00:00.
00:00Pemirsa Bank Indonesia
00:06meyakini stabilitas eksternal Indonesia
00:08tetap dan masih kuat di tengah
00:09gejolak ekonomi global
00:11akibat kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat.
00:14BI menyebut ada tiga hal
00:15yang membuat stabilitas eksternal Indonesia
00:17cukup baik, yaitu defisi transaksi
00:20berjalan yang rendah, transaksi
00:21modal dan keuangan yang tergolong
00:23baik dan cadangan devisa yang melimpah.
00:30Bank Indonesia meyakini stabilitas eksternal Indonesia
00:33tetap akan masih kuat
00:34di tengah gejolak ekonomi global
00:36akibat kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat.
00:40Hal tersebut diakui sebagai hal positif
00:42lantaran kondisi ekonomi dunia
00:44tengah berada di dalam ketidakpastian.
00:48Gubernur Bank Indonesia Peri Warjo
00:50menyebut setidaknya ada tiga hal
00:52yang membuat stabilitas eksternal Indonesia
00:55cukup baik,
00:56yaitu defisi transaksi berjalan yang rendah,
00:58transaksi modal dan keuangan
01:00yang tergolong baik
01:02dan cadangan defisa yang melimpah.
01:06Bank Indonesia memperkirakan posisi
01:08hingga akhir tahun defisi transaksi berjalan
01:11akan berada di rentang kisaran 0,5 hingga 1,3%
01:15terhadap produk domestik brutto.
01:18Perkiraan defisi transaksi berjalan ini
01:20dinilai masih dalam batas aman.
01:22Defisi yang kami perkirakan tadi
01:270,5 sampai 1,3% dari PDB
01:32defisi transaksi berjalan itu tergolong rendah.
01:36Ukuran-ukuran kami dan juga standar internasional
01:40kalau untuk negara-negara yang sedang membangun
01:44seperti Indonesia, emerging market, and developing country
01:48sepanjang defisi transaksi berjalan itu tidak lebih dari 3%,
01:53itu kategorinya stabilitas eksternalnya itu tetap kuat.
01:59Itu alasan yang pertama.
02:03BI juga meyakini akan terjadi aliran modal masuk
02:05dan penanaman modal asing ke Indonesia
02:08termasuk nama positif dari kebijakan defisa hasil ekspor
02:12pada komoditas sumber daya alam.
02:14Sementara itu hingga akhir Maret 2025,
02:17BI mencatat posisi jadangan defisa Indonesia
02:20masih lebih dari cukup
02:22yaitu 157,1 miliar dolar Amerika.
02:26Nilai tersebut setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor
02:30atau 6,5 bulan impor
02:32plus pembayaran utang luar negeri pemerintah.
02:36Dari Jakarta, Tim Liputan, IDX Channel
02:39di mana-lay greatness
02:41bukan passika
02:42sudah selesai
02:45di mana-étais misal
02:46di Indonesia
02:47yang pertama
02:49di mana-m branch
02:50kejahat
03:02comunic
03:03itu
Comments