- 9 bulan yang lalu
- #jusufkalla
- #ijazah
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla hadir dalam acara wisuda Universitas Hasanuddin, Selasa (3/6/2025).
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla atau biasa dikenal JK memberikan pesan penting untuk para wisudawan.
JK mengatakan dunia kerja saat ini sedang sulit. Untuk itu, JK berpesan agar bersungguh-sungguh jika sudah mendapat pekerjaan.
Selain itu, JK juga mengatakan untuk menyimpan baik-baik ijazah yang telah diterima.
Video editor: Rizal
#jusufkalla #ijazah
Baca Juga [FULL] Sidang Lanjutan Kasus Ijazah Jokowi di PN Surakarta, Penggugat Bacakan 12 Poin Gugatan! di https://www.kompas.tv/nasional/597424/full-sidang-lanjutan-kasus-ijazah-jokowi-di-pn-surakarta-penggugat-bacakan-12-poin-gugatan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/597503/ruangan-riuh-jusuf-kalla-bicara-soal-ijazah-simpan-baik-baik-nanti-di-belakang-hari-dipertanyakan
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla atau biasa dikenal JK memberikan pesan penting untuk para wisudawan.
JK mengatakan dunia kerja saat ini sedang sulit. Untuk itu, JK berpesan agar bersungguh-sungguh jika sudah mendapat pekerjaan.
Selain itu, JK juga mengatakan untuk menyimpan baik-baik ijazah yang telah diterima.
Video editor: Rizal
#jusufkalla #ijazah
Baca Juga [FULL] Sidang Lanjutan Kasus Ijazah Jokowi di PN Surakarta, Penggugat Bacakan 12 Poin Gugatan! di https://www.kompas.tv/nasional/597424/full-sidang-lanjutan-kasus-ijazah-jokowi-di-pn-surakarta-penggugat-bacakan-12-poin-gugatan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/597503/ruangan-riuh-jusuf-kalla-bicara-soal-ijazah-simpan-baik-baik-nanti-di-belakang-hari-dipertanyakan
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Walaupun ijazah saya harus hati-hati, harus betul disimpan baik-baik.
00:05Nanti di belakang hari dipertanyakan kalau tidak ada aslinya.
00:10Saudara-saudara sekalian, apa yang diacarakan hari ini,
00:19saya mengalaminya 58 tahun yang lalu, lebih setengah abad.
00:27Pasti tidak ada mahasiswa yang semuanya belum lahir pada waktu itu.
00:33Walaupun saya sekolahnya di Unhas ini, wisudanya bukan di sini, masih di Baraya.
00:42Dan wisudanya tidak banyak, mungkin hari itu hanya sekitar 100-200 orang.
00:47Karena memang mahasiswa waktu itu, Unhas masih kecil, baru kira-kira 3-4 ribu waktu itu.
00:53Itulah pengalaman dan saya berterima kasih kepada Unhas di mana saya berkuliah hampir 7 tahun.
01:03Minta maaf, saya mungkin agak telat-telat sarjana.
01:06Karena terlalu banyak kegiatan aktif di mana-mana.
01:09Tapi itu bermakna kepada saya, sehingga dapat mencapai tugas-tugas yang saya inginkan.
01:21Anda hari ini telah menyelesaikan studi bagi sarjana.
01:26Bagi doktor, magister, tentu melanjutkan studi.
01:30Bagi sarjana, ini hari ke-7, tahun ke-7, setidaknya tahun 16-17 Anda belajar.
01:39SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, dan mungkin 4-5 tahun di sini.
01:46Berarti Anda dibina orang tua, dibiayai, 17 tahun belajar.
01:54Tentu jumlah setahun itu, begitu banyak yang Anda beroleh.
01:59Tapi lebih banyak lagi yang Anda mesti pelajari lagi.
02:04Belajar adalah sesuatu kegiatan yang tidak pernah berhenti.
02:08Karena dunia ini berlangsung ilmu berkembang terus.
02:12Sehingga apabila Anda berhenti belajar, maka ilmu Anda akan berhenti.
02:16Dan kemampuan Anda bersaing akan kalah dengan yang lainnya yang terus belajar.
02:22Belajar tidak perlu di kelas, belajar membaca, belajar dengan teman, belajar berdunia ini.
02:31Hari ini, saya hanya ingin berbicara sederhana.
02:37Apa yang Anda akan hadapi di dunia ini.
02:40Apa yang semua kita akan hadapi di dunia dan sekarang ini.
02:44Dan apa yang seharusnya kita lakukan.
