00:00Saudara dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, sekitar 400 anak menari bersama dalam acara Penta Seni dan Tari Kolosal bertajuk Payung Gelis.
00:12Lewat hari, anak-anak menyampaikan pesan bahwa setiap anak berhak untuk dilindungi dan tumbuh di bawah naungan kasih sayang.
00:24Suasana Minggu Pagi di Alun-Alun Pamulang, Tangerang Selatan, Banten terasa istimewa.
00:30Sekitar 400 anak dari berbagai sanggar tari, tompil penuh semangat dalam Penta Seni dan Tarian Kolosal bertajuk Payung Gelis yang dikelar untuk memperingati Hari Anak Nasional 2025.
00:46Acara ini pun menjadi ruang berekspresi bagi anak-anak.
00:50Tari-tarian ditampilkan dengan prima dan setiap peserta mendapat sertifikat apresiasi dari Dinas Pariwisata sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka.
01:00Tari Kolosal Payung Gelis menjadi sorotan utama acara.
01:06Melalui gerak gemulai, anak-anak menyampaikan pesan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman.
01:16Payung Gelis menjadi simbol harapan, payung yang menaungi generasi penerus agar cerdas dan merdeka mengekspresikan diri.
01:23Bagi beberapa peserta, ini adalah pengalaman pertama tampil di ruang terbuka.
01:32Namun keberanian mereka menari di hadapan publik adalah suara yang lantang bahwa anak-anak ingin didengar, dihargai, serta diberi tempat untuk tumbuh lewat seni dan budaya.
01:46Insya Allah kita akan terus berlangsung karena kita baru mulai di tahun ini, 2025.
01:52Insya Allah setiap tahun kita akan menyelenggarakan Hari Anak Nasional demi membangun anak-anak yang hebat.
01:59Bangga karena bisa berpartisipasi di acara ini dan bisa mendapat pengalaman yang baru dan dapat teman-teman yang baru.
02:11Acara ini diinisiasi oleh Komunitas Seni Martari Tanggerang Selatan yang menghadirkan 300 penari kolosal dan 100 penari lainnya dari beragam pertunjukan seni.
02:22Eka Marlupi, Kompas TV, Tanggerang Selatan, Banten
Komentar