00:00Bank Indonesia
00:05Bank Indonesia menilai banyak investor global yang keluar dari
00:09Ya, banyak investor global yang keluar dari emerging market
00:17atau negara berkembang seperti Indonesia
00:18lebih disebabkan tingginya tekanan global yang membuat risk appetite
00:22sehingga para investor global memilih memindahkan dana
00:25dan asetnya ke negara yang dianggap lebih aman
00:28seperti Eropa dan Jepang
00:30serta memindahkan aset-asetnya ke obligasi pemerintah dari Eropa, Jepang
00:34dan juga dalam bentuk emas
00:35Menurut Gubernur Bank Indonesia, Peri Warjo
00:38tingginya risk appetite dari para investor global
00:42juga mempengaruhi tekanan pada nilai tukar negara emerging market
00:47termasuk terhadap nilai tukar rupiah yang juga tinggi
00:51ditambah dengan kebijakan tarif resiprokal
00:54Amerika Serikat terhadap Indonesia dalam jangka pendek
00:57membuat sangat tingginya ketidakpastian
00:59atau premi risiko dari para pelaku investor global
01:03Meski demikian, Peri Warjo meyakini
01:05hasil negosiasi dan kejelasan dari kebijakan tarif resiprokal Amerika
01:09akan berdampak pada menurunnya risk appetite
01:12sehingga para investor akan kembali memindahkan
01:17dananya ke emerging market termasuk Indonesia
01:19sering dengan prospek ekonomi Indonesia yang cukup baik
01:22Kami meyakini tentu saja dengan semakin nanti negosiasi tarifnya
01:29maupun kejelasan-kejelasan dari kebijakan tarif dan juga dampaknya terhadap ekonomi
01:35baik Amerika, Cina maupun negara-negara lain
01:38risk appetite akan menurun
01:40sehingga investor global juga akan kembali ke Indonesia
01:44dengan imbal hasil yang menarik di Indonesia
01:48dan juga prospek ekonomi Indonesia yang cukup baik
01:54Terima kasih telah menonton!
Comments