- 2 years ago
"Saksikan tayangan kami Official Youtube IDX Channel di Program Power Breakfast, Jumat (22/03/2024) dengan Tema Analisis Saham Pilihan: MIDI, BRIS Hingga DMAS".
Category
📺
TVTranscript
00:00 Terima kasih sudah kembali Pemirsa dalam segmen market buzz dan kita tentunya masih akan melanjutkan perbincangan bersama dengan Mas Genci Putra Cahaya
00:07 dari FAC Sekuritas. Namun sebelumnya Pemirsa kami sampaikan rekomendasi saham pilihan yang kami rangkum dalam data grafis berikut ini.
00:16 Di antaranya Pemirsa ada saham midi direkomendasikan trading by dengan entry price Rp 422 hingga Rp 424 target price di Rp 510,
00:28 ada support di Rp 408, resistant di Rp 460. Kemudian ada breeze juga direkomendasikan trading by, MDKA trading by dan Demas trading by.
00:39 Untuk detailnya akan kita ulas bersama-sama. Mas Genci, di tengah beragam sentimen positif terkait The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat,
00:48 kemudian juga pengumuman dari pemenang Pilpres, kenapa Anda tertarik di midi?
00:54 Untuk midi memang pasti faktor utamanya adalah sentimen kebarangan.
01:02 Yang secara margan ini yang kita harapkan untuk penjualan dan performa yang ditemnya juga akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
01:10 Dan juga yang tadi saya sempat bahas adalah yang based on laporan keuangan juga tentunya,
01:18 ekspansi yang mereka lakukan melalui gradual auction contohnya itu juga cukup berhasil.
01:25 Kita jadi lebih sering melihat juga gitu kan. Jadi dua faktor itu, jadi ekspansi bisnis yang bagus dan juga faktor sentimen belum cuci.
01:34 Juga yang kalau kita lihat inflasi dalam negeri overall masih cukup terjaga sehingga daya beli masyarakat ini masih cukup baik lah.
01:44 Sehingga sangat-sangat linear dengan bidang bisnis dari emitternya sendiri.
01:51 Gitu buat saya.
01:52 Oke, midi. Ngomongin soal Ramadan kan beberapa yang sensitif Ramadan misalnya telekomunikasi, jalan tol itu tuh rata-rata udah naik.
02:01 Tapi midi kok dalam satu bulan terakhir malah turun 3,67%, tiga bulan juga kinerjanya masih turun.
02:08 Apakah karena Anda melihat harganya yang masih dibawa ini sebagai peluang atau seperti apa?
02:13 Agak-agak membuat saya skeptis.
02:15 Oke, nah betul pengembatan Mbak Prisa tepat sekali. Jadi memang beberapa saham yang sensitif terhadap bulan Cuci Ramadan
02:25 antara telekomunikasi, jalan tol itu secara teknikal kalau kita ngomong secara memang
02:31 justru waktu-waktunya untuk teman-teman bisa profit taking atau mungkin yang profit resikonya agak lebih moderate ke arah
02:39 tinggi sedikit itu mungkin bisa be-off-strength. Nah makanya saya coba cari kemarin yang secara valuasi pasti cukup murah
02:46 dan teknikalnya cukup bagus nih. Nah kalau dari sinyal-sinyal teknikalnya sendiri kurang lebih ada potensi
02:54 naiknya memang enggak banyak-banyak ke area-area. Tapi resistensinya di sekitar 4,60 dan kalau apabila bisa break
03:02 hopefully bisa ke area 500.
03:04 Oke, itu dia ya ada enterprise 422-424, target price 510 ya.
03:10 Kemudian support di 48, 408 dan resisten di 4,60. Jadi kalau saat ini di current price 420 masih adalah level buy ya?
03:21 Masih level buy, betul masih area buy.
03:24 Dari midi kita beralih ke banking, kenapa Anda lebih memilih BRICS di antara deretan samsam perbankan lainnya?
03:30 Oke, kalau kita perhatikan memang samsam perbankan ini cukup menarik. Ini pernah kena saya di satu minggu terakhir ini.
03:39 BRI itu asing juga kemarin juga sempat net foreign sale gitu seingat saya ada BMI dan BRI.
03:50 Mereka net foreign buy di Mandiri.
03:52 Nah valuasinya lagi-lagi saya balik ke valuasi yang cukup menarik kalau kita lihat
03:58 pas ke apil kasih ini ya stabilisasinya begitu ya kalau kita lihat dan ekspansi bisnis yang
04:06 cukup baik gitu. Nah ini peluangnya saya rasa ada di BRICS.
04:10 Di mana mereka, ini masih planning jadi kita patut tunggu ini akan terrealisasinya atau tidak dengan cara konsolidasi.
04:18 Itu dengan waktu itu sempat ada pembahasan dengan BCS Syariah dan juga Bank Mega Syariah.
04:23 Hopefully kalau memang ini terrealisasi begitu ya, bakal akan jadi sentiment positif untuk emiten sendiri.
04:29 Kedua untuk ekspansi bisnisnya Mbak Pisa, jadi sudah ke arah, maksudnya negara-negara tetangga seperti arah Saudi gitu.
04:38 Nah ini saya rasa jadi sentiment positif lagi untuk peace di tengah
04:42 the fact yang isu-isunya akan berlaku sehubungan dengan waktu dekat ini.
04:48 Ini kan agak berbeda dengan Midi tadi, kalau BRICS kita lihat masuk dalam kategori net foreign buy termasuk yang paling tinggi lah
04:54 20 terbesar mungkin BRICS kemarin juga masih membukukan net buy 10,8 miliar rupiah.
04:59 Dan kalau kita lihat tadi ya kami tampilkan tadi pergerakan secara teknikalnya tampaknya memang polanya pola uptrend
05:05 meskipun ya adalah koreksi-koreksi tentunya ya.
05:08 Mengapa agak ada perbedaan pola antara Midi dengan BRICS ketika Anda tadi lebih merekomendasikan Midi yang masih
05:15 harganya masih di bawah belum naik, ini kan BRICS sudah naiknya cukup signifikan juga dalam setiga bulan terakhir sudah 62,2 persen.
05:24 Nah kalau memang Midi sendiri sih ya, ini kan kalau kita lihat momentumnya momentum bulan segera Ramadan Mbak Pisa.
05:34 Maka itu saya coba cari yang secara teknikal ini
05:38 di titik area-area di bulan-bulan ini masih cukup bagus, maksudnya yang potensinya baru mau upside gitu
05:45 mau signal sale growth. Nah untuk BRICS sendiri, betul
05:50 untuk BRICS sendiri memang sejauh ini memang masih uptrend gitu, masih melanjutkan penaikan
05:56 cuma yang harus kita note adalah belum tembus MA20-nya.
06:01 Jadi harapannya masih ada secara teknikal saya ngomong untuk terus menguji level resistance-nya
06:08 resistance baru lagi sehingga dia bisa menyentuh ya let's say area-area 2800-2830 untuk target terdekat.
06:18 Baik, ada level buy 2670-2680 kemudian target price 2830 support 2300, resistant di 2750 ya untuk BRICS trading buy.
06:30 Oke, kita ke MDKA juga direkomendasikan trading buy dan saham ini kan juga melesat cukup signifikan
06:39 satu minggu terakhir 4% begitu ya, mungkin ada kaitannya dengan rencana private placement-nya bulan ini?
06:47 Iya, betul sekali memang rekomendasi saya sekali lagi dari teknikalnya cukup oke masih ada potensi
06:56 ini masih memang sudah lewat golden cross-nya tapi masih potensi upside gitu.
07:02 Nah untuk sentimen yang mendukung sendiri betul private placement-nya di penawarannya kalau misalnya di 20 Maret ini
07:10 itu sudah mulai yang tahap 1 jadi ya ini saya rasa jadi sentimen positif lah, habis itu pas ke pengumuman KPU ini juga
07:20 saya rasa teman-teman dari industri juga lebih tenang gitu, karena tadi sudah terukur asap yang terpilih
07:28 mereka sudah lihat tiap peluangnya di mana gitu Pak Priset.
