00:00Tadi Anda katakan Anda banyak kembali dicolek atau di mention di sosial media
00:04karena Anda pernah mengatakan peduli lingkungan oke
00:08menjadi wahabi lingkungan, jangan
00:11harus dibedakan antara peduli lingkungan dengan menjadi wahabi lingkungan
00:17yang hanya menggaungkan wokisme dan alarmisme global dalam bidang lingkungan berbahaya
00:24Tadi Anda memang sempat sedikit banyak menyebut soal berbahaya
00:30tetapi bahkan saya ingin mewakili penonton program Rosie
00:35bagaimana mungkin orang yang begitu mencurahkan kecintaannya pada ekosistem lingkungan
00:44dan mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga ekosistem lingkungan hidup
00:50Anda sebut berbahaya, rasanya itu memang agak sadis pertanyaan pernyataan Anda Gus Ulil
00:57Ya memang dampak-dampak berbahayanya memang real
01:00Jadi saya katakan bahwa kenapa sekarang ini terjadi kebangkitan politik-politik kanan
01:08di seluruh negara-negara barat
01:10Negara barat ini kan negara yang paling agresif menerapkan kebijakan-kebijakan
01:15untuk menangkal climate change
01:17Nah kebijakannya itu sekarang mendapatkan resistensi luar biasa dari publik
01:24Jadi makanya saya bilang bahwa oke lingkungan ini penting
01:29tapi cara mengatasinya juga harus proporsional
01:31Oke Gus tapi begini
01:33kalau itu menjadi satu alarm yang dilawan di Jerman
01:39rasanya masuk akal
01:41karena tidak ada ribuan kepala keluarga tercabut dari kehidupannya
01:47tidak ada nelayan yang harus kehilangan menangkap ikan
01:52tidak ada masyarakat yang harus makan ikan yang selama ini sehat
01:55dan ternyata dia ada arsenik di dalamnya
01:58ini kita bicara soal ribuan warga Indonesia
02:03yang sungguh-sungguh hidupnya marginal dan makin terpinggirkan akibat penambangan
02:10bukan tentang masyarakat Eropa atau Jerman
02:13yang hidupnya sudah jauh di atas kemapanan masyarakat Indonesia
02:17Ya sebetulnya apa yang terjadi di barat sekarang itu jadi cermin bagi kita
02:21jadi bayangkan kalau misalnya opsi yang kita pilih adalah opsi sebagian teman-teman lingkungan ya
02:28misalnya menolak industri ekstraksi sama sekali
02:31menolak penambangan sama sekali
02:33itu juga ada pihak masyarakat lain yang dirugikan
02:37misalnya batu para
02:38sebagian besar suplai energi di Indonesia
02:41bukan hanya di Indonesia, di seluruh dunia
02:44sekarang suplai energi di seluruh dunia
02:48itu masih ditenagai oleh batu para
02:51China sendiri yang sekarang kita lihat seolah-olah komitmen terhadap
02:56apa namanya motor listrik dan segala macam ya
03:00China sekarang kalau kita lihat data-datanya
03:03konsumsi batu baranya naik terus dari tahun ke tahun
03:06jadi artinya sebetulnya di satu pihak memang betul ada kerusakan lingkungan
03:12tapi di sialan lain kita butuh juga
03:14karena energi itu adalah sumber pertumbuhan ekonomi
03:18kalau gak ada energi gak ada pertumbuhan ekonomi
03:21sementara energi masih banyak disuplai oleh batu para
03:24batu para ya ekstraksi lagi
03:26saya mau ke Iqbal dulu
03:30Anda merasa bahwa
03:32ya seruan-seruan advokasi dari Greenpeace ini adalah bagian dari wokeisme dan wahabi lingkungan
03:39dan itu berbahaya
03:41orang-orang yang sering bicara tentang kebenaran memang akan selalu sering dilabeli
03:45dilabeli asing, dilabeli berbahaya, dilabeli menyebar ketakutan
03:50itu memang udah fitrahnya mungkin ya Gus ya
03:53dan kami meyakini bahwa label-label yang diberikan kepada Greenpeace atau orang-orang yang perlu terhadap lingkungan
03:58itu adalah juga sebuah narasi tanding yang tentu memang harus kami hadapi
04:03tapi coba kita lihat narasi yang sangat berbahaya tadi
04:08seakan-akan ketika kita pro terhadap renewable energy
04:11hari ini kita mau menutup PLTU yang hari ini menerangi lampu kita
04:15kan kita tidak begitu
04:17kita memang pro terhadap renewable energy
04:19sehingga kita meminta pemerintah membuat roadmap yang sangat jelas
04:23kapan Indonesia ini mau berahli dari PLTU ke renewable energy
04:30kapan? ada yang bilang 2050, cukup tidak? tidak
04:33maka diperlukan ambisi yang sangat cepat, serius
04:37karena sudah ada juga desakan-desakan dari ya desakan dari internasional yang kita juga meratifikasi
04:42namanya Paris Agreement, kita sudah meratifikasi itu
04:45kita bagian dari situ
04:46termasuk yang disebut Gus tadi bahwa kan kalau kita nambang ini kenapa tidak boleh
04:51pemerintah sendiri Gus sudah bilang bahwa kuota deforestasi Indonesia itu sudah habis
04:57gitu ya dengan program Volu kalau kita hitung
05:00sudah tidak ada lagi
05:02apakah kita tetap mau melakukan deforestasi?
05:04kan pertanyaannya gitu
Komentar