00:00Habib Abu Bakar masih ada?
00:01Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:05Terima kasih Pak Ketua.
00:07Hari ini kita berjumpa bersama yang sangat rindu.
00:12Salam Presisi!
00:14Salam Presisi!
00:16Kerinduan ini cukup dalam.
00:17Lima menit ya, Bip ya.
00:19Berapapun enggak apa-apa.
00:21Intinya kita rindu, Pak.
00:25Kalau bahasa kampung saya itu dikalsel keganangan
00:28dengan institusi Polri yang kita cintai.
00:31Saya coba sentuh kapolda saya ada di sini.
00:35Mana Pak Yuda?
00:37Mantap.
00:39Terima kasih.
00:40Terima kasih.
00:44Saya sampaikan apresiasi ya.
00:47Karena materi ini begitu lengkap, begitu sempurna.
00:52Dan catatan-catatan juga begitu dalam.
00:54Arti kita atensi benar kepada institusi yang kita hargai dan kita hormati.
01:02Selanjutnya,
01:04ada beberapa hal yang masuk,
01:07yang ingin saya sampaikan.
01:10Saya ingin menyampaikan poda saya dulu, Pak.
01:12Sebagai laporan ke Bapak.
01:14Pertama,
01:16apresiasi kinerja jajaran Polri dalam penanganan perkara di 2025.
01:21Kemarin yang data saya terima, Pak.
01:25Capaian penegakan hukum 248076,
01:30kasus dengan crime clearance.
01:35Plus 76, 22 persen.
01:38Arti tingkat penyelesaian peri itu cukup bagus.
01:41Secara khusus,
01:42saya juga apresiasi
01:45kepada Polri,
01:48khususnya saya ingin sampaikan, Pak,
01:50di Kalimantan Selatan.
01:52Sepanjang tahun 2025,
01:54Poda Kassel mencatat 5.538
01:57kejadian gangguan kapitifnas
01:59dan turun 2,76 persen
02:02dibanding tahun 2024,
02:046951 kejadian.
02:06Kalau saya lihat,
02:07semuanya menunjukkan tren menurun.
02:09Saya pikir kita aplos ya buat Poda Kassel ini.
02:11Kejahatan konvensional
02:15turun 6,71 persen.
02:18Kejahatan transnasional
02:20turun 7,57 persen.
02:22Dan kejahatan terhadap kekayaan negara
02:24turun 4,76 persen.
02:27Hal ini mencerminkan
02:28keberhasilan Poda Kassel, Pak.
02:31Dalam menjaga kondisivitas wilayah
02:33penegakan hukum yang lebih efektif.
02:36Saya pikir
02:37perlu kita sambut dengan
02:39pantun bunga melati,
02:41harum baunya.
02:43Tumbuh rapi di tepi negeri.
02:46Kami apresiasi kerja dan upaya
02:49Kapolri memimpin dengan dedikasi tinggi.
02:53Nah pada kesempatan baik ini,
02:55izin juga saya menyampaikan
02:56mencermati beberapa hal pertama
02:58adalah soal judi online, Pak.
03:00Saya masuk yang ke penyakit masyarakat aja, Pak.
03:02Kalau dari PPATK transaksi judi online ini
03:05di tahun kemarin memang turun, Pak.
03:08Saya udah banyak dialog dulu
03:10dengan kabar reskrim jamannya Pak Widada.
03:13Kita turun langsung ke MA,
03:15ke Jaksaan, kita kerjasama.
03:17Nah dalam catatan pertikaan sepanjang
03:19tahun 2005 transaksi judi online
03:21mencapai Rp155 triliun.
03:24Mengalami penurunan signifikan
03:26sekitar 50 persen dibanding 2024,
03:28yaitu Rp359 triliun.
03:30Semoga nanti Pak Sahar
03:33bisa dilanjutkan lebih kencang lagi, Pak.
03:35Jadi, nyakit benar-benar di judi online ini.
03:38Namun demikian,
03:39dampak judi online ini sangat luas.
03:41Pada kuartal pertama,
03:422015, Pak TKT mencatat lebih
03:441 juta pemain judi online
03:46di Indonesia.
03:47Dengan mayoritas
03:48plus 7 persen
03:50berasal dari golongan
03:53penghasilan rendah.
03:55Ternyata yang hobi itu, Pak,
03:56justru yang penghasilan rendah.
03:57Menghayal dia.
03:58Ingin dapat.
04:00Saya minta poli memiliki
04:01atensi khusus untuk persoalan ini, Pak.
04:03Karena dampaknya luas,
04:05dampak judi online ini juga
04:05ke persoalan kamtip, Nas.
04:08Ini juga tugas Dr. Bang Fadil.
04:10Jadi, sangat berat ini.
04:13Hingga pada persoalan keluarga
04:14banyak perceraian
04:15yang disebabkan judi online.
04:16Sampai iklan di TV
04:18cerita perceraian itu
04:19ributan keluarga
04:20karena judi online.
04:22Tolong disampaikan paparan, Pak.
04:24Nanti bagaimana strategi poli ini, Pak.
04:26Untuk penupas judi online ini.
04:28Dan apa saja kira-kira kendala
04:30yang dihadapi oleh poli.
