00:00Siang Pak Balin, saya Rian Pak dari Bisnis Indonesia masih tanya soal tadi pemangkasan ekspor gas ke Singapura.
00:08Ini kan 31 BBTU ya Pak, ini tuh dalam jangka waktunya apakah pemangkasan permanen atau dalam tempo beberapa waktu tertentu
00:16Pak?
00:16Kemudian kan ini tadi dari Natuna sama Sumatera ya dan nanti pasokannya katanya dialihkan untuk pembangkit di Batam ya Pak.
00:22Nah gimana sih memang pasokan gas untuk pembangkit di Batam dan Sumatera kemudian tadi Bapak juga menyinggung soal negara yang
00:28tidak saling menghargai ya.
00:30Memang tolak ukur tidak saling menghargai itu seperti apa Pak untuk Indonesia apakah dengan nanti menurut tolak ukur Bapak Singapura
00:36sudah menghargai apakah ekspor ini bakal dilanjutkan lagi atau malah?
00:40Gimana sih Pak ke depannya kayak itu? Terima kasih.
00:43Saya hari ini bicara sebagai Menteri SDM ya bukan sebagai Tunggolkar. Jadi harus straight berdasarkan aturan.
00:50Yang pertama saya mau sampaikan bahwa di dalam kontrak yang ada itu ada batas minimum yang harus disuplai.
01:02Oke.
01:05Dari apa yang terjadi ini kita belum melewati batas minimum.
01:09Belum ada.
01:10Jadi belum ada pelanggaran disitu.
01:13Belum ada ketidak patuhan kita atau belum ada langkah yang tidak menghargai kontrak.
01:23Terkecuali Pak Joko sudah memotong 90 persen atau 89 persen.
01:29Ini kan baru 8 persen.
01:31Jadi belum ada bos.
01:33Jadi saya nggak mau tanggapi hal yang belum ada ini.
01:35Jadi saya tidak mau berhalusinasi dengan orang lain gitu.
01:40Jangan orang punya kegelisahan terus saya tanggapi.
01:43Nggak bagus.
01:43Saya bukan ahli peramal orang ya.
01:46Satu.
01:47Yang kedua kita tahu bahwa kita sekarang kan ada beberapa sumur-sumur gas kita
01:52yang terjadi incline penurunan.
01:56Karena ada terjadi shutdown pemeliharaan.
01:58Nah karena terjadi pemeliharaan, maka saya harus memprioritaskan kepentingan dalam negeri.
02:05Ada dua disitu.
02:06Satu adalah urusan PLN.
02:10Yang kedua urusan industri.
02:12Karena industri kita kalau tidak kita supply,
02:16bagaimana bisa punya bahan baku dan berangkat meningkatkan nilai tambah hilirisasinya.
02:22Yang ketiga, apakah ini permanen atau tidak?
02:27Saya merasa belum ada perlenggaran kontrak.
02:30Jadi saya pikir itu dinamis aja lah mas.
02:33Ya.
02:33Silahkan yang lain.
02:35Ya Reza Pak dari Nikeasia.
02:37Tadi kan sempat disebut juga ya soal PLN atau pembangkit listrik tenaga nuklir.
02:42Ini apakah boleh didetailkan Pak?
02:44Gimana?
02:44Karena kan pekan lalu juga ada informasi akan dibangun di Halmahera juga.
02:48Dan ini disebutkan juga lokasi baru di Kepelawan Riau.
02:51Apakah sudah ada mitranya?
02:53Dan juga apakah sudah ada teknologi yang bakal dipakai ditentukannya?
02:57Seperti apa dan kapasitasnya berapa?
02:59Lalu terkait dengan pertalian dan solar mungkin untuk stok sampai dengan saat ini seperti apa?
03:06Untuk top up pertalian itu yang kapasitasnya berapa yang akan ditambahkan?
03:11Gitu aja sih Pak.
03:12Terima kasih.
03:13Yang pertama, menyangkut dengan nuklir.
03:17Ada beberapa tempat.
03:18Kita itu ada beberapa tempat.
03:20PLN nuklir yang akan di Halmahera itu, itu ala bekerja sama kalau tidak salah.
03:26Dalam kajian sekarang, masih dalam kajian, itu dengan Rusia.
03:30Ya.
03:31Terus ada beberapa juga lokasi di Kalimantan.
03:35Dan ada beberapa lokasi juga yang ada di Sumatera.
03:38Salah satu di antaranya adalah Kepri.
03:41Ini kita kaji dulu, kita sudah mempertimbangkan.
03:44Kalau sudah lolos FS-nya, baru kita lakukan.
03:49Ya.
03:50Untuk negaranya, negara yang punya kemampuan nuklir lah.
03:52Yang punya, yang sudah terujilah kira-kira begitu.
03:56Ya.
03:57Hanya itu aja kan?
03:59Hah?
04:01Kamu mau di mana? Di Batam atau di mana?
04:04Sudah saya ikut kau aja, yang penting lolos di FS.
04:06Saya suka itu kau punya statement itu.
04:09Om suka, om suka.
04:15Tulis, bilang ke lu.
04:18Dimungkinkan.
04:18Kalau memenuhi standar FS-nya,
04:21kenapa harus ragu?
04:23Jadi orang itu,
04:25bangsa kita ini nggak boleh
04:28diatur-atur sama negara lain.
04:30Wilayah-wilayah kita, kalau kita mau taruh di mana pun,
04:32selama memenuhi, kan apa urusan?
04:34Kenapa harus negara lain mau atur-atur kita?
04:37Ya.
04:38Ya.
04:40Selamat menikmati.
04:41Selamat menikmati.
04:44Selamat menikmati.
04:45Selamat menikmati.
04:47Selamat menikmati.
04:47Selamat menikmati.
04:48Selamat menikmati.