00:00Isu-isu begini jangan sampai ketum golkar hubungannya dengan Bapak Presiden bagaimana ya?
00:05Sorry.
00:07Jadi Pak Kup, urusan Maluku ini sungguh mati sih.
00:11Saya banyak cerita lah kira-kira begitu.
00:14Nah terkait dengan permintaan tentang sagu tadi Pak Sekjen tentang hilirisnya sagu di SBT,
00:20nanti pulang saya akan bikin masukan di PSN.
00:23Untuk kita dorong agar Provinsi Maluku menjadi bagian terpenting.
00:28Kita dorong.
00:30Ini hari ini empat menteri ya, empat ya.
00:34Itulah yang nanya kalau sama Gerindra Pak.
00:37Udah paten ini.
00:40Koalisi ini harus dibangun.
00:43Golkar itu gak pernah malu-malu.
00:45Kita bilang-bila perlu koalisinya koalisi permanen.
00:50Apalagi satu rumah beda kamar.
00:53Bagi Golkar, Pak Prabowo ini adalah alumni Golkar.
00:58Mantan anggota Dewan Pembina Partai Golkar.
01:02Kalau sudah ada orang Golkar disana, kita mau pikir apa lagi?
01:07Setuju gak?
01:10Sudah jadi Pak Hendrik.
01:12Pak Hendrik gak perlu ragu.
01:14Sudah Pak Hendrik.
01:15Saya lihat tadi Pak Hendrik ini kira-kira bilang Golkar ini gimana ya?
01:18Pak Hendrik tadi saya ditelepon oleh Bapak Presiden.
01:21Dia kirim salam untuk Pak Gubernur.
01:24Saya tadi, mohon maaf tadi saya gak keluar.
01:27Saya tadi terima telepon salam untuk Pak Gubernur.
01:31Dan kepada seluruh Bapak Ibu semua yang ada dalam ruangan ini.
01:36Nanti jangan sampai dibilang, wah ini isu-isu begini jangan sampai ketum Golkar.
01:43Hubungannya dengan Bapak Presiden bagaimana ya?
01:45Sorry.
01:48Bapak Ibu semua terkait dengan Blok Masela.
01:52Aku menceritakan juga Blok Masela ini.
01:55Blok Masela ini 28 tahun gak jalan-jalan.
01:59Saya dipanggil oleh Bapak Presiden Prabowo.
02:02Kau bisa selesaikan ini gak?
02:05Oh siap.
02:06Bisa Pak.
02:08Kalau tidak selesaikan.
02:10Kau kasih peringatan.
02:12Kalau melanggar aturan.
02:14Cabut.
02:15Itu perintah Bapak Presiden.
02:17Maka kemudian saya jalankan perintah itu.
02:19Kita kan anak-anak timur ini kan kalau disukasih perintah kan.
02:22Kalau bos kita berani apalagi kita kan kira-kira begitu.
02:25Kalau persoalan keberanian.
02:28Loyalitas.
02:29Dan totalitas.
02:30Jangan tanya anak-anak timur.
02:32Mereka sudah teruji.
02:34Kalau persoalan nyali.
02:36Jangan tanya anak-anak timur.
02:37Itu kita punya barang.
02:39Yang lain ini baru membelajar gertak.
02:41Kalau kita tanpa gertak.
02:43Kita lakukan duluan.
02:45Ini orang-orang ini baru membelajar gertak-gertak lagi.
02:49Barang apa jadi?
02:51Jadi Bapak Presiden itu sudah perintah saya.
02:54Untuk impact sini.
02:56Dan saya langsung panggil.
02:58Saya bilang kalau kau tidak jalankan.
03:00Saya cabut.
03:01Simple aja kok hidup itu.
03:04Tidak perlu sekolah tinggi-tinggi itu.
03:05Kalau untuk membuat orang cepat atau lambat.
03:08Persoalannya ada kemauan atau tidak.
03:11Konsisten atau tidak.
03:12Tulus atau tidak.
03:14Tipu-tipu atau tidak.
03:15Itu saja soalnya.
03:20Saya panggil.
03:22Impact-nya datang.
03:24Tak.
03:25Oke.
03:25Jalan.
03:26Itu investasinya 23 miliar USD.
03:301.500 mm Bapak Ibu semua.
03:33Gasnya.
03:35Dan saya sudah meminta kepada impact.
03:37Bahwa dari 150 mm.
03:41Kurang lebih sekitar ada 150 sampai.
03:44Sorry.
03:44Dari 1.500 mm.
03:45Ada sekitar 150 sampai 200 mm.
03:48Kita akan membangun industri hilirisasi di Provinsi Maluku.
03:55Supaya perputaran ekonominya jalan.
03:57Penciptaan lapangan pekerjaannya jalan.
03:59Dan untuk PIN-nya.
04:02Kita akan serahkan kepada pemerintah Provinsi.
04:04Dan pemerintah Kabupaten penghasil.
04:07Supaya kita langsung jalan.
04:09Termasuk dengan ganti rugi.
04:12Saya mohon maaf sebelum saya jadi Menteri SDM.
04:15Ganti rugi tahap pertama.
04:17Karena sudah diputuskan oleh pengadilan.
04:19Dengan harga yang menurut saya.
04:21Ya saya elus dada ajalah.
04:24Tapi untuk yang ini saya bilang tidak.
04:27Ini kampung leluhur-leluhur saya.
04:30Jangan membuat mereka menangis karena tindakan kita.
04:33Saya enggak mau.
04:35Maka saya meminta waktu itu kepada tim.
04:38Agar memberikan.
04:39Jangan ganti rugi.
04:40Ganti untung.
04:42Pak Gubernur putuskan.
04:43Sesuaikan dengan apa yang ada terjadi di sana.
04:46Pak Gubernur sudah putuskan.
04:48Bayangkan.
04:49Kalau mau tunggu orang lain.
04:50Kapan putus barang itu?
04:52Cuma karena ketum Golkar dan Gerinda aja.
04:54Jadi barang ini bisa jalan cepat gitu.
04:57Bakar sedikit.
04:58Bakar.
04:58Bakar.
04:59Ini bakar.
05:01Bakar.
05:01Ini kan.
05:02Nah Bapak Ibu semua itu menyangkut dengan BBM.
05:08Dengan apa namanya blok.
05:09Mas Ella.
05:10Saya juga kemarin diminta untuk dibula.
05:12Ada blok bula.
05:14Sempat macet itu.
05:16Saya cabut izinnya.
05:18Tapi yang ada minyaknya itu sebagian sudah dijual untuk membayar karyawan di sana.
05:24Saya udah cabut izinnya.
05:26Masih diolah-olah pula.
05:28Ada investor ini mau olah saya.
05:30Dalam hati saya ilmu tipu kau ini.
05:32Masa kau mau tipu kita lagi gitu loh.
05:35Kita kan ilmu tipu ini kan sebagian yang kita ciptakan.
05:39Masa kau mau pakai ilmu begini lagi.
05:41Jadi Pak Gop saya sudah cabut.
05:42Sudah wayam no unal ma'un itu.
05:44Kita cari investor baru.
05:46Jadi sekarang ini kita berpikirnya harus yang konstruktif.
05:50Yang cepat aja.
05:53Nah ketahanan pangan yang dilakukan oleh Pak Presiden.
05:57Bahwa Presiden Prabowo mempunyai program banyak hal.
06:02Termasuk diantaranya adalah Desa Nilayang.
06:07Nah ini bisa ditanyakan kepada Menteri Perikanan.
06:11Dan saya yakin pasti banyak juga di Maluku yang mendapatkan program-program ini.
06:16Bapak Ibu semua.
06:18Ini yang harus kita lakukan.
06:19Untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara.
06:23Golkar akan selalu garda terdepan bersama-sama dengan pemerintah.
06:29Tidak akan mungkin Golkar sebagai partai.
06:35Yang dalam sejarah panjangnya sudah sangat berpengalaman.
06:41Itu kemudian tidak memberikan kontribusi positifnya secara maksimal.
06:48Apalagi kita ini kan harus berkolaborasi dan bekerjasama secara baik.
06:59Cara baru nonton di Smart TV.
07:02Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
07:08Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
07:12Cari Kompas TV melalui pencarian.
07:15Pilih aplikasi lalu install.
07:18Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
07:23Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.