Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 28 menit yang lalu
Ötzi adalah manusia dari Zaman Tembaga yang tubuhnya terawetkan secara alami di dalam es Pegunungan Alpen selama lebih dari lima ribu tahun. Ditemukan pada tahun 1991 di jalur Ötztal, di perbatasan Italia dan Austria, Ötzi membawa pakaian kulit, sepatu rumput, kapak tembaga, busur, dan peralatan api yang membuka jendela langka menuju kehidupan manusia kuno. Video ini menelusuri bagaimana para peneliti membaca jejak serbuk sari, serat kain, dan logam untuk merekonstruksi perjalanan, makanan, dan teknologi pada masa itu. Dari tanda kecil di tubuhnya hingga kapak tembaga yang nyaris murni, setiap temuan mengubah cara kita memandang Zaman Tembaga. Kini Ötzi disimpan di museum khusus di Bolzano, Italia, dan terus menjadi salah satu penemuan arkeologi paling penting di dunia. Kita juga akan melihat mengapa es Alpen bisa mengawetkan pakaian dan perkakas selama ribuan tahun, serta apa yang masih diteliti para ilmuwan hingga sekarang. Tonton sampai akhir untuk memahami mengapa satu tubuh dari masa lalu masih bisa mengubah buku pelajaran hari ini.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Satu manusia zaman tembaga bertahan membeku di dalam es lebih lama daripada usia piramida tertua di Mesir.
00:06Pada bulan September 1991, dua pendaki menemukan tubuh itu di Oztal, di perbatasan Italia dan Austria.
00:14Tubuh itu kemudian dikenal sebagai Otzi, dari nama lembah Oztal tempat ia ditemukan.
00:19Para peneliti memperkirakan ia hidup sekitar 5.300 tahun yang lalu, jauh sebelum kota Roma berdiri.
00:24Dari tubuh itu, para peneliti membaca peta perjalanan, menu makan terakhir, dan peralatan yang dibawanya.
00:31Yang paling mengejutkan, es itu mengunci tas, pakaian, dan perkakasnya seperti lemari pendingin raksasa dari masa lalu.
00:38Awalnya, para pendaki mengira tubuh itu milik pendaki modern yang tersesat,
00:42tapi pakaian, kulit, sepatu rumput, dan kapak tembaga di sisinya tidak cocok dengan perlengkapan pendaki masa kini.
00:49Para peneliti memeriksa lapisan es dan bentuk perkakasnya, dan hasilnya mengubah seluruh dugaan awal mereka.
00:55Bagaimana mungkin manusia dari masa yang begitu jauh membawa kapak tembaga yang dibuat dengan teknik peleburan rumit?
01:02Dan kenapa tubuhnya bertahan nyaris utuh?
01:05Padahal, alpen terkenal dengan angin dan salju yang mencair setiap musim.
01:09Jawabannya tersembunyi di sebuah lekukan batu yang melindunginya dari angin,
01:13seperti ceruk kecil yang lupa disentuh musim selama ribuan tahun.
01:17Pakaian Otsi tersusun dari lapisan kulit dan rumput, seperti pakaian pendaki gunung masa kini.
01:23Sepatunya berlapis rumput kering di dalam, cara sederhana untuk menahan dingin di ketinggian.
01:28Di tubuhnya terdapat lebih dari 60, tanda kecil berbentuk garis dan salib sederhana.
01:34Tanda itu terletak di dekat persendian dan punggung bawah, tempat yang paling banyak bekerja saat berjalan.
01:39Para peneliti menduga tanda itu dibuat sengaja, seperti titik pijat untuk meredakan rasa tidak nyaman.
01:45Dan satu benda di sisinya mengubah segalanya, yaitu kapak tembaga dengan mata pisau yang nyaris murni.
01:51Kapak tembaga itu membuktikan manusia pada masa itu sudah menguasai peleburan logam yang rumit.
01:57Tembaga tidak bisa dipahat seperti batu.
01:59Ia harus dipanaskan sampai meleleh lalu dicetak dengan hati-hati.
02:03Itu artinya ada penambang, pembakar arang, dan pembuat perkakas yang bekerja dalam satu rantai panjang.
02:08Di tasnya, Odzi membawa busur yang belum selesai, anak panah, pisau batu api, dan peralatan api sederhana.
02:15Setiap benda itu punya fungsi dan tidak ada yang dibawa tanpa alasan.
02:19Para peneliti bahkan menemukan sisa makanan terakhirnya, yaitu daging, gandum, dan sayuran hijau.
02:25Serbuk sari di pakaiannya menunjukkan ia berjalan dari lembah rendah menuju jalur tinggi.
02:29Ia ditemukan di ketinggian sekitar 3.200 meter, di jalur sempit antara Italia dan Austria.
02:35Di ketinggian itu, suhu dingin bekerja seperti lemari es raksasa yang memperlambat kerusakan selama ribuan tahun.
02:42Para peneliti memakai pemindahan tiga dimensi dan analisis serat kain untuk membaca setiap jejak kecil itu.
02:48Satu serat rumput bisa menunjukkan musim, dan satu butir debu bisa menunjukkan arah perjalanan.
02:54Dan inilah yang mengubah pandangan kita, zaman tembaga bukan masa yang sederhana dan tertinggal.
03:00Kini, Otsi disimpan di museum khusus di Bolzano, Italia, dalam ruangan dingin yang meniru es pegunungan.
03:07Ribuan pengunjung datang setiap tahun untuk melihat manusia dari masa yang begitu jauh itu.
03:12Yang ia tinggalkan bukan sekadar tubuh, melainkan gambaran lengkap tentang cara manusia bertahan dan bepergian.
03:18Sebuah kapak dan sepasang sepatu ternyata bisa bercerita lebih jujur daripada banyak catatan tertulis.
03:23Dan setiap penemuan baru tentang Otsi masih bisa mengubah buku pelajaran yang kita baca hari ini.
03:29Kalau suatu saat kamu menemukan benda tua tersembunyi di balik es pegunungan,
03:33ingatlah Otsi pernah bercerita selama 5.000 tahun tanpa satu katapun.
03:38Terima kasih sudah menyimak sampai akhir.
03:40Perjalanan ini seru karena kamu ikut sampai ujung.
03:43Kalau tayangan ini bermanfaat, share ke teman yang suka kisah masa lalu.
03:47Tulis di komentar, benda bawaan Otsi, mana yang paling ingin kamu pelajari lebih jauh.
03:52Dan subscribe supaya kisah seperti ini selalu sampai kepadamu.
03:55Sampai jumpa lagi.

Dianjurkan