00:00Putri Oktaviani, Menteri Keuangan Sri Mulyani hari ini atau 23 Mei akan melantik pejabat Eselon 1.
00:07Dua pos yang menjuat adalah Direktur Jenderal alias Dirjen Pajak dan Direktur Bea Cukai.
00:17Kementerian Keuangan dikabarkan akan merombak susunan pejabat Eselon 1 di level Direktur Jenderal alias Dirjen.
00:23Hal ini dikonfirmasi dengan jadwal pelantikan pejabat Eselon 1 pada 23 Mei yang Kompas TV terima.
00:30Dua nama baru menjuat, Bimo Wijayanto yang merupakan alumni SM Atalera Nusantara akan menempati posisi Dirjen Pajak.
00:38Sedangkan, Letnan Jenderal Jakabudi Utama akan menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai.
00:43Sebelumnya, selasa 20 Mei Presiden Prabowo Subianto memanggil Bimo Wijayanto ke Istana Merdeka Jakarta.
00:49Bimo bilang, Presiden meminta ada hal yang harus dilakukan untuk mengamankan penerimaan negara dari sisi pajak dan bea cukai.
00:57Nanti sesuai dengan aran Menteri Keuangan, akan bergabung dengan Kementerian Keuangan, begitu juga dengan Lejen Jakab.
01:10Untuk pelantikan dan segala macam, menunggu aran dari Ibu Menteri Keuangan.
01:14Saya belum bisa memberikan ke publik, saya harus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan.
01:22Tapi memang ada beberapa hal yang diberikan arahan kuat oleh Bapak Presiden
01:28untuk melakukan hal-hal yang memang diperlukan untuk membuat martabat Direkturat Jenderal Pajak, Direkturat Jenderal Bea Cukai
01:40untuk bisa lebih kuat dalam mengamankan penerimaan negara.
01:47Selain Bimo, nama lain yang juga dipanggil Presiden adalah Lejen TNI Jaka Budi Utama
01:54yang disebut-sebut akan mengisi jabatan Dirjem Bea Cukai.
01:59Lejen Jaka merupakan hulusan Akademi Militer tahun 1990 dan berasal dari kecabangan infanteri.
02:06Lejen TNI Jaka Budi Utama pernah menjadi Kasdam 12 Tanjung Pura.
02:09Selanjutnya, menjabat Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Kemenko Polhukam dari 2021 sampai 2023.
02:17Ia juga pernah menjadi staf khusus Panglima TNI.
02:20Selanjutnya, menjadi Asintiat Panglima TNI, Irjen Kementerian Pertahanan,
02:24dan pada 18 Oktober 2024 menjadi Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara atau BIN.
02:29Pergantian posisi Dirjen di Kementerian Keuangan tentu menjadi perhatian publik.
02:33Tantangan terbesar, yaitu baik dari sisi penerimaan pajak dan pengawasan Bea Cukai.
02:38Tim Liputan Kompas TV
02:40Informasi terkini, Saudara, kita sapa jurnalis Kompas TV di kantor Kementerian Keuangan.
02:48Ada Renata Panggalo dan Juru Kamera, Hanil Rivellino.
02:51Selamat pagi, Renata. Jadi, pukul berapa pelantikan akan berlangsung dan siapa saja yang akan dilantik nanti?
02:56Ya, Okta dan juga Saudara, pelantikan akan digelar pada pukul 9.30 waktu Indonesia Barat.
03:05Dan sementara informasi yang kami terima memang lebih dari 20 pejabat pimpinan tinggi media
03:12atau SLN 1 di lingkungan Kementerian Keuangan ini akan dilantik langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani
03:18di Aulamesanin Kementerian Keuangan.
03:21Dari 20 lebih nama ini, Okta dan juga Saudara memang ada dua nama yang mencuat
03:27usai melakukan pertemuan di istana pada hari Selasa lalu.
03:31Yakni, yang pertama ada Bima Wijayanto yang akan menggantikan Suryo Utomo
03:35sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
03:38Sementara nama kedua adalah Letjen Jakabudi Utama
03:41yang akan menggantikan Askolani sebagai Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.
