Lewati ke pemutar
Lewatkan ke konten utama
Cari
Masuk
Tonton dalam layar penuh
Suka
Bookmark
Bagikan
Lebih lanjut
Tambahkan ke Daftar Putar
Laporan
Longsor Sapu Area Tambang Batu Giok, 162 Petambang Tewas
KompasTV
Ikuti
5 tahun yang lalu
MYANMAR, KOMPAS.TV - Bencana tanah longsor menerjang lokasi pertambangan batu giok di Kota Hpakant, negara bagian Kachin Myanmar.
Sebelum longsor menerjang, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur negara bagian Kachin Myanmar Utara.
Hujan deras yang berlangsung dalam durasi cukup lama ini, menjadi pemicu bencana longsor yang melanda wilayah pertambangan batu giok di Kota Hpakant.
Guyuran hujan menyebabkan lokasi pertambangan yang merupakan bukit pasir ini, perlahan tergerus air.
Meski dilanda hujan deras, ratusan petambang masih tetap menjalankan tugasnya untuk mencari batu giok di lokasi ini.
Aktivitas pertambangan batu giok ini juga turut melibatkan sejumlah alat berat.
Para petambang bekerja di lubang galian, tepatnya di tengah bukit pasir yang berada diatas kawah berair.
Hujan yang terus mengguyur wilayah itu, tak menyurutkan para petambang untuk rehat dan berhenti dari pekerjaannya sejenak.
Hujan yang terus mengguyur lokasi pertambangan menyebabkan tanah longsor menerjang wilayah pertambangan batu giok itu.
Longsor berupa gelombang lumpur dan batu menyapu area tambang batu giok.
Insiden ini terjadi saat para petambang masih bekerja.
Alhasil para petambang panik dan berhamburan berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke tempat yang lebih tinggi.
Tim penyelamat beserta relawan langsung dikerahkan ke lokasi.
Sejumlah korban ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan tim penyelamat gabungan.
Upaya penyelamatan dilakukan sepanjang hari, meski sempat terkendala hujan deras yang melanda wilayah itu.
Tim penyelamat bergotong royong mengangkat para korban dengan rakit dan tandu darurat.
Petugas telah menemukan setidaknya 162 korban tewas di lokasi longsor. Dan lebih dari 50 orang terluka.
Seluruh korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit setempat.
Kategori
🗞
Berita
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda
Dianjurkan
1:20
|
Selanjutnya
KPK Buka Peluang Periksa Istri Ridwan Kamil Terkait Kasus Korupsi Bank BJB, Sebut Perceraian Tak Pengaruh
Suaradotcom
3 hari yang lalu
1:23
Banjir Bandang Kembali Datang, 8 Warga Batu Busuak Sumbar dievakuasi Pakai Tali
Suaradotcom
3 hari yang lalu
2:31
[ceresart ke-1], pensilku dan gambaranku
Ceresa Metana
6 hari yang lalu
4:47
Bacaan Alkitab - Ketaatan mendatangkan berkat
Ceresa Metana
3 minggu yang lalu
2:32
Laba-laba pemburu atau laba-laba kepiting raksasa / Huntsman spider
Ceresa Metana
5 minggu yang lalu
2:52
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
SINDOnews
11 bulan yang lalu
2:26
Kompetisi Masak Galang 1,6 Miliar Rupiah untuk Bank Makanan
SINDOnews
11 bulan yang lalu
1:58
Mengenal Jet Tempur SU-34 Rusia yang Lolos Dari Serangan 3 Rudal Patriot AS
SINDOnews
1 tahun yang lalu
17:50
Usai Singgung Gus Yahya, Kiai Ubaidillah: Zaman Gus Dur Ada Tambang? Nggak Ada Ya
KompasTV
14 menit yang lalu
4:55
Jaksa Hulu Sungai Utara Tabrak Petugas hingga Kabur Saat OTT KPK di Kalsel
KompasTV
16 menit yang lalu
14:50
Atlet Sepak Takraw Tiba di Indonesia Usai Raih Perak di SEA Games 2025
KompasTV
17 menit yang lalu
3:31
Kapolri Tinjau Langsung Pengamanan Libur Nataru di Stasiun Tawang Semarang
KompasTV
26 menit yang lalu
0:38
Konvoi Sinterklas di Madrid Meriahkan Libur Natal | KOMPAS MALAM
KompasTV
30 menit yang lalu
1:12
Gunung Merapi Erupsi, Warga Diimbau Jauhi 5 Km Dari Puncak Gunung | KOMPAS MALAM
KompasTV
35 menit yang lalu
9:58
Antusias Warga Libur Nataru, Bandung dan Bali Dipadati Wisatawan | KOMPAS MALAM
KompasTV
36 menit yang lalu
1:03
Arus Lalu Lintas Puncak Bogor dan BandungJakarta Ramai Lancar | BERITA UTAMA
KompasTV
57 menit yang lalu
0:43
Petugas Damkar Jakut Evakuasi Ular 4 Meter di Atas Plafon | BERITA UTAMA
KompasTV
1 jam yang lalu
1:01
Berlakukan Sistem Buka Tutup, Jalur Jembatan Bailey Bireuen-Aceh Utara Macet | SAPA MALAM
KompasTV
2 jam yang lalu
0:50
Detik-Detik Penambang Pasir Terjebak di Tengah Sungai saat Banjir Lahar Semeru | KOMPAS MALAM
KompasTV
2 jam yang lalu
7:23
[FULL] Kapten Timnas Futsal Putra Cerita Usai Ukir Sejarah Raih Emas Sea Games 2025
KompasTV
2 jam yang lalu
2:09
Menegangkan! Momen Warga Terjebak di Tengah Sungai Kala Diterjang Lahar Dingin Semeru
KompasTV
2 jam yang lalu
7:26
Bupati Tegal Soal Kondisi Obyek Wisata Guci Pasca Diterjang Banjir Bandang
KompasTV
3 jam yang lalu
2:20
Kata Kapolres Pasca Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa: Saya Akui, Personel Saya Salah
KompasTV
3 jam yang lalu
4:26
Kondisi Tol Cikatama, Arus Kendaraan Ramai Lancar | SAPA MALAM
KompasTV
3 jam yang lalu
1:15
Pengungsian Jauh, Korban Banjir di Batu Busuak Kota Padang Bertahan di Ladang | SAPA MALAM
KompasTV
3 jam yang lalu
Jadilah yang pertama berkomentar