00:00Apa yang bisa kita siap-siagakan, misalnya dari sisi ekonomi, yang paling dekat kan harga minyak pasti, ini diprediksi meroket.
00:09Kalau kita lihat dengan penutupan Slat Hormuz yang disampaikan Iran, kalau misalnya ini macam-macam lagi, Amerika macam-macam ditutup nih Slat Hormuz.
00:16Padahal kan itu pelintasan untuk minyak bumi, itu juga lah kenapa Eropa ketar-ketir ya Mas Har?
00:22Harusnya dengan kesepakatan kenjatan senjata, sudah tidak ada lagi saling merudal dan membalas rudal lagi gitu ya.
00:32Tapi kan rinnya ada ya, dan itu kemungkinannya kalau itu terjadi dan Israel menganggap ada serangan rudal dari Iran ke Tel Aviv,
00:42nah terus dibalas lagi, Iran mau tidak mau menutup Slat Hormuz, padahal itu jalur vital untuk distribusi minyak.
00:51Ya, dari Timur Ternak ke sejumlah negara.
00:55Nah, kalau Slat Hormuz ditutup, harga minyak mentah yang sekarang menekati 80 dolar per barel, itu bisa meningkat sampai 120-an sampai 130 dolar per barel.
01:12Dan itu dampaknya buat kita, mau tidak mau APBN kita, anggaran pendapatan dan belanja negara, terutama untuk subsidi BBM akan meningkat.
01:23Karena harga minyaknya kan bertambah ya, jadi subsidinya akan meningkat juga.
01:27Terus juga rupiah, mendatukan rupiah dan nenek harga saham yang juga sudah turun dari kemarin bakal ambruk lagi.
01:37Dan dia akan bisa terjadi, malah bisa terjun bebas gitu ya, dan akhirnya disuspend, dan itu jangan sampai terjadi lagi.
01:46Seberapa khawatir istana dengan kondisi ini?
01:49Ya, dengan kondisi seperti ini, pastilah.
01:55Ini akan membuat pekerjaan dan proses pemantauan yang dilakukan oleh Presiden di istana akan semakin sibuk.
02:05Sementara kan, saya dengar juga jadwal minggu depan tuh, mau ke Cepuh, mau ke Banyuwangi, lalu ada mau kunjungan Perdana Menteri Malaysia, bahkan Presiden, mau juga ke Arab Saudi lho mbak.
02:22Nanti awal Juli Arab Saudi, terus juga mau ke beberapa negara lain ya, tanggal 1 sampai 10 Juli lho mbak itu.
02:31Nah, jadi, yang harusnya menjadi tugas rutin Presiden, mau tidak mau, istana harus lebih kerja keras untuk memantau dan mengantisipasi bila mana terjadi perang berkelanjutan dan dampak-dampaknya.
Komentar