00:00Tunjukkan satu saja ada konsesi yang berhasil mereklamasi, mereboisasi kembali kepada ekosistem awalnya.
00:08Tunjukkan satu saja di mana wilayah pertambangan di Indonesia ini yang mampu mengembalikan ke ekosistem awalnya.
00:16Pertanyaan baliknya adalah kenapa Anda begitu peduli untuk mengembalikan ekosistem awal?
00:24Karena kita butuh Gus.
00:26Loh maksudnya dibiarkan rusak.
00:28Dan itu wajib Gus.
00:30Bukan begitu. Ini saya ambil analogi lain.
00:34Saya waktu kecil di kampung saya, saya menikmati ekosistem yang baik.
00:38Pohon banyak, sawah banyak.
00:40Sekarang karena pertambahan penduduk, ekosistem itu hilang.
00:45Anak saya tidak lagi bisa menikmati itu.
00:47Gus tidak head to head dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk.
00:50Karena eskapator dengan manusia emisi yang dikeluarkan beda Gus.
00:53Kita satu orang Gus hanya bisa menebang satu pohon misalnya dalam satari.
00:58Tapi eskapator bisa menebang ribuan hektare dalam satari.
01:01Itu enggak head to head Gus.
01:02Ini yang saya sebut dengan wahhabisme itu.
01:05Wahhabisme itu artinya gini Rosi.
01:07Orang wahabi itu begitu kepinginnya menjaga kemurnian teks.
01:14Sehingga teks tidak boleh disentuh sama sekali.
01:17Harus puritan.
01:18Puritanisme teks itu adalah wahabi.
01:20Nah saya mengatakan teman-teman lingkungan ini yang terlalu ekstrim.
01:24Yang mengatakan bahwa...
01:25Saya tidak melihat apa yang dikatakan oleh Iqbal itu ekstrim sih.
01:29Enggak.
01:29Saya mengatakan arahnya...
01:31Sesuatu yang keniscayaan yang harus dilakukan.
01:33Arahnya adalah dia seperti menolak sama sekali mining.
01:37Karena industri ekstraksi selalu pada dirinya adalah dangerous dan itu berbahaya.
01:43Yang bilang tidak berbahaya ada enggak Gus?
01:44Enggak.
01:45Oke.
01:45Kalaupun berbahaya, apakah sama sekali kita tidak boleh menambang?
01:50Ini anugerah Allah.
01:52Pohon anugerah.
01:53Tambang anugerah.
01:55Pohon ada manfaatnya.
01:56Tambang juga ada manfaatnya.
01:57Mari kita lihat kalkulasi maslahat-masadatnya.
02:01Ada jutaan orang yang juga mengambil manfaat dari tambang ini.
02:05Batu bara itu real.
02:07Anak-anak kita itu bisa sekolah.
02:09Oke kalau begitu tadi kembali.
02:10Karena mereka bisa menikmati listrik ini yang ditanagai oleh batu bara.
02:14Itulah Gus yang kita minta.
02:16Kapan pemerintah mau beralih dari sini?
02:18Kenapa harus beralih?
02:20Harus beralih.
02:21Karena kalau kita tidak beralih kita sudah tidak punya.
02:23Bahkan kementerian kehutanan sendiri bilang di dalam program follow-nya.
02:27Kuota deforestasi kita itu sudah lebih kecil daripada yang sudah terdeforestasi.
02:31Enggak maksud saya gini?
02:32Enggak ada ruang Gus.
02:33Maksud saya?
02:33Ini ada namanya hitung-hitungan Gus.
02:35Daya dukung, daya tampung lingkungan.
02:37Dalam satu wilayah dia memungkinkan untuk diekstraksi lagi atau tidak?
02:41Kalau dia sudah tidak mencukupi maka berhenti.
02:43Contoh begini Gus.
02:45Kan tadi sering menyampaikan dengan transportasi pertumbuhan penduduk.
02:48Jakarta sudah lebih pembangunannya.
02:52Sudah banyak sekali.
02:53Sehingga harusnya kita mengatakan yang namanya moratorium pembangunan misalnya.
02:57Apa salah moratorium pembangunan?
02:59Dan jangan salah Gus.
03:00Pemerintahan Jokowi itu pernah menerbitkan perpressoar moratorium izin hutan.
03:06Artinya pemerintah pun menargetkan agar tidak terjadi deforestasi.
03:10Sehingga di moratorium.
03:12Jadi ada batas atas Gus.
03:15Tidak semua hal harus kita ekstraksi.
03:17Tidak semua hal atau anugerah ini menjadi nikmat kita.
03:21Ada juga anugerah di muka bumi ini yang menjadi nikmat dan harus kita wariskan kepada anak cucu-cucu kita.
03:26Kalau kita bicara soal sesungguhnya apa yang kita lakukan.
03:33Pembangunan apakah itu dengan ekstraksi.
03:36Sebenarnya kesejahteraan ini tanah, bumi, air dan seluruh yang ada di dalamnya.
03:42Kata konstitusi sih buat masyarakat Indonesia.
03:44Buat masyarakat Indonesia atau untuk kelompok oligarki semata.
Komentar