Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh nasional yang bergabung sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Hal ini disampaikan saat Sidang Kabinet Paripurna 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana pada Rabu (21/10/2026).

"Terima kasih tokoh-tokoh nasional yang bergabung di dewan pertimbangan presiden, ini kehormatan bagi saya," ujar Prabowo.

"Orang lihat ini aja, apalagi di TV di lihat di sana itu, ngeri, Itulah persatuan nasional," lanjut Prabowo.

#prabowo #wantimpres #istana

Baca Juga Eksklusif! 2 Tahun Prabowo-Gibran, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Beber Capaian & Tantangan Pendidikan di https://www.kompas.tv/nasional/697521/eksklusif-2-tahun-prabowo-gibran-mendikdasmen-abdul-mu-ti-beber-capaian-tantangan-pendidikan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697598/prabowo-ke-jajaran-wantimpres-banyak-tokoh-nasional-kalau-dilihat-ngeri
Transkrip
00:00Orang lihat ini aja, apalagi di TV dilihat ke sana itu, ngeri.
00:08Baik, saudara-saudara, demikian kita terima beberapa paparan.
00:16Saya ingin, saya kira memberi sedikit rangkuman.
00:23Yang pertama, kita perlu selalu memelihara arah kompas kita, kita menuju tujuan kita apa.
00:38Tujuan kita, saya tegaskan adalah agar kita bisa mengkonsolidasikan, mengamankan, menjaga, mengelola, dan meyakinkan bahwa kekayaan kita berada di tangan
01:06bangsa Indonesia.
01:08Yang selama ini kita mengetahui bahwa sebagian yang cukup besar dari kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia.
01:23Dan sampai sekarang pun usaha-usaha penyelundupan, usaha-usaha transfer pricing, under-invoicing berjalan.
01:35Kita terpaksa mengambil tindakan untuk survival kita sebagai bangsa.
01:42Untuk itu, saya telah melaporkan pada tanggal 20 Mei yang lalu, Hari Kebangkitan Nasional.
01:58Langkah kita yang saya raporkan ke MPR, di mana secara vokal seluruh fraksi menyetujui adalah
02:14bahwa kita akan menerapkan ekspor satu pintu melalui DSI, yaitu suatu perusahaan BUMN, PT dan antara sumber daya Indonesia
02:33yang akan monitor dan menyalurkan ekspor kita.
02:39Dan ini kita harapkan bisa mengamankan kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini.
02:49Saudara-saudara, apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita?
02:55Suasa pada pangan, dan antara, ekspor satu pintu, begitu banyak keberhasilan kita.
03:04Jadi saya minta jangan kita minder lagi.
03:07Kita, we are on the right track.
03:11MBG strategis, MBG vital.
03:15Banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG.
03:19Kita akui.
03:2113 orang sudah ditangkap tersangka.
03:25203 orang diperiksa Kejaksaan Agung.
03:28Sudah diberhentikan dengan tidak hormat 353 orang.
03:32Dalam proses diperiksa Inspektorat BGN, 2.600 orang.
03:37Jangan ragu-ragu, pecat, bersihkan, sampai bersih.
03:43MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita.
03:50Kemudian, Koperasi Desa Merah Putih, hari ini dilaporkan sudah operasional 10 ribu.
04:0010 ribu sudah operasional.
04:03Juga, langkah-langkah lain, perumahan, kita juga bedah rumah, kita paling besar saya kira 440 ribu rumah.
04:17Renovasi sekolah juga dalam 2 tahun kita sudah hampir 90 ribu sekolah yang kita renovasi.
04:26Saya terima kasih, Satgas Jembatan, Ketuanya Pak Maruli, terima kasih.
04:35Berhasil sekarang sudah mendekati 5 ribu jembatan.
04:42Dalam satu tahun bekerja, 5 ribu jembatan, kita sudah hubungkan 12 ribu desa lebih.
04:54Kita punya rencana besar, tapi kita sudah anggarkan 66 rumah sakit daerah, 22 sudah jadi.
05:07Sudara-sudara, sekarang juga kita bikin mal pelayanan publik juga dengan digitalisasi pemerintahan dan pelayanan khususnya untuk penyaluran bantuan sosial.
05:30Sudara-sudara, yang tadi kita alami di Bali, keterlambatan pasokan minyak.
05:41Bukan karena stoknya tidak ada, karena distribusinya.
05:44Jadi saya perintahkan Menteri ESDM, saya perintahkan Dirut Pertamina, saya perintahkan Danantara, kemudian BUMN-BUMN yang ada itu untuk meriksa
06:02lagi kontrak-kontrak itu.
06:04Saya kira itu dari saya, Sudara-sudara, sekali lagi, terima kasih atas bantuan Sudara-sudara, dukungan Sudara kepada saya.
06:14Terima kasih tokoh-tokoh nasional yang bergabung di Dewan Pertimbangan Presiden, ini kehormatan bagi saya.
06:26Begitu banyak tokoh-tokoh nasional, terima kasih.
06:29Jadi ada Pak Haril Tanjung, ada Pak Wiranto, ada Pak Hatta Rajasa, yang tidak kalah rambut putihnya.
06:45Orang lihat ini saja, apalagi di TV dilihat ke sana itu, ngeri.
06:53Itulah namanya, apa, persatuan nasional.
07:00Persatuan nasional.
07:02Jadi, pekerjaan banyak, tantangan banyak, kelemahan kita banyak, kerjasama.
07:10Kita atasi bersama.
07:12We have to work as a team.
07:15Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:36Terima kasih.
07:49Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan