Unjuk rasa di Venezuela memprotes Presiden Nicolas Maduro semakin liar. Puluhan aparat menggunakan sepeda motor sambil membawa senapan berisi gas air mata, berusaha membubarkan demonstran di Caracas, Venezuela. Sebelumnya, polisi hanya menggunakan tameng saat membubarkan demonstran. Dalam unjuk rasa yang sudah berlangsung selama 60 hari ini, 2 pemimpin oposisi Venezuela terluka. Kelompok oposisi menyatakan mereka terluka setelah diserang oleh pasukan garda nasional tanpa sebab yang jelas.
Komentar