03:46Tentunya penunjukan dari pejabat tinggi SLN 1 ini tentunya juga khususnya
03:53dari dua nama yang mencuat diharapkan bisa mengoptimalkan penerimaan negara
03:57khususnya melihat kondisi ekonomi dan juga perlembatan khususnya pertumbuhan pajak
04:02di beberapa tahun terakhir ini. Okta.
04:04Oke, Renata. Jadi ada dua posisi Dirjen yang mencuat akan digantikan
04:08ya ini Dirjen Pajak dan juga di Bea Cukai.
04:11Lantas tantangan dan tugas apa sebetulnya yang menanti bagi dua posisi ini?
04:16Ya, secara umum Okta dan juga Saudara memang tugas utamanya ini adalah
04:21untuk mengamankan atau mengoptimalkan penerimaan negara.
04:25Tantangannya sendiri memang kita melihat adanya perlembatan ekonomi
04:29khususnya dari pertumbuhan pajak terhadap PDB
04:32yang dimana ini mengalami perlembatan dari beberapa tahun terakhir.
04:36Apabila kita mengulas profil masing-masing dua nama ini,
04:39Okta dan juga Saudara kalau kita lihat untuk Bimo Wijayanto
04:43yang akan mengisi Dirjen Pajak saat ini memang atau jabatan terakhir adalah
04:48Sekretaris Deputi Bidang Kerjasama Ekonomi dan Investasi di Kemenko Perekonomian.
04:53Dan Bimo ini memang sudah banyak ya begitu ya latar belakangnya
04:57mengisi beberapa posisi di pemerintahan.
05:00Dan saat ditanyakan apa saja yang menjadi tugas atau perhatian dari Presiden Prabowo Subianto
05:05ini ia diminta untuk memperbaiki sistem perpajakan
05:08dan meningkatkan penerimaan pajak.
05:11Tentunya ini juga untuk mendukung program-program prioritas
05:14dari Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
05:19Dan seperti yang saya katakan memang tantangannya ini adalah
05:22bagaimana kemudian menyelesaikan ini masalah dari rasio pajak
05:27yang terus menurut dari tiga tahun terakhir yang terdalam pada tahun 2024
05:31di angka 10,07%.
05:34Sementara untuk Jakabudi Utama yang nantinya akan mengisi posisi Direktur Jenderal Beya Cukai
05:41Kementerian Keuangan saat ini statusnya memang masih merupakan
05:44Lieutenant General TNI aktif.
05:47Dan posisi terakhirnya ini menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara
05:52sejak 18 Oktober 2024.
05:55Dan apabila kita melihat posisinya juga di pemerintahan
05:58ia sempat menjabat sebagai deputi bidang koordinasi politik
06:02dalam negeri Kemenko Polhukam pada tahun 2021 hingga tahun 2023.
06:08Meski posisinya atau jabatannya ataupun statusnya yang masih merupakan TNI aktif
06:13hingga saat ini memang Letjen Jaka belum memberikan keterangan
06:17apakah dirinya akan mengundurkan diri usai dilantik.
06:22Namun kalau kita melihat lebih dalam lagi profil dari Letjen Jaka ini
06:25memang ia merupakan salah satu orang yang cukup dekat dengan Presiden Prabowo
06:29dan yang menjadi menarik untuk disimak apakah nantinya dengan penunjukan dari Letjen Jaka ini
06:35bisa menyelesaikan keresahan Presiden Prabowo Subianto
06:39terkait dengan mengoptimalkan atau mengamankan penerimaan negara
06:42ataupun khususnya permasalahan di Letjen Beya Cukai
06:45karena kita tahu pengawasannya terkait dengan barang impor masyarakat
06:48dan juga transparansi pembayaran serta perhitungan bea masuk
06:52dan perdagangan ilegal yang saat ini juga masih terus disorot oleh masyarakat.
06:57Okta.
06:57Ada sejumlah tantangan yang menanti diantaranya adalah bagaimana tadi
07:01kondisi pelambatan ekonomi maupun juga meningkatkan rasio pajak
07:04dan juga penerimaan negara.
07:06Terima kasih Junaiz Kompas TV, Renata Panggalo dan Juru Kamera Hanil Rivelino.
07:09Selamat bertugas kembali.
Komentar