07:32 Oke, kita tinggalkan terlebih dahulu yang masih ada satu tadi DEMAS, tapi update pembukaan perdagangan
07:39 sudah berlangsung pemirsa dimana IHSG dibuka turun. Update Yusha Ijeda tetaplah di segmen market mas.
07:46 Kita ke update pembukaan perdagangan waktu menunjukkan pukul 9 lebih 6 menit IHSG turun 0,11 persen pemirsa
07:53 dan sejak pembukaan memang dibuka turun dan saat ini sekitar 6 poin di 7.332 dan apakah sejalan dengan rupiah?
08:02 Rupiah masih menguat pemirsa 0,06 persen di 15.653 terhadap dolar AS.
08:09 Ada sedikit anomali di pembukaan antara rupiah dan IHSG. Berikut deretan saham yang menjadi top gainers
08:15 dan juga top losers based on value di menit-menit awal pembukaan perdagangan.
08:19 Ada MKAP yang terpantau pemirsa melemah 4,35 persen, BBYB turun 3 persen, Agro turun 6,34 persen, INTP 3 persen,
08:32 Gotu Stagnant, VC turun 2,5 persen, TPIA turun 1,33 persen, Gajah Tunggal turun 1,61 persen.
08:41 Top losers based on value ada BBCA yang turun 1,5 persen, BMTR turun 2 persen, DOOH turun 3 persen,
08:50 TINS juga turun pemirsa 3,5 persen, diikuti ACRA 1,5 persen, PSAB 1,5 persen dan beberapa saham lain termasuk
08:59 Jasa Marga juga ternyata profit taking turun 1,36 persen dan tentunya pergerakan yang saya bacakan ini masih terus akan
09:08 berfluktuasi pemirsa yang mengikuti perkembangan sesi pertama hari ini.
09:13 Kita lanjut mengenai saham pilihan terlebih dahulu, masih ada DEMAS tadi ya dari sektor properti, Mas Kenji silahkan.
09:20 Ya untuk DEMAS sendiri kalau ini kenapa menarik pertama valuasi harga tentunya masih cukup murah ya mungkin buat teman-teman yang
09:30 sudah persiapan belanja, persiapan menangannya masih sisa-sisa uang yang mau diarahkan ke investasi,
09:39 nah ini makanya saya cek ya valuasi yang masih cukup bersahabat gitu.
09:42 Untuk DEMAS kenapa cukup menarik?
09:45 Betul karena mereka ada target marketing di tahun 2024 ini kurang lebih 1,8%
09:51 Nah ini utama ini dari penjualan hal sektor industri
09:56 Nah tapi yang cukup menjadi pegangan gitu jadi mereka sudah diinfokan mereka punya pipeline sekitar 90 hektare
10:06 ini mayoritas ini untuk kebutuhan data center.
10:08 Nah kalau kita lihat kebutuhan data center di masa-masa sekarang ini juga lagi gincar-gincarnya gitu jadi
10:16 kalau mereka bisa ambil peluang lebih saya rasa ini bisa jadi sentimen positif.
10:20 Oke itu dia untuk DEMAS ya ada entry price 1,66 target price 1,79 support 1,55 resesan di 1,70
10:29 dimana DEMAS saat ini terpantau stagnan di 1,66 tapi berarti masih dalam level entry buy ya?
10:36 Betul sekali Pak Trisha.
10:38 Oke demikian sama pilihan ada DEMAS, MDKA, BRIS dan juga MIDIS sudah kita ulas satu per satu.
10:44 Sedikit mengenai Pegas ini,
10:46 Mas Kenji Pegas kemarin kan menguat signifikan hari ini terjadi aksi profit taking,
10:51 apakah karena faktor minyak mentah yang mempengaruhi gas atau seperti apa Anda melihat emiten satu ini?
10:58 Oke betul memang kalau dari minyak mentah sendiri juga komoditasnya cukup oke kalau kita lihat belakang ini
11:06 nah kalau saya lihat peluangnya dari Pegas ini juga cukup bagus gitu mendukung di tahun 2024
11:12 dimana pasokan gas melalui pipa ini memang mengalami defisit di beberapa daerah gitu
11:18 jadi sehingga Pegas dan juga ada satu emiten lagi itu dari PT SIRI itu juga kecipatan dari
11:27 isu yang ada saat ini.
