00:00Seekor merpati dilepas di kota yang belum pernah ia datangi.
00:04Jaraknya 400 km dari rumahnya,
00:07tiga hari kemudian burung itu mendarat tepat di atap kandangnya.
00:11Ini bukan dongeng karena balapan merpati jarak jauh rutin menempuh hingga seribu kilometer
00:16dan sudah didokumentasikan peneliti selama puluhan tahun.
00:20Lalu bagaimana caranya? Padahal ia belum pernah melewati rute itu,
00:24hari ini kita bongkar lima kompas rahasia di tubuh seekor merpati.
00:30Padahal otaknya hanya sebesar kacang tanah,
00:32tapi ia menyimpan peta magnetik seluas ratusan kilometer.
00:37Selama puluhan tahun ilmuwan mengira merpati pulang hanya dengan menghafal jalan.
00:41Tapi sebuah percobaan sederhana meruntuhkan dugaan itu.
00:45Pada tahun 1970-an, William Keaton menempelkan magnet kecil di punggung merpati
00:52lalu melepaskannya saat langit berawan dan burung-burung itu tersesat tidak tahu arah.
00:57Para peneliti di Cornell University menyimpan sebuah magnet kecil sebesar kuku
01:02yang dulu ditempel di punggung seekor merpati
01:05dan magnet mungil itulah yang membuktikan merpati merasakan sesuatu yang tidak bisa dirasakan manusia.
01:12Padahal alatnya semurah magnet kulkas,
01:15tapi cukup membuat seekor merpati kehilangan arah.
01:18Jauh sebelum magnet itu, ada misteri lain yang lebih dulu membingungkan ilmuwan.
01:23Pada tahun 1950-an, Gustav Kramer lewat percobaan cerminnya
01:29membuktikan burung bisa menjadikan matahari sebagai kompas.
01:33Lalu Klaus Schmidt-Koenig menggeser jam biologis merpati beberapa jam lebih cepat
01:38dan merpati salah arah dengan sudut yang persis mengikuti pergeseran jamnya.
01:42Artinya merpati membaca matahari sekaligus mengoreksi posisinya dengan jam internal di tubuhnya.
01:50Seekor merpati pada dasarnya membawa jam matahari dan jam tangan sekaligus di dalam kepalanya.
01:57Kompas pertama merpati adalah medan magnet bumi.
02:00Kekuatannya hanya sekitar 1 perseratus dari magnet kulkas.
02:04Saking lemahnya, manusia tidak bisa merasakannya sama sekali,
02:07tapi merpati merasakannya dengan jelas.
02:10Di paru atas merpati ada butiran magnetitet,
02:14yaitu mineral besi yang bergetar mengikuti arah medan magnet.
02:17Di matanya ada protein bernama kriptokrom,
02:20yaitu protein peka, peka cahaya yang bereaksi terhadap medan magnet,
02:24sehingga merpati diduga bisa melihat medan magnet sebagai pola cahaya samar.
02:29Sudut medan magnet pun tidak sama di semua tempat.
02:330 derajat di Khatulistiwa, 90 derajat di Kutub.
02:36Perbedaan sudut itu memberi tahu merpati seberapa jauh ia dari utara atau selatan,
02:41persis seperti garis lintang pada peta.
02:45Saat langit berawan, kompas matahari mati,
02:48dan magnet kecil di punggung merpati mengacaukan satu-satunya kompas cadangan yang tersisa.
02:53Kompas kedua merpati justru ada di hidungnya.
02:56Pada tahun 1970-an, Floriano Papi menutup lubang hidung merpati dengan kapas
03:03selalu melepaskannya di tempat asing,
03:05dan merpati-merpati itu tidak bisa menentukan arah pulang.
03:09Artinya, merpati membaca peta dari bau.
03:13Di kandangnya, merpati belajar bahwa angin dari utara selalu membawa bau tertentu,
03:18misalnya bau laut atau bau hutan.