02:48Karena bagi Anda semua, tentu itu tantangan yang Anda hadapi.
02:54Anda selesaikan pada masa perkuliahan, masa belajar Anda resmi-belajar resmi selesai.
03:02Dan Anda akan menghadapi dunia nyata.
03:05Dunia bekerja.
03:07Dunia bernabdi.
03:08Dan dunia untuk meningkatkan kehidupan Anda, keluarga Anda pada masa akan datang.
03:17Dunia dewasa ini bukanlah situasi yang enak.
03:22Bukan situasi seperti 10 tahun yang lalu.
03:26Situasi dunia cepat berubah pada tahun-tahun terakhir ini.
03:30Dunia mengalami krisis.
03:35Krisis perang fisik dan krisis perang ekonomi.
03:40Setiap hari Anda lihat di televisi, bagaimana perang di Ukraina lawan Rusia sudah hampir 3 tahun.
03:48Berjalan terus dan tanpa henti.
03:53Korbannya begitu banyak.
03:55Baik jiwa dan manusia.
03:58Dan juga kehidupan dunia sekitarnya.
04:03Perang di Gaza antara Israel-Palestin.
04:08Sudah lebih, sudah hampir 2 tahun.
04:12Berlangsung terus.
04:13Dan itu menggambarkan begitu banyak orang korban.
04:17Begitu banyak tersiksa.
04:19Begitu banyak konflik-konflik selanjutnya di dunia ini.
04:24Baru-baru ini perang di Pakistan dan India.
04:28Perang ini memang berhenti sejenak.
04:32Tapi dendam antara mereka tetap ada.
04:36Dan bisa lagi melanjutkan perangnya yang akan datang.
04:39Karena itu merupakan suatu potensi yang besar.
04:44Dan kita harus mengharapkan agar kedamaian juga bisa dicapai di sana.
04:49Potensi lainnya perang di dalam negara.
04:54Di Sudan, di Yemen, di Myanmar, dimanapun di dunia ini.
05:00Begitu banyak.
05:02Alhamdulillah kita hampir semua secara terkecuali Papua-Masiat.
05:06Itu merupakan tantangan kita semuanya.
05:12Apa akibat semuanya itu?
05:15Ekonomi dunia bermasalah.
05:19Kemudian ditambah lagi dengan kebijakan Presiden Amerika Trump.
05:24Bila melancarkan perang dagang dengan China dan seluruh dunia.
05:27Dan itu menjawabkan masalah ekonomi di mana-mana.
05:35Masalah ekonomi juga tentunya menyebabkan kehidupan dunia menjadi lebih sulit.
05:42Apa efeknya ke negeri ini?
05:48Selama ini kita, ekonomi kita berjalan baik.
05:55Tetapi dengan perang ini, perang fisik dan perang ekonomi,
06:02merupakan menyebabkan harga-harga perdagangan berkurang,
06:07ekspor kita berkurang,
06:10harga-harga komunitas menurun,
06:12batu barang, mineral, nikel, sawit, semua menurun.
06:18Apa akibatnya untuk bangsa menghadapi situasi ini?
06:22Ialah ekonomi menurun,
06:26kemampuan negara untuk membangun mengecil,
06:29yang kita sebutnya pemerintah menyebutnya efisiensi.
06:34Dulu anggaran PU saja 150 triliun lebih yang infrak terutur.
06:39Sekarang tinggal 28 triliun.
06:42Kita akan menghadapi jalan-jalanan rusak
06:44yang tidak bisa diperbaiki pada tahun-tahun ini yang bisa datang.
06:48Pengairan yang tidak bisa berjalan
06:50dan juga kota yang tidak berlalu sebaik.
06:54Itu akan terjadi semuanya yang kita hadapi.
06:58Pada pengusaha mengurangi pegawai,
07:02pada pedagang jualannya menurun.
07:05Apa akibatnya pajak menurun?
07:08Apabila pajak menurun,
07:10kemampuan membangun mengecil.
07:12Apa akibatnya pengusaha-pengusaha
07:14mengurangi pegawai,
07:17mengurangi masalah,
07:18dan sebagainya.
07:20Efeknya ialah pengangguran,
07:24menambah orang yang miskin,
07:28menambah perusahaan yang ditutup,
07:31banyak pihak yang terjadi.
07:35Itulah yang kita hadapi,
07:37dan kebetulan Anda yang sarjana pada hari ini,
07:40itu yang Anda masuki,
07:42kita semua masuki,
07:43bangsa ini,
07:44pada situasi yang tidak sebagus
07:46pada lima, enam tahun yang lalu.
07:49Atau tiga tahun yang lalu.
07:50kerana itulah,
07:52maka kita harus mempunyai
07:54cara-cara yang baik.
07:58Anda lihat di TV,
08:01di Bekasi,
08:04pada subjok fair,
08:06diperkirakan hanya 22 ribu orang
08:09untuk hadir di Jok Fair.
08:10Ternyata yang ingin mencari kerja,
08:12di Bekasi saja,
08:1525 ribu orang yang datang,
08:17dan terjadi kegaduhan luar biasa.
08:21Karena orang mencari kerja yang sangat terbatas.
08:24Banyak perusahaan,
08:27perusahaan saya bukakah,
08:29hanya mencari 20 insinyur baru
08:32untuk proyek-proyek yang memang terbatas,
08:37yang melamar 23 ribu insinyur yang melamar.
08:42Artinya,
08:42begitu banyak insinyur yang belum mendapat kerja,
08:46belum begitu banyak insinyur,
08:48harapan kita semua,
08:49yang telah menghadapi pendidikan,
08:54tapi sulit mendapat kerja,
08:56akibat situasi yang sulit ini,
08:58di dunia ini.
09:00Bukan hanya terjadi di sini,
09:01terjadi di Amerika,
09:02terjadi di Eropa,
09:03terjadi di Asia lainnya.
09:08Itu yang kita hadapi.
09:11Karena telah mengatakan,
09:13anda semua,
09:15harus siap menghadapi situasi,
09:17yang tidak menguntukkan ini.
09:20Karena,
09:21apabila kita,
09:24tidak menghadapi ini,
09:26maka,
09:27kita tidak akan,
09:29melewati situasi yang baik.
09:33Anda semua,
09:34sudah,
09:37didukung oleh keluarga,
09:38orang-orang tua,
09:39untuk datang ke UNHAS,
09:41dan sekolah-sekolah sebelumnya,
09:45tentu mengharapkan,
09:46anda mempunyai masa depan yang baik.
09:48dengan situasi ini,
09:51tentu,
09:52tidaklah mudah.
10:01Sebagai,
10:03alumni yang baru,
10:05ada dua kemungkinan anda,
10:08mencari kerja,
10:10dan membuat pekerjaan.
10:11mencari kerja,
10:15seperti saya katakan tadi,
10:16tidaklah mudah pada dewasa itu.
10:19Tidak mudah.
10:21Tentu masih ada.
10:23Khususnya,
10:23kita di dengar timur ini,
10:25relatif lebih baik,
10:26dibanding,
10:27terjadi di,
10:28Jawa dan sebagainya.
10:31Relatif lebih baik.
10:31Kerana itulah,
10:34maka,
10:35anda harus memilih dua.
10:37Kalau mencari kerja,
10:38berarti anda mendapat pendapatan,
10:40walaupun mungkin tidak besar,
10:42tapi ada kontinunya.
10:44Anda bisa hidup,
10:45mungkin pada awalnya,
10:47sederhana.
10:50Tapi,
10:52membuat pekerjaan,
10:54memang awalnya tidak mudah,
10:56tapi anda mempunyai harapan lebih besar,
10:58pada masa datang.
11:00Berusaha,
11:00entrepreneur,
11:02wira usaha,
11:03bekerja kecil-kecilan,
11:05semua itu adalah alternatif,
11:07yang anda bisa capai pada syarat,
11:10yang sulit ini.
11:13Pemerintah telah menurunkan semua anggarannya.
11:17Tadi saya berbicara dengan Bapak Pimpinan Rektor.
11:22Dulu UNHAS punya anggaran 75 untuk penelitian.
11:26Sekarang sisa 20 miliar.
11:30Artinya adalah,
11:32juga akan terjadi masalah-masalah internal kampus.
11:38Di perusahaan sama seperti itu,
11:41kita harus menghemat.
11:42Tapi kita harus tetap bergerak untuk hidup.
11:45Bergerak untuk maju.
11:49Apa yang dapat kita?
11:51Yang pertama tentu anda mencari kerja.
11:53Kalau sudah dapat kerja,
11:54jangan memikirkan pekerjaan lain dulu.
11:59Kalau anda sudah mendapat kerja,
12:00mungkin tahun ini, tahun depan,
12:02dua tahun lagi.
12:04Sekarang rata-rata alumni,
12:06tamata universitas,
12:08menunggu dua tahun untuk mendapat kerjaan tetap.
12:11Rata-rata.
12:12Di Indonesia ini.
12:13Karena begitu banyaknya universitas,
12:18begitu banyak menghasilkan sarjana.
12:21Sehingga tidak sebanding dengan
12:23ketersediaan lapangan kerja.
12:26Tapi tentu juga terbuka hal tersebut.
12:29Jadi kalau anda sudah mendapat pekerjaan,
12:35tekunia pekerjaan itu.
12:36Jangan berfikir dulu lagi yang lainnya.
12:39Karena ini sulit keadaannya.
12:43Pilihan yang kedua seperti saya katakan tadi,
12:45anda membuat pekerjaan.
12:48Anda yang berusaha.
12:50Anda berusaha-usaha.
12:51Anda bekerja.
12:53Tentu mulai yang kecil.
12:55Tidak mungkin ada seorang
12:57berusaha langsung besar.
12:59Ayah saya,
13:03Haji Kalang,
13:05waktu mudanya,
13:06dia bekerja jualan di pasar.
13:08Alhamdulillah segala puluhan tahun,
13:11kita mempunyai usaha yang cukup besar.
13:14Tapi dimulai yang kecil.
13:15Pendagang pasar.
13:19Banyak orang seperti itu.
13:22Seperti Hairul Tanjung,
13:24Mamega,
13:26TransTV.
13:27Dia dokter gigi.
13:28Tapi dia berusaha.
13:30Punya bank.
13:32Dulu awalnya,
13:34dia jualan
13:35fotokopian
13:38dekat kampus.
13:40Mulai dari situ.
13:41Dia mulai
13:42daripada jualan telur dan sebagainya.
13:44jadi juga berusaha itu sangat tidak tergantung kepada Anda punya lulusan.
13:55Banyak orang dokternya pengusaha,
13:57banyak insidurnya pengusaha,
13:59banyak kalau berusaha,
14:00tidak sesuai janjinya.
14:04Sudah tergantung inisiatif.
14:07Haji Isam yang terkenal orang buahnya di Kalimantan.
14:12Dia mulai dari pesubir truk.
14:16Dia tempatan SMP.
14:18Jadi tidak,
14:19sekolah itu formalitas.
14:21Tapi yang resmi adalah skill.
14:24Kemampuan bekerja.
14:25dan kemauan yang kuat untuk bekerja.
14:30Bukan gelar.
14:32Selepas Anda di sini,
14:34apabila Anda memilih untuk berusaha.
14:37Karena memang itu pilihan yang paling mungkin pada dewasa ini.
14:41Ialah,
14:42ada bukan ijazah Anda yang penting lagi.
14:45Tapi skill Anda,
14:47kemampuan Anda yang penting.
14:49Saya semenjak
14:52lulus tahun 1967,
14:5758 tahun yang lalu.
15:00Cuma satu kali saya buka ijazah saya.
15:05Selainnya di lemari.
15:08Walaupun ijazah saya,
15:09ijazah saya harus hati-hati,
15:10harus betul disimpan baik-baik.
15:13Nanti di belakang hari dipertanyakan,
15:15kalau tidak ada aslinya.
15:19Itu masalah besar.
15:23Kalau Anda sudah jadi gubernur,
15:25jadi mempati,
15:26jadi apa,
15:28kita hanya ijazah tidak ada.
15:30Anda memalukan.
15:33Jadi tolong di plastik nanti ijazah Anda itu,
15:36supaya aman.
15:39Nah itulah sedikit tentang ijazah.
15:43Setelah ini ijazah dapat dari Pak Rektor,
15:46Anda simpan lemari,
15:48dan Anda tidak pernah buka lagi.
15:51Karena di dunia usaha,
15:52ijazah tidak ada artinya.
15:54Yang ada artinya ialah kemampuan,
15:56semangat dan kemauan yang keras.
16:02Itu modal Anda.
16:05Dan saya yakin Anda semua,
16:07saya tahu di dunia usaha ini bukan hanya orang Bugis Makassar,
16:12ada dari luar daerah,
16:14ada dari Bali,
16:15dari Jawa,
16:15dari Kalimantan,
16:16macam-macam.
16:17Tapi Anda sudah berada di sini dalam suasana budaya Bugis Makassar.
16:23Budaya Bugis Makassar selalu,
16:26dimaknakan dengan empat sifat yang kuat.
16:29Pertama,
16:32dia harus macah,
16:33pintar.
16:35Karena itulah memang,
16:37budaya kita harus belajar.
16:39Tidak mungkin ada pintar tanpa belajar.
16:42Atau pengalaman.
16:42Yang kedua,
16:45adalah berani.
16:48Anda harus berani seperti itu.
16:52Yang ketiga tentunya,
16:55Anda harus punya ide dan semangat yang baik.
17:00Tanpa itu,
17:00Anda tidak akan bisa lolos
17:02dalam dunia yang sulit ini.
17:05Saya katakan sulit.
17:07Karena saya pun mengalami kesulitan
17:09dalam beberapa hal.
17:10Pada dewasa ini,
17:11dari si ekonomi.
17:12Walaupun kita mempunyai cara
17:14untuk mengatasi itu.
17:18Nah,
17:22saya tidak akan berusaha
17:24untuk bagaimana Anda cari kerja.
17:27Karena itu,
17:28lumrah.
17:29Mungkin Anda membuat
17:31seratus surat lamaran.
17:33Berangkali ada yang jawab
17:34paling tinggi lima atau sepuluh.
17:36Dewasai.
17:38Karena memang orang
17:39banyak usaha,
17:41banyak jawab luar.
17:43Pemerintah tentu membatasi
17:45PNS.
17:48Dulu
17:48honorer banyak.
17:51Sekarang semua,
17:52hampir semuanya mau ditutup.
17:53Honorer.
17:54jadi,
17:57mencari kerja pemerintah itu ada saja.
18:00Tapi jangan lupa,
18:01tiap tahun,
18:02sarjana yang baru
18:03kira-kira
18:04800 ribu
18:05seluruh Indonesia.
18:07Pemerintah
18:08kira-kira
18:10pegawai
18:12ISN
18:13pemerintah yang baru
18:14hanya
18:14100 ribu
18:15per tahun.
18:17Sarjana
18:18kira-kira
18:1825 ribu.
18:19jadi,
18:22apabila anda berminat
18:25jadi pemerintah,
18:27kemungkinannya
18:28di bawah
18:293%,
18:314% sahaja
18:32dari sarjana yang bisa
18:33jadi pemerintah
18:34pada
18:36di bawah saya.
18:40Jadi,
18:41tentunya harus mencari
18:42alternatif yang berbeda.
18:45Tapi sekali lagi
18:46saya ingin katakan,
18:47mencari kerja
18:48dan membuat kerja
18:49itu berbeda.
18:53Dalam hal ini
18:54tentu
18:55setiap wilayah
18:57berbeda-beda.
18:59Kalau dulu
18:59anak unhas,
19:02kalau tamat
19:02pada
19:03banyak
19:04yang pergi
19:05ke Jakarta,
19:06ke mana,
19:07di mana lain,
19:09banyak saya
19:10kasih korekomendasi
19:11kerjaan orang.
19:12Negara
19:13sekarang ini
19:14tentu
19:14masih ada
19:15tapi sangat kecil
19:16dibanding
19:17zaman dahulu.
19:20Sekarang
19:20bagaimana
19:21berusaha?
19:22Berusaha adalah
19:23tentu pilihan
19:24yang
19:24paling mungkin
19:26pada di bawah saya.
19:29Apabila
19:30kita berada
19:30di sini
19:31dan tentu
19:32di daerah lain
19:32Kroesi ini
19:36mempunyai
19:36kekayaan yang
19:37besar.
19:39Pertanian,
19:40peternakan,
19:41perkebunan,
19:44ada
19:45usaha
19:45tabang,
19:47ada
19:47usaha
19:48perdagangan,
19:49ada
19:49industri
19:50kecil,
19:52ada
19:52tentu
19:53juga
19:54usaha-usaha
19:54yang
19:56ada.
19:58Dunia
19:58berkembang.
20:01Dunia
20:01berkembang.
20:02daya beli
20:05masyarakat
20:06juga
20:06turun
20:06tapi
20:07bervariasi.
20:12Bervariasi.
20:15Tentu
20:15ada juga
20:15bisa
20:16di depan
20:16pendidikan
20:17jadi dosen
20:18tapi tentu
20:19membutuhkan
20:20juga
20:20derajat
20:21yang
20:22lebih tinggi.
20:24Dosen
20:24tidak diterima
20:25lagi kalau
20:25hanya sarjana
20:26dan itu
20:28lebih tinggi
20:28lainnya.
20:32Apa
20:32kemampuan
20:33kita di
20:33selatan
20:34dan di
20:35Sulawesi
20:35lah.
20:37Kemampuan
20:38alam
20:38yang kuat.
20:41Apa
20:41kebutuhan
20:42dunia
20:42ini
20:43yang
20:43besar.
20:45Kebutuhan
20:46akan
20:46makanan
20:47dan sumber
20:47daya
20:48yang
20:48besar.
20:48tidak pernah
20:52orang
20:52menurun
20:54membeli
20:55beras.
20:55Tidak pernah
20:56menurun
20:56membeli
20:57ikan.
20:57Tidak pernah
20:57menurun
20:58membeli
20:58sayur.
20:58Tidak pernah
20:59menurun
20:59membeli
20:59kopi
21:00dan teh.
21:02Itu
21:02kebutuhan
21:02pokok
21:03sudah.
21:05Karena itu
21:05maka
21:06tidak mampu
21:06banyak
21:07kemungkinan
21:07itu.
21:10Tentulah
21:10di sini
21:10bermacam-macam
21:11latar
21:12belakang.
21:14Bagi
21:14anak
21:15pertanian
21:15kembalilah
21:16ke daerah
21:17masih-masih
21:17mengembangkan
21:18kemampuan
21:20keluarga,
21:21kemampuan
21:21masyarakat
21:22di situ.
21:23Karena itu
21:23tidak mungkin
21:24ada berkeliaran
21:24di bekasar
21:25ini.
21:27Tanpa
21:27kerjaan.
21:31Sekarang
21:31di mana-mana
21:32di Indonesia
21:34ini banyak
21:34premanisme
21:35kriminal.
21:37Dia bukan
21:38berniat
21:38jadi
21:38preman.
21:40Tapi
21:40karena tidak
21:41ada pekerjaan
21:41maka menjadi
21:42preman.
21:45By
21:45pas
21:46ya.
21:47tentu
21:49kita tidak
21:49ingin
21:49seperti
21:50itu.
21:53Tadi
21:54yang
21:55di mana-mana
21:55pikirkan
21:56besok,
21:57hari ini
21:57dan besok
21:58ialah
21:58kreativitas.
22:01Melihat
22:01orang butuh
22:03apa
22:03negeri ini.
22:05Di mana-mana
22:06ada orang
22:07kopi.
22:08Berarti
22:08mereka butuh
22:10kopi.
22:11Harga kopi
22:12naik,
22:12harga coklat
22:13naik.
22:14Contohnya
22:14ketika
22:14ada
22:16kembali
22:17ke daerah
22:17di
22:18Surajaya,
22:18di
22:19Edrek,
22:19di
22:20Peropo.
22:22Coba
22:22bantu
22:23orang Tuhan
22:23mengamuk
22:24coklat.
22:24Coklat
22:25dibutuhkan
22:26lewasi,
22:26naik harganya
22:27seluruhnya.
22:29Kita
22:29kehabisan
22:29coklat.
22:30Orang
22:34sekarang
22:35di luar negeri
22:36butuh
22:38susu,
22:38bukan hanya
22:39sapi.
22:40Susu
22:40bisa dari
22:41kelelek,
22:42bisa dari
22:42jambu menter,
22:44bisa dari
22:45bermacam-macam.
22:47Bikirlah
22:47riset
22:47kecil-kecilan
22:48dengan teman
22:49anda.
22:50Bagaimana
22:50itu
22:51jambu menter
22:51menjadi susu
22:52contohnya
22:53atau menjual
22:54itu.
22:54Banyak
22:55hal yang
22:55bisa
22:56secara kreatif
22:57untuk itu.
22:58jangan
23:01kehilangan
23:02akal.
23:03Karena
23:03begitu kehilangan
23:04akal,
23:05anda akan
23:05menjadi
23:06kehilangan
23:07berfikir,
23:09kehilangan
23:10kemampuan.
23:11Mereka
23:12anda kreatif
23:12melihat
23:13masa datang
23:14memang
23:15tidak mudah.
23:18Pemerintah
23:19waktu
23:20zaman saya
23:20mulai,
23:21waktu
23:21apa?
23:23Kita
23:23semua
23:24melihat
23:26kecil
23:27bagaimana
23:28mereka
23:28bekerja.
23:29Karena
23:30itu
23:30berfikir
23:30kerit
23:31usaha
23:31rakyat.
23:32Untuk
23:32itu
23:32berengkapan
23:34kepada
23:34pengusaha
23:35anak-anak
23:36baru.
23:37Pergilah
23:37ke bank
23:38cari modal.
23:39Pasti
23:39anda berfikir
23:40dari mana
23:40modalnya.
23:42Pemerintah
23:42sudah menyiapkan
23:43120
23:44triliun
23:45usaha
23:46kerit
23:46rakyat.
23:47Kerit
23:47untuk
23:47pemula-pemula.
23:51Anda
23:51ajukan
23:51proposal.
23:52Jangan
23:52hanya
23:53proposal
23:53minta
23:53sumbangan.
23:55Karena
23:56kalau
23:56biasanya
23:57mahasiswa
23:57terlalu
23:58ada
23:58proposal
23:58minta
23:58sumbangan.
24:00Bikinlah
24:00proposal
24:00untuk
24:01bagaimana
24:01bekerja.
24:04Apa
24:04yang anda
24:05lakukan.
24:07Bagi
24:07yang putri
24:08juga
24:08seperti itu.
24:10Banyak
24:10sekarang
24:11anak-anak
24:12muda
24:13bikin
24:14kue,
24:14bikin
24:15apa,
24:15bikin
24:16jahitan.
24:16Macam-macam
24:17usaha
24:18yang
24:18bertebaran
24:19yang anda
24:20bisa contoh
24:21dan anda
24:21bisa lakukan
24:22secara
24:22bersama-sama.
24:23tanpa
24:25itu
24:25maka
24:26anda
24:26bisa
24:27tapi
24:28sekali lagi
24:29saya ingin
24:29semangat
24:30dan kerja
24:31keras.
24:32Anda
24:32boleh
24:33kerja
24:33keras
24:33tapi
24:33tanpa
24:34semangat.
24:34Anda
24:34bersemangat
24:35tapi
24:35tidak kerja
24:36juga
24:36tidak
24:36artinya.
24:39Dekat
24:40hari ini
24:40begitu
24:41anda
24:41ijazah
24:42sekali
24:43lagi
24:43simpan
24:44ijazah
24:44anda
24:44kasih plastik
24:46dan anda
24:47berfikir
24:48saya
24:48mau kerja
24:48apa.
24:49tidak
24:52ada kerja
24:53yang langsung
24:53hebat.
24:56Tidak
24:56ada
24:56bisnis yang
24:57langsung
24:57hebat.
24:58Semua
24:58mulai
24:59dari bawah.
25:00Seperti
25:00saya katakan
25:01tadi.
25:02Bagaimana
25:02orang-orang
25:02hebat.
25:04Lihat
25:04orang
25:04Cina
25:04yang
25:06kaya
25:07cuma ada
25:07sekolahnya.
25:08Sekarang
25:08baru
25:08sekolah
25:09anak-anaknya.
25:09Tapi
25:09yang dulu
25:10tidak
25:10ada
25:10sekolahnya.
25:11Tapi
25:12dia
25:12bisa
25:12maju
25:13dan
25:13anak-anaknya
25:13berkerja.
25:16Tentu
25:17banyak
25:17di sini
25:17yang
25:18bapaknya
25:19pedagang
25:20berusaha
25:21kecil
25:22dan besar.
25:23Bantulah
25:24orang tua.
25:26Sekarang
25:26yang bagi
25:27perusahaan
25:27kembali
25:28bantu
25:28orang tua
25:29mengembangkan
25:29usaha.
25:32Bantu
25:32orang yang
25:33punya
25:33tokoh
25:33mengembangkan
25:34tokohnya.
25:36Bantu
25:36penjual
25:37kain
25:39menambah
25:40menjadi
25:40baju.
25:43Bantu
25:43orang tua
25:44bergabunglah
25:45dalam
25:45kelompok
25:46itu.
25:47Itu yang
25:48paling
25:48gampang
25:48bagi
25:48orang
25:49yang
25:49mempunyai
25:49keluarga
25:50pengusaha.
25:53Sampai
25:53itu
25:53di bidang
25:56usaha
25:57memang
25:57ada
25:57persaingan.
26:00Prinsip
26:00pokok
26:01berusaha
26:01itulah
26:02persaingan
26:03yang lebih
26:04baik
26:04dan lebih
26:04murah.
26:06Karena itulah
26:07maka
26:07kita semua.
26:10Yang kedua
26:11ialah
26:11percaya diri
26:13atas
26:13kemampuan.
26:13saya
26:17berusaha
26:18berbagi
26:19usaha
26:19macam-macam.
26:21Tapi
26:21modalnya
26:22ialah
26:22kemampuan
26:23dan
26:23percaya diri.
26:26Pada
26:26saat
26:26orang
26:27kehidupan
26:27kekurangan
26:28listrik,
26:29kita bangun
26:29PLTA
26:30tanpa
26:30mengerti
26:31apa itu
26:31PLTA.
26:33Tapi
26:33belajar,
26:34belajar
26:35dan kita
26:35orang
26:36mengatakan
26:37minta orang
26:37yang tidak
26:38percaya diri.
26:39dan saya
26:41bangga
26:42bahwa
26:43insuruh yang
26:43paling banyak
26:44mengetahui
26:45dan bekerja
26:45di bidang listrik
26:46adalah anak
26:47teknik
26:47unhas.
26:49Paling banyak.
26:52Bekerja di sini,
26:54di Poso,
26:54di Toraja,
26:55di Sumatera,
26:56hampir semuanya
26:58anak unhas.
27:01Percadil.
27:02Mula-mula
27:02tidak percadil.
27:03Persahakan
27:04kau mesti belajar
27:04bagaimana caranya
27:05bikin listrik
27:06dan mampu
27:07untuk itu.
27:09Sama juga
27:11orang
27:12di sini,
27:13wah kalau
27:13bikin
27:14smelter
27:14untuk
27:15nikel
27:15harus orang
27:15Cina.
27:16Tidak.
27:17Kita lakukan
27:18di sini
27:18dengan kemampuan
27:19diri sendiri.
27:21Kita bangun
27:22di Palopo
27:23smelter
27:24yang sangat
27:24bagus.
27:26Empat unit.
27:28Invasinya
27:29teriunan.
27:31Dan mampu
27:32dilakukannya.
27:34Jangan
27:34tergantung
27:34kepada orang lain.
27:35Kalau
27:38anda
27:39naik
27:40pesawat
27:41pasti
27:41melalui
27:42jembatan
27:43pesawat.
27:45Dan anda
27:45lihat di situ
27:46pasti tertulis
27:47bukaka.
27:49Itu ada
27:49di seluruh
27:50Indonesia,
27:51di India,
27:52di Thailand,
27:52di Malaysia,
27:53di Singapura,
27:54even di Jepang.
27:56Semuanya
27:56dibikin oleh
27:58anak-anak
27:59isi Indonesia
28:00muda-muda.
28:01Dan bisa
28:01dilakukan.
28:02Percaya diri.
28:03sehingga
28:06tidak ada
28:07di Indonesia
28:07yang bikin
28:08selain
28:08bukaka.
28:09Bukaka itu
28:09kampung saya
28:10di Bone.
28:10Orang Bone pasti tahu
28:11itu namanya
28:12bukaka.
28:14Itulah
28:15ciri
28:16semangat
28:17atas
28:17kemampuan
28:18dan
28:18percaya diri.
28:19Dan anda
28:20bisa lakukan itu.
28:25Apa itu
28:26tanpa semangat.
28:28Jadi
28:28berapa sekalian
28:29saya tidak
28:30perpanjang.
28:30sempurna
28:33anda
28:34kita semua
28:35mengalami
28:36masa
28:37yang sulit
28:38pada tahun-tahun ini
28:39dan tahun yang terakhir.
28:41Negara
28:42ekonominya
28:44tidak sebaik dulu.
28:46Dunia juga
28:47begitu.
28:48Artinya
28:49banyak
28:50pihak
28:50banyak pengangguran
28:51dan sulit
28:52pengangguran kerja
28:53yang baru.
28:55Karena itulah
28:56maka
28:56ciptakanlah
28:57pengangguran kerja
28:58anda semua.
28:59Mulai yang kecil.
28:59semangat
29:00dan jujur.
29:02Anda
29:02kita bisa hidup
29:03lepas itu.
29:04Itulah
29:05kira-kira
29:05hal yang
29:07saya ingin
29:07sampaikan
29:08kepada anda semua.
29:09Kepada anakku semua.
29:12Sama
29:12dengan anda.
29:1458
29:14tahun
29:15saya diberi
29:17ijazah
29:17lunhas
29:18saat simpan
29:19ijazah saya
29:20dan saya
29:21memelaksanak
29:24meneruskan
29:24usaha keluarga
29:25dengan satu
29:26pegawai
29:26dan berjalan
29:27terus
29:27tengah
29:28langit
29:28dengan semangat
29:31percaya diri
29:32dan itulah
29:33yang kita sebut
29:34barani
29:34dan temacah
29:35dan anda semua
29:37surat temacah
29:37tinggal kemerdian
29:39dan agar diri.
29:40Terima kasih.
29:40Selamat
29:42Wabillahi Taufika
29:43Wabillahi Taufiq
29:43Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar