02:32kita evaluasikan ada dirjen ruang pengawasan digital yang terus memantau.
02:37Belum ada penyampaian dari dirjen tersebut, nanti kita lihat.
02:41Terkait rencana pemblokirat,
02:44Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronika Tan mengatakan,
02:49kebijakan yang dibuat pemerintah soal game online Roblox
02:52harus mengutamakan perlindungan terhadap anak.
02:56Regulasi yang dibuat harus berbasis pada digitalisasi yang ramah anak.
03:01Karena di era sekarang,
03:02tidak mudah untuk melepaskan peran digital dalam kehidupan anak-anak.
03:06Kita melarang istilahnya gini, kita tidak bisa menghindari anak dari digital.
03:11Jadi, tapi bagaimana dari regulasi-regulasi yang dibuat
03:16untuk bisa mendukung supaya anak itu ramah di dalam ruang digital.
03:22Ya memang Roblox ini adalah satu platform,
03:24memang banyak sekali seratusan game di situ
03:27dan umurnya tidak tahu yang masuk itu.
03:30Nah, batas-batasnya itulah yang harusnya menjadi sebuah regulasi
03:35dan tentu yang paling penting adalah bagaimana kita menggerakkan
03:38orang tua itu harus mendampingi anak.
03:42Rencana kebijakan pemblokiran game Roblox
03:45mendapat reaksi dari para orang tua.
03:47Namun demikian, jika Roblox diblokir,
03:50masih ada muncul game serupa lain yang memuat sisi negatif.
03:54Tapi belum pernah kayak mencoba untuk menginstall Roblox itu ya, Mas?
03:58Sudah pernah, sudah pernah.
03:59Tapi kembali lagi, anak itu kemudian karena sudah terbiasa bermain game ya,
04:04dia kemudian menginstall ulang
04:06dan meskipun usianya masih SD,
04:11kuah dasar, ternyata mereka sudah terbiasa dengan budget,
04:15sudah terbiasa dengan aplikasi,
04:18sehingga mereka bisa mencari sendiri
04:19kemudian melakukan install ulang sendiri.
04:21Kalau saya setuju, kalau saya setuju.
04:24Salah satu alasannya game itu memberikan sandu yang agak adiktif gitu ya.
04:31Jadi ada level-level tertentu
04:33yang memang levelnya itu sepertinya unlimited,
04:38tidak selesai sampai di hitap itu dan masih ada capaian-capaian.
04:41Itu kadang yang membuat salah satu anak itu jadi ketagihan.
04:50Psikolog anak, remaja dan keluarga,
04:53Sani Budianti Hermawan dalam wawancaranya di program Kompasi Yang menyebutkan
04:57bahwa dampak buruk game online
04:59membuat anak-anak tidak mau berinteraksi di dunia nyata.
05:02Iya, sebenarnya kita tahu ya bahwa permainan games itu
05:06membuat anak bisa jadi ketergantungan.
05:08Itu yang pertama sekali.
05:10Anak menjadi ada attach kepada games,
05:12anak juga tidak bisa menyelesaikan game-nya itu secara pendek,
05:17tapi terus berlanjut.
05:18Dan game ini salah satunya yang memang lagi viral,
05:21di mana semua orang bermain.
05:23Bahkan kalau ada anak yang tidak main,
05:24seakan-akan tidak era kekinian begitu.
05:28Jadi games yang sekarang ini,
05:30itu yang kita khawatirkan ketika berbau kekerasan
05:34dan ada konten juga mengandung seksualitas begitu.
05:38Tapi yang terutama adalah bagaimana anak akhirnya attach
05:40dan kalau sudah ketergantungan,
05:42anak tersendiri tidak mau berinteraksi dengan yang lain.
05:45Dengan dunia luar, dengan belajar misalnya.
05:48Akhirnya konsentrasi pun semakin menurun.
05:50Nah ini yang juga menjadi masalah
05:51karena anak sendiri sudah merasa nyaman di dunia games-nya
05:54dan berinteraksi di dunia games-nya.
05:57Padahal di situ banyak sekali mengandung unsur
06:00yang beresiko atau berbahaya.
06:03Selain pemerintah,
06:04peran orang tua dalam mencegah kecanduan
06:06dan paparan konten negatif di dunia digital sangat penting.
06:10Terutama jumlah waktu dalam mengakses permainan
06:12agar tidak menimbulkan kecanduan.
Komentar