03:20Ketika dilepas di tempat asing,
03:22bau yang terbawa angin memberi tahu dari arah mana ia berada jika dihitung dari rumahnya.
03:28Hans Wallraff membuktikan hal yang sama di Jerman dengan hasil yang konsisten.
03:33Merpati tidak menghafal jalan pulang, ia menciumnya.
03:37Kompas ketiga merpati adalah matanya sendiri.
03:40Saat sudah dekat rumah, merpati beralih ke petunjuk visual
03:44dan mengenali sungai, jalan raya, serta bentuk bangunan.
03:47Tapi ada satu indera lagi yang paling misterius.
03:51Merpati bisa mendengar infrasonik, yaitu suara berfrekuensi di bawah 20 Hz.
03:56Terlalu rendah untuk didengar telinga manusia,
03:59tapi cukup jelas bagi merpati.
04:02Suara itu berasal dari deburan ombak samudera dan gesekan angin di pegunungan,
04:06lalu merambat hingga ratusan kilometer.
04:09Para peneliti menduga merpati memakai suara-suara raksasa ini
04:13sebagai rambu jalan di langit.
04:15Lalu bagaimana semua kompas ini bekerja sama tanpa saling bertabrakan?
04:20Otak merpati memadukan semuanya seperti ponselmu
04:23yang menggabungkan penunjuk lokasi, sinyal wifi, dan kompas menjadi satu titik biru.
04:29Sekor merpati pada dasarnya membawa lima indera navigasi dalam satu kepala.
04:35Para ilmuwan menyimpulkan navigasi merpati bekerja dalam dua langkah.
04:39Langkah pertama menentukan posisi, disinilah peta magnetik dan peta bau bekerja.
04:44Langkah kedua memilih arah, disinilah kompas matahari dan kompas magnetik mengambil alih.
04:50Seperti kamu yang membuka peta dulu untuk tahu posisimu baru menentukan blok kiri atau kanan.
04:56Merpati, balap bisa menempuh seribu kilometer dengan kecepatan rata-rata-rata 80 km per jam.
05:02Secepat mobil di jalan tol tanpa berhenti, tanpa bertanya arah pada siapapun.
05:07Dan sistem secanggih itu ternyata punya satu titik lemah yang justru dibuat oleh manusia.
05:14Ingat magne kecil dari Cornell University, benda mungil itulah yang membuktikan merpati merasakan medan magnet bumi.
05:22Dan justru disinilah kekhawatirannya.
05:24Medan magnet yang dibaca merpati sangat halus, sehingga mudah terganggu oleh kebaisingan elektromagnetik buatan manusia.
05:31Badai matahari yang kuat pernah membuat kawanan merpati balap tersesat massal.
05:37Menara pemancar dan kabel listrik tegangan tinggi juga diduga mengacaukan kompas mereka.
05:42Artinya teknologi yang memudahkan hidup manusia justru bisa membutakan lepas alami seekor burung.
05:48Merpati membuktikan navigasi presisi tidak butuh satelit, cukup indera yang peka, dan otak yang pandai memadukan sinyal.
05:56Sekor burung kecil baru saja mengajari manusia cara membaca planet ini tanpa satelit.
06:02Lain kali kamu melihat merpati bertengger di kabel listrik, ingatlah ada 5 kompas yang bekerja diam-diam di kepalanya yang
06:10kecil.
06:10Terima kasih sudah menyimak sampai akhir, semoga ada satu fakta yang menempel di kepalamu.
06:16Kalau video ini membuatmu kagum, tekan like dan bagikan ke temanmu.
06:21Tulis di komentar indera merpati mana yang paling membuatmu terkejut kompas matahari, kompas magnet, atau hidung pencium baunya.
06:29Jangan lupa subscribe biar tidak ketinggalan cerita berikutnya.
06:33Sampai jumpa di video selanjutnya.
06:36Sampai jumpa di video selanjutnya.