- 2 years ago
"Saksikan tayangan kami Official Youtube IDX Channel di Program Power Breakfast, Senin (10/06/2024) dengan Tema Saham Kalbe Farma Menguat 5 Hari Beruntun di Tengah Dugaan Fraud Emiten Farmasi BUMN".
Category
📺
TVTranscript
00:00Dan pada pagi hari ini Pemiarsa kita akan mengulas terkait dengan informasi seputar emiten farmasi BUMN yang terkena kasus dugaan fraud yang membuat harga sahamnya melemah cukup dalam Pemiarsa dalam satu minggu terakhir
00:15dan tentunya dilakukan pelapasan oleh pelaku pasar khususnya investor asing.
00:20Dan kita akan menyimak Pemiarsa beberapa informasi yang dinilai menjadi masalah utama terkait dengan dua emiten BUMN farmasi ini.
00:30Dapat kita saksikan bersama di layar televisi Pemiarsa, ini adalah sentimen-sentimen utama yang menjadi terjadi dugaan fraud di tengah kinerja saham Inap dan KF sahamnya yang tertekan.
00:45Ada beberapa aktivitas yang diduga menyebabkan Indofarma mengalami kerugian, yang pertama melakukan transaksi jual-beli fiktif, menempatkan dana deposito atas nama pribadi pada kooperasi simpan pinjam di Nusantara,
00:57melakukan kerjasama pengadaan alat kesehatan tanpa studi kelayakan dan penjualan tanpa analisa kemampuan keuangan customer, serta melakukan pinjaman online alias pinjol.
01:09Dan kita lihat dampaknya ya Pemiarsa ke kinerja harga sahamnya setelah dilakukan audit oleh BPK dan ditemukan adanya dugaan fraud.
01:18Indofarma atau Inap, Pemiarsa terpantau tertekan 10% pada Jumat kemarin dan dalam satu minggu terakhir sudah mengalami pelembahan 20%
01:28dan levelnya saat ini di 162 dari level tertinggi 6 bulan terakhir, jadi bisa dibandingkan ya level terkini dan tertinggi 6 bulan terakhir, yaitu 162 dan tertinggi 6 bulan terakhir itu di 725, pelembahan yang sudah cukup dalam ya.
01:43Kemudian ada Kimia Pharma atau KF turun 4% pada hari Jumat, kemudian dalam satu minggu mengalami tekanan 18,5% kalau diakumulasi ya.
01:54Kemudian berada di 595 untuk level terkini atau posisi harga terkini dari level tertinggi 6 bulan terakhir sempat di 1935.
02:05Ini akan menjadi topik utama kita pada pagi hari ini berbincang melalui video conference Pemiarsa bersama dengan narasumber kita ada Sulis Tina Primal Suci, Head of Investor Relations Mandiri Utama Sekuritas.
02:17Pak Sulis apa kabar?
02:20Ya, kabar baik Bapak Prisas, selamat pagi.
02:22Selamat pagi, terima kasih sudah bergabung pada pagi hari ini.
02:25Pak Sulis yang paling hangat ya pekan lalu adalah tentunya dugaan fraud dari dua emiten BUMN kita ini, farmasi BUMN.
02:34Bagaimana Anda melihat dampaknya ke sektor kesehatan begitu ya?
02:40Karena kalau kita lihat Kalbe Pharma justru kayaknya menjadi peluang nih di tengah pelembahan kedua emiten farmasi BUMN ini dan menguat 5 hari berturut-turut ada satu minggu penuh.
02:50Bagaimana tanggapan Anda?
02:53Oke, ya kalau dari sisi sektor farmasi yang BUMN yang memang untuk INAF dan juga KF ini adanya dugaan fraud itu cukup mengkhawatirkan karena memang menimbulkan kerugian.
03:05Bahkan dari sisi pemegang saham maupun dari sisi negara itu kerugiannya mencapai ratusan miliar gitu.
03:11Ini tentu menjadi fokus ya dari pelaku pasar makanya kenapa banyak yang melakukan aksi penjualan di saham INAF dan KF yang seperti tadi Mbak Prisa jelaskan
03:20itu penurunan harga sahamnya sudah cukup signifikan dari level tertingginya.
03:24Lalu bagaimana sih untuk rekomendasi ke KLBF?
03:27Apakah memang ada alihan ya dari investor beralih ke KLBF?
03:34Itu memang karena dari KLBF sendiri selain dari industri sektor farmasi lainnya,
03:42KLBF ini yang masih mencatatkan kenaikan laba di kuartal pertama di tahun 2024 ini.
03:48Terus juga dari KLBF ini menunjukkan adanya penguatan dari sisi cash gitu karena telah berhasil melakukan buyback senilai satu triliun rupiah gitu.
03:58Jadi ini yang menjadi penguatan untuk di KLBF sendiri gitu.
04:02Jadi dari sisi industri nya itu memang sedang tertekan beberapa saham-saham BUMN-nya
04:08tapi dari sisi masing-masing emitennya KLBF ini yang cukup kuat dari sisi kinerja keuangannya.
04:15Karena ada sentimen kinerja keuangan yang juga Anda katakan masih cukup kuat kemudian mencatatkan kinerja laba di kuartal 1 2024 ini ya?
04:25Betul.
04:26Dibandingkan yang lainnya makanya ini dijadikan momentum untuk melakukan pembelian di saham KLBF ya?
04:32Iya.
04:33Oke, dalam satu minggu terakhir netbuy asing mencapai 35,98 miliar rupiah di pasar reguler.
04:40Menguatnya itu sebenarnya sejak tanggal 3 ya, Senin sampai dengan Jumat ini kompak semuanya hijau di tengah
04:48INAF dan KF gitu ya yang justru turun terus 1.600.
04:55Bagaimana rekomendasi Anda untuk KLBFarma?
04:57Khawatirnya ini ada hanya euforia sesaat karena dua emiten farmasi BUMN lagi terkena kasus dan dilakukan penjualan masif
05:06sehingga hanya beralih sesaat ke KLB Anda melihatnya bagaimana?
05:10Meskipun tadi Anda bilang bahwa kinerjanya oke ya?
05:12Iya, betul. Jadi kalau untuk KLBF sendiri mungkin teman-teman investor bisa menganfaatkan untuk shorten terlebih dahulu ya
05:19karena kalau kita lihat kenaikannya juga sudah cukup signifikan seperti yang tadi Mbak Prisa sampaikan
05:23itu kenaikannya sudah dari pertengahan Mei lalu gitu dan kalau untuk melihat secara teknikalnya
05:28KLBF ini sudah tercapai area resisten MA200 gitu jadi untuk saat ini teman-teman yang mungkin punya dari harga bawah
05:36itu bisa mulai cicil taking profit karena dari segi tren ini KLBF masih bergerak dalam tren penurunannya
05:42dan selalu tertahan di area resisten MA200. Jadi untuk mementum dari penguatan kinerja
05:49lalu juga dari adanya sentimen negatif dari emiten satu industri nya itu bisa dimanfaatkan untuk short term terlebih dahulu Mbak.
05:56Untuk short term saja terlebih dahulu di Kalwe ya?
05:58Iya, betul.
06:00Baik, terkait dengan sentimen adanya dugaan fraud di emiten farmasi BUMN ini ada tidak peluang bagi yang belum memiliki?
06:07Mungkin menarik untuk melirik sama mana? Atau Anda merasa bahwa sebaiknya dihindari dulu mengingat juga tadi Anda bilang
06:13KLBF ini sudah harusnya mulai cicil profit taking, cicil jual?
06:18Iya, untuk saat ini untuk di sama-sama sektor farmasi ya gitu, terutama mungkin di INAP sama di KF itu coba dihindari terlebih dahulu ya
06:29mengingat ini sentimennya negatif gitu nanti akan berdampak pada penurunan harga saham lanjutan.
06:34Lalu mungkin untuk di sektor farmasi lainnya, teman-teman investor masih bisa melirik di sama-sama ini ya
06:40seperti di Sido terus juga atau di PEFA ya untuk trading pilihan teman-teman investor semuanya.
06:48Kalau untuk KLBF itu untuk short term selama masih belum break out level MA200 nya mungkin itu bisa taking profit terlebih dahulu.
06:56Oke, Sido kan juga sudah melambung 5 hari berturut-turut begitu ya, sama seperti KLB Farma tadi, PEFA agak-agak selang-seling
07:04Senin merah, Selasa hijau, Rabu merah, Kamisnya hijau, Jumatnya merah lagi.
07:11Pelong apa yang bisa dimanfaatkan di Sido dan PEFA kalau Anda katakan tadi KLB ini lebih ke trading aja?
07:18Oke, kalau untuk Sido sendiri ini masih cukup menarik karena kalau kita lihat sejak Februari lalu
07:25ini Sido ada terbentuk secara teknikalnya itu pola rally base rally dan juga kemarin itu berhasil break out resistan 735 nya.
07:35Jadi ini potensi untuk Sido lanjutkan rallynya dengan pola rally base rally untuk target ke 820 gitu.
07:42Jadi masih ada peluang sekitar kalau kita hitung berdasarkan persentase sampai dengan level 820
07:50itu peluangnya sekitar masih ada 8% dan 7-8%.
07:54Kalau untuk PEFA sendiri ini memang short termnya ada bentuk higher low dari Mbak Prisa.
07:59Jadi menariknya adalah ketika dia mampu break out 133, level 133 secara teknikal itu ada potensi untuk lanjutan.
08:07Jadi ini ada sinyal bullish ya, ini ada potensi untuk PEFA trading.
08:14Oke, trading karena ada sinyal bullish jangka pendek mungkin ya di PEFA dan juga tadi itu rekomendasinya untuk Sido.
08:21Kalau Anda tertarik menyimak peluang di salam-salam sektor kesehatan terkait dengan adanya sentimen negatif dugaan fraud tadi ya.
08:30Oke, Mbak Sulis nanti akan kita lanjutkan untuk rekomendasi salam pilihan dan juga kita akan menyaksikan nanti pembiarsa seremoni IPO
08:38dari PT Benteng Api Teknik TBK Live dari Manhole Bursa Efek Indonesia.
08:42Ustaz Jeda tetaplah bersama kami di segmen market buzz.
08:45Kembali berbincang bersama dengan Sulis Tina Primasuci, Head of Investor Relations Mandiri Utama Sekuritas.
08:51Mbak Sulis kalau kita lihat dari pembukaan perdagangan pada pagi hari ini indeks harga salam gabungan masih melemah ya.
08:56Tipis 0,2% di Rp6.884, tapi menyoroti ke pergerakan indeksnya nih bagaimana tanggapan Anda di Rp6.800-an saat ini?
09:08Oke, mungkin kita untuk melihat posisi IHSG ini memang masih terus melanjutkan pelemahannya setelah breakdown support Rp6.970.
09:17Untuk potensi terdekat mungkin IHSG akan menguji area gap yang terjadi pada bulan November nih Mbak Prisa.
09:24Itu ada di level sekitar gap yang terjadi di bulan November itu terdekat untuk menguji support area Rp6.800.
09:38Jadi untuk saat ini posisi IHSG masih potensi untuk terus melanjutkan pelemahannya.
09:42Oke, berarti dalam trend apa kalau saat ini?
09:46Dan kalau misalnya tembus ke gap, menutup gap di Rp6.800, IHSG dalam pola trend apa?
09:53Oke, untuk saat ini IHSG masih dalam trend bearish ya Mbak Prisa.
09:58Secara posisi masih belum ada sinyal untuk ada perubahan arah atau reversal dari bearish ke bullish.
10:05Jadi untuk saat ini IHSG masih dalam trend bearishnya.
10:08Dalam trend bearish ya?
10:10Iya.
10:10Oke, bukan satu week lagi tapi bearish ya?
10:14Iya, saat ini sudah confirm bearish sejak awal Maret lalu ya.
10:20Baik, itu dia ya analisisnya dari pergerakan indeks harga Samgabungan
10:25dan dalam satu minggu terakhir ini membukukan net sales Rp1,71 triliun di pasar reguler, pemirsa ya.
10:31Oke, kami sudah mendapatkan rekomendasi sama pilihan dari Mbak Sulis begitu ya.
10:37Seperti biasa ada empat, Anda merekomendasikan Sido SMGR Maha Telkom.
10:42Sido tadi kita sudah ulas, bagaimana dengan emiten-emiten lainnya? Silahkan.
10:46Oke, yang kedua itu ada di SMGR ya.
10:52Teman-teman investor mungkin bisa melihat dari posisi SMGR yang mana ini sudah turunnya cukup signifikan ya.
10:58Sejak keluarnya berita terkait keluar dari indeks MSGI, SMGR ini turun sampai dengan lebih dari 40%.
11:07Dan untuk saat ini SMGR sudah ada sinyal rebound sejak tanggal awal Juni lalu.
11:12Untuk posisi saat ini, ini potensi untuk swing karena berhasil untuk moving average periode 5 dan juga periode 20.
11:20Untuk terdekat target masih ke level Rp4.700 swing, jadi masih ada potensi upside.
11:26Sekitar kalau kita hitung masih ada potensi upside sekitar 15% dengan pembatasan resiko di level Rp3.800 untuk SMGR sendiri.
11:36Berarti jangka pendek saja ya, swing trading saja untuk SMGR ya?
11:41Support Rp3.800 atau stop loss di Rp3.800, target Rp4.700.
11:46Saat ini menguat 1,25% di Rp4.060. Masih ada peluang untuk buy kalau memang Anda tertarik untuk strategis swing tadi ya Mbak Suci ya?
11:56Betul sekali Mbak Suci.
11:58Oke, Maha?
12:00Oke, untuk Maha sendiri ini yang menarik adalah dari segi short term trendnya ya, itu ada dalam uptrend channelnya.
12:08Berhasil rebound pada posisi support Rp220, jadi untuk potensi terdekat itu ke level resistance Rp260 dengan pembatasan resiko jika breakdown di level Rp220.
12:20Jadi masih ada potensi upside, sekitar kalau kita hitung masih ada potensi upside mungkin sekitar 10% sampai dengan 14% untuk Maha.
12:29Oke, ada level cut loss Rp220, Rp260 sebagai target terdekat, buy untuk Maha ya?
12:37Telkom, kenapa telkom dari sekian banyak emittan blue chips?
12:43Oke, kenapa telkom yang pertama menariknya dia kalau dilihat dari sisi indikator dia mulai ada bentuk bullish divergent Mbak Brisa.
12:51Dari segi pergerakan indikatornya itu bergerak menguat, tapi dari segi pergerakan harga sahamnya melemah.
12:58Itu yang menjadi sinyal pembelian untuk di telkom dan juga untuk posisi saat ini meskipun melemah ya pada pembukaan perdagangan hari ini di sekitar minus 1%,
13:07tapi masih di atas support Rp3.000, jadi ini masih potensial untuk telkom untuk menutup gap terdekat itu area sekitar Rp3.310 sampai dengan Rp3.420.
13:19Rp3.310 sampai Rp3.420 itu untuk area gapnya, tapi untuk target trading terdekat ke level Rp3.200 terlebih dahulu.
13:28Rp3.200 terlebih dahulu, kemudian bisa ke level tadi ada pun stop loss di Rp3.000 ya?
13:35Iya, betul.
13:36Saat ini turun 1,31% di Rp3.010, jadi waspada untuk stop loss karena sudah menjelang level-level stop loss yang Anda berikan ya?
13:45Iya, betul.
13:46Telkom hari ini melemah, tapi masih direkomendasikan asal tidak turun di bawah level Rp3.000.
13:52Baik, ada Sido, SMGR, Maha dan juga Telkom.
13:55Tips investasi dari Mbak Sulis bagaimana nih di awal pekan? Kebanyakan kayaknya memang jangka pendek ya, trading jangka pendek dulu.
14:05Iya, betul. Karena tadi kita sudah bahas dari posisi IHSG ya, jadi kecenderungannya mungkin untuk short term, trading short term ataupun swing.
14:14Untuk teman-teman semua mungkin yang strategi yang lebih ke investasi dan juga long term itu bisa diperhatikan saham-saham yang memang dari segi kinerjanya masih mencatatkan pertumbuhan di kuartal pertama di tahun 2024.
14:26Dan juga kalau teman-teman perhatikan itu kan saham-saham perbankan itu sudah turunnya juga cukup signifikan ya.
14:32Dan juga kalau kita lihat penurunannya mulai terbatas dan bergerak sideways, jadi untuk teman-teman yang mungkin lebih ke long term atau investor itu bisa coba perhatikan saham-saham perbankan untuk dicicil pembelian.
14:43Jadi untuk investasi tipsnya ya, jadi tetap perhatikan dari segi fundamental dan juga tetap melihat untuk masuknya dari segi support dari sisi teknikalnya. Mungkin itu Mbak Prisa.
14:54Baik, dan sebelum kita akhirin kami informasikan Pemirsa Indeks Harga Saham Gabungan turun makin dalam di Rp6.873 turunnya 0,36% saat ini.
15:0524 poin Pemirsa ya, pukul 9 lebih 10 menit. Dengan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS juga melemah 0,59% di Rp16.274, kembali mendekati level-level terlemah pada pekan lalu atau level Rp16.300an.
15:23Kemudian pemirsa saham-saham yang menjadi penopang penguatan pada pagi hari ini adalah bulu chip seperti BBRI, kemudian BBCA yang naik 1,61%, saat ini BBRI stagnan, Bank Mandiri melemah, sementara BATR Pemirsa Benteng Api Teknik yang baru saja IPO naik 10%.
15:43Atau selengkapnya bisa kita simak juga di layar pemirsa terkait dengan update dari gainers dan juga losers based on value sampai dengan pukul 9 lebih 10 menit saat ini pemirsa ya.
15:54Itu dia pemirsa 10 emiten yang masuk dalam radar gainers dan juga losers. Dan tentunya ini masih akan terus mengalami perubahan sepanjang perdagangan sesi pertama.
16:06Mbak Sulis, sayang sekali waktu kita terbatas. Terima kasih untuk sharing informasinya pada segmen Market Bass kali ini. Sehat selalu untuk Anda.
16:14Ya, terima kasih Mbak Prisa. Sehat selalu. Selamat pagi.
Comments