11:30 Nah untuk secara fundamental sendiri untuk Pegas memang labanya itu terkhusus di tahun lalu
11:38 tapi itu kemungkinan besar karena kenaikan biaya operasional untuk distribusi dan maintenancenya
11:45 nah kemarin dari papanannya juga dikatakan bahwa memang sudah ada beberapa partner di tahun ini
11:52 untuk Pegas dan juga mereka kemungkinan akan dapat beberapa kontra kerja baru
11:57 nah ini yang saya rasa kita bisa harapkan dan juga jadi sektor pendorong utamanya untuk Pegas
12:04 kenapa cukup-cukup bagus gitu.
12:06 Kalau Pegas saya rasa kita bisa by on weakness dulu kalau di sekarang gitu karena secara teknikal memang
12:15 sudah di peak nih, sudah sedang uji resis gitu kalau turun ke area-area resis di level 1200 ke bawah itu
12:22 saya rasa kita sudah bisa masuk dulu.
12:24 Oke by on weakness ya, Anda tadi mengatakan bahwa non cyclical yang menjadi sektor utama sudah kita bahas juga
12:30 kemudian banking juga sudah ada yang mewakili tadi dari sampilian Anda
12:34 tapi komoditas nih kayaknya belum ada singkat saja, apakah Pegas tadi mungkin mewakili komoditas atau ada yang lain?
12:41 Pegas, karena saya lihat kalau coal, nickel memang lagi gak begitu bagus terdengar sekarang secara harga komoditas
12:49 baru mulai perbaikan sendiri gitu, kita harapkan soon bisa recover dan rally lanjut
12:55 untuk coal juga sebenarnya juga sudah ada sinyal-sinyal perbaikan dan demand-demand yang ada
13:01 tapi saya rasa stimulusnya belum cukup bagus gitu
13:04 jadi dari gas
13:06 untuk komoditas masih di naksir-naksir, dicermati dulu saja tapi belum untuk langsung diberlakukan pembelian ya?
13:13 Betul sekali, Mbak Gita
13:15 Singkat saja, terkait pengumuman dari pemenang pilpres ya Prabowo dan juga Gibran
13:21 adakah salam-salam terkait yang mungkin menarik dicermati atau apa yang masih ditunggu?
13:25 Oke, kalau saya rasa untuk pasar kemenangan memang ada euforia gitu dari beberapa emiten-emiten yang terlibat secara langsung
13:35 apakah tidak langsung gitu, tapi saya rasa kita harus lebih teliti lagi untuk menelah siapa potensial kabinet nanti
13:43 jadi menteri-menteri yang akan menjabat, utamanya menteri keuangan gitu karena
13:48 polisi-polisi atau kebijakan-kebijakan yang nanti juga akan jadi pator untuk kita dan industri juga
13:56 dimana kita bisa lebih mengarah, apakah nanti lebih ke properti, kayak untuk setimu di KN gitu
14:02 atau infrastruktur atau yang lain-lain gitu Mbak
14:04 Oke, kalaupun ada kenaikan sekarang yang mungkin riak-riaknya dianggap ada kaitannya begitu ya, lebih ke euforia
14:10 tapi kalau mau bicara investasi yang benar-benar fundamentalnya
14:13 kayak itu biasanya masih menunggu kepastian soal jajaran kabinet baru gitu ya
14:18 Betul Mbak Prisa
14:21 Thank you sudah join, sayang sekali waktu kita terbatas, sampai berjumpa kembali
14:25 Terima kasih Mbak Prisa
14:27 Terima kasih, demikian segmen marketbaz semoga bisa menjadi inspirasi pemirsa yang referensi untuk portofolio investasi Anda
14:34 lagi-lagi keputusan investasi kami kembalikan sepenuhnya ke tangan Anda
14:39 [suara pinter]
14:41 Terima kasih telah menonton!
Comments