04:32Selanjutnya,
04:34kedua soal narkoba.
04:35Setelah judi online,
04:36ada narkoba.
04:37Data yang saya miliki
04:38sampai Oktober 2020,
04:39jumlah kasus narkoba
04:40yang diungkap oleh
04:41Mabes Polri
04:42bersama jajaran
04:4338.934 kasus.
04:46Saya membaca
04:47atas akumulatif nasional
04:49sepanjang 2025.
04:52Mencapai total
04:53sebesar 590 ton
04:55narkoba yang disita
04:58dari berbagai jaringan kriminal.
04:59Kalau saya saran, Pak.
05:00Dalam narkoba ini,
05:01udahlah, jangan banyak bahasa basi.
05:04Hajar saja, Pak.
05:05Orang-orang
05:05apa namanya itu
05:07pengedar-pengedar
05:08dari bos-bosnya.
05:10Tunjukin di masyarakat, Pak.
05:12Bahwa itu kita kerjakan
05:13dengan baik.
05:15Bukan pada pengguna.
05:17Jika dicermati,
05:18ganja masih mendomisi volume, Pak.
05:20Barang bukti menunjukkan
05:22tingginya peredaran
05:23di berbagai wilayah.
05:25Sabu dan eksklarasi
05:26memperlihatkan
05:27sindikat distribusi
05:28yang menggunakan rute,
05:29darat,
05:30lautan,
05:31dan juga dengan cara
05:31jaringan digital.
05:33Ini menunjukkan
05:34dua tantangan
05:35yang perlu diperhatikan.
05:36Saya berharap bisa
05:37ditekan, Pak,
05:39pola kerja mereka ini semua.
05:42Selanjutnya,
05:42saat ini sedang menjadi
05:43etensi politik, Pak.
05:45Tentang kejadian
05:47di Polres Sleman.
05:48Mana Polres Jogja ini,
05:49Pak Anggoro?
05:50Siap.
05:51Ya.
05:51Yaitu Hogi Minaya.
05:54Seorang suami
05:55yang mencoba
05:56bela izin
05:57saat dijamret.
05:58Eh, malah ditahan
05:59suaminya.
06:01Ini bagaimana ceritanya?
06:03Ya.
06:03Apakah ada
06:04mensreya dari Hogi
06:05ini sehingga
06:06harus diproses pidana?
06:08Terakhir,
06:09Pak Ketua,
06:11saya dari PKS
06:12ingin menyampaikan.
06:14Saya juga
06:15memikirkan pandangan
06:15Polri berada
06:16di bawah Presiden langsung, Pak.
06:18Saya ulangi lagi
06:21kalimat ini
06:22bukan basa-basi,
06:24bukan cari muka,
06:26bukan ingin
06:26ada kepentingan lain.
06:28Memang sepantasnya lah
06:29Polri di bawah Presiden.
06:31Karena Polri memiliki
06:32tugas menjaga
06:33kamtipnas,
06:35menegakkan hukum
06:36perlindungan,
06:37pengayuman,
06:38dan pelayanan
06:39masyarakat yang bersifat
06:40nasional,
06:41lintas suaya,
06:42dan lintas sektor.
06:43Setuju ya, Pak?
06:43Ya.
06:45Oke.
06:46Sementara, Pak,
06:47Kementerian,
06:48atau kalau yang saya dengar
06:49Kemendagri aja misalkan.
06:51Secara prinsip adalah
06:52Kementerian Administrasi
06:53Pemerintahan Daerah
06:54yang fokus pada
06:56Otona,
06:57Tata Kelola,
06:58Pemda,
06:58dan Penduduk,
06:59Adminduk.
07:00Oleh karenanya,
07:01menempatkan
07:02Polri di bawah
07:04Kementerian
07:04atau Kemendagri
07:06tidaklah tepat.
07:07Karena akan berkontensi
07:09menyempitkan
07:10tugas Polri
07:11menjadi instrumen
07:12administratif.
07:14Padahal tugas Polri
07:16menuntut netralitas
07:17dan jangkau nasional
07:19dan kewenangan
07:21pendegakan hukum
07:22yang tidak boleh
07:22terikat kepentingan lokal.
07:25Saya pikir,
07:25Ketua,
07:26ini kalimat inti
07:27Abu Bakar dan PKS
07:29menyampaikan
07:30poin penting
07:31karena saya yakin
07:32dari tim reformasi
07:33memang dalam waktu dekat
07:34akan mengumpan hasilnya.
07:36Oleh karena kami di DPR
07:37merasa berkepentingan
07:39menjaga
07:39bitra kami
07:41dan kita
07:42berharap
07:43berjalan lebih baik lagi.
07:44Pergi ke hutan
07:46mencari rotan
07:46Rotan di raut
07:49menjadi anyaman
07:50Hukum tegak
07:52untuk semua kalangan
07:53Keadilan tegak
07:55untuk seluruh lapisan
07:56Saya rasa
07:58ini yang saya sampaikan
08:00Pak Ketua
08:00semoga nanti
08:02dimasukkan dalam
08:03keputusan Pak Ketua
08:04bahwa
08:05jajaran
08:07institusi Polri
08:08tetap
08:09di bawah Presiden.
08:10Terima kasih.
08:11Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar