Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANADO, KOMPAS.TV - Berawal dari warung kopi sederhana yang berdiri tahun 2014 silam, kini Kedai Kopi Black Cup telah bertransformasi menjadi kedai kopi terkenal di kalangan pecinta kopi di Manado dan sekitarnya.

Selang satu dekade, gerainya sudah tersebar di enam titik di Kota Manado dan sekitarnya.

Dikenal karena kualitas rasa kopi yang konsisten, salah satu kedai kopi favorit warga Manado di bilangan Flamboyan ini selalu ramai dikunjungi berbagai kalangan penikmat kopi.

Hadir sebagai pemain lokal di bisnis UMKM kopi dengan brand "Black Cup", kedai kopi ini disebut-sebut pionir dalam pengelolaan warung kopi sederhana ala kafe bagi anak muda di Manado.

Kedai kopi ini dikelola dua anak muda, Nouval Rantung dan Rizal sebagai pemilik sekaligus pengelola UMKM kopi ini.

Pertama kali beroperasi tahun 2014 silam di sekitar Kampus Unsrat Manado, racikan kopi dari setiap seduhan tangan barista ternyata mampu memikat hati konsumen.

Salah satu rahasia kedai kopi ini mampu bertahan selama satu dekade ialah kopi disangrai sendiri menggunakan resep khusus, dengan pemilihan biji kopi berkualitas tinggi yang dipasok dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pengelola pun berupaya menjaga kepuasan pelanggan dengan menghadirkan berbagai varian minuman kopi serta pelengkap minuman non-kopi yang digemari pengunjung.

Kini pemilik terus berinovasi dan bertumbuh di tengah pesatnya persaingan rumah kopi saat ini, agar ke depan tak sekadar menjadi pemain lokal di industri kopi skala daerah, namun akan semakin dikenal di luar daerah.

Baca Juga Java & Ice, Kopi Arabika Diseduh Pakai Air Es Jadi Primadona Baru di Semarang! di https://www.kompas.tv/regional/594759/java-ice-kopi-arabika-diseduh-pakai-air-es-jadi-primadona-baru-di-semarang

#kopimanado #kopilokal #manado

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/595152/kisah-sukses-black-cup-kedai-kopi-lokal-manado-yang-bertahan-1-dekade
Transkrip
00:00Dikenal karena kualitas rasa kopi yang konsisten, salah satu kedai kopi favorit warga Manado di bilangan Jalan Flamboyan ini selalu ramai dikunjungi berbagai kalangan penikmat kopi.
00:14Hadir sebagai pemain lokal di bisnis UMKM Kopi dengan brand Black Up, kedai kopi ini disebut-sebut pioner dalam pengelolaan warung kopi sederhana ala cafe bagi anak muda di Manado.
00:25Kedai kopi ini dikelola dua orang muda Noval Rantung dan Risal sebagai pemilik segalgus pengelola.
00:33Pertama kali beroperasi tahun 2014 silam di sekitar kampus Unserat Manado, racikan kopi dari setiap seduhan tangan barista ternyata mampu memikat hati konsumen.
00:43Black Up sih kopinya enak, terus tempatnya juga nyaman, kesibuk.
00:50Kalau soal rasa kopi gimana?
00:51Untuk kopi Black Up saya lebih suka itu kepada Bon Bon, yang versi Bon Bon, dia itu beda sama kafe-kafe yang lain.
01:01Satu varian kopi yang umum namanya kopi susur, tapi semenjak Black Up di Flamboyan, empat tahun yang lalu mereka menciptakan satu varian yang baru namanya Bon Bon,
01:13ada yang panas dan ada yang dingin, tidak terlambah dengan tubuh.
01:20Salah satu rahasia kedai kopi ini mampu bertahan selama satu dekade ialah kopi di Sangrai sendiri menggunakan resep khusus dengan pemilihan biji kopi berkualitas tinggi yang dipasok dari berbagai wilayah di Indonesia.
01:35Pengelola pun berupaya menjaga kepuasan pelanggan dengan menghadirkan berbagai varian minuman kopi serta pelengkap minuman non-kopi yang digemari pengunjung.
01:44Sebenarnya memang di Black Up Coffee Resort sendiri memang jualannya kopi dan kita tidak jual makanan dan hanya pelengkap saja untuk kayak kue.
01:55Makanya untuk Black Up Flamboyan sendiri memang konsep tempatnya yang kecil dengan ruangan outdoor juga yang tidak besar yang menjadikan Black Up itu punya gaya sendiri, punya style sendiri yang mungkin membedakan di antara beberapa coffee shop lain yang ada di mana ada.
02:21Kini pemilik kedai kopi terus berinovasi dan bertumbuh di tengah pesatnya persaingan rumah kopi saat ini, agar ke depan tak sekedar menjadi pemain lokal di industri kopi skala daerah namun akan semakin dikenal di luar daerah.
Komentar

Dianjurkan