Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOGOR, KOMPAS.TV - Tangis histeris keluarga menyambut ketibaan jenazah Dini Hardiyanti dan sang anak di rumah duka, di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mereka adalah korban pembunuhan di Madiun, Jawa Timur, yang dilakukan sang suami siri.

Usai disemayamkan, jenazah kedua korban langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Sebelumnya, jenazah kedua korban diserahkan Polda Jawa Timur kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Penyerahan dilakukan usai hasil uji laboratorium forensik menunjukkan serpihan tulang yang ditemukan di rumah tersangka pembunuhan identik dengan keluarga korban.

Saat ini, polisi masih merampungkan berkas perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Polisi juga merencanakan rekonstruksi untuk mengungkap jelas rangkaian pembunuhan.

Baca Juga Jokowi Merasa Dihina Ucapan Roy Suryo di Sidang: 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu di https://www.kompas.tv/nasional/699912/jokowi-merasa-dihina-ucapan-roy-suryo-di-sidang-34-juta-orang-percaya-tuduhan-ijazah-palsu

#pembunuhan #madiun #jenazah #kriminal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699914/tangis-keluarga-iringi-kedatangan-jenazah-ibu-dan-anak-korban-pembunuhan-suami-siri-di-madiun
Transkrip
00:28TANGI SISTERIS KELUARGA
00:30Sebelumnya jenazah kedua korban diserahkan Polda Jawa Timur ke pihak keluarga di Rumah Sakit Bayangkara, Surabaya.
00:36Penyerahan dilakukan usai hasil uji laboratorium forensik menunjukkan serpian tulang yang ditemukan di rumah tersangka pembunuhan identik dengan keluarga korban.
01:24TANGI SISTERIS KELUARGA
01:27Dan hasilnya sudah jadi tanggal 30 bahwa betul tulang dengan pembanding dari ibu yang kita ambil adalah darah itu adalah
01:38identik.
01:40Jadi bisa dipastikan bahwa fragment tulang itu adalah fragment tulang bunyanya almarhum korban.
01:48Saat ini polisi masih merampokkan berkas perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
01:53Polisi juga merencanakan rekonstruksi untuk mengungkap jelas rangkaian pembunuhan.
01:58Tim Liputan Kompas TV, Bogor, Jawa Barat dan Surabaya, Jawa Timur

Dianjurkan