00:00Coba lihat pemandangan ini dengan teliti.
00:02Tanah merah muda, air biru pucat, dan garam putihih membentang sampai cakrawala.
00:07Kalau aku bilang ini ada di Mars, mungkin setengah dari kalian langsung percaya.
00:12Tapi ini Salar de Uyuni, Bolivia.
00:15Dan pemandangan seperti ini bukan cuma satu.
00:18Ada enam tempat di bumi yang kalau kamu lihat fotonya tanpa konteks,
00:23kamu pasti akan mengira itu di planet lain.
00:25Mari kita buktikan satu per satu.
00:28Sebenarnya kenapa bisa begitu?
00:30Jawabannya ada di cara kita memandang dunia.
00:33Otak kita terbiasa membaca pola visual yang akrab.
00:36Hijau berarti tumbuhan, biru berarti langit, atau air coklat berarti tanah biasa.
00:43Tapi ketika warna, bentuk, dan tekstur yang muncul justru kombinasi yang tidak pernah kita bayangkan,
00:49otak langsung memberi sinyal asing.
00:51Itulah yang terjadi di enam tempat ini.
00:53Warnanya terlalu jenuh, bentuknya terlalu aneh,
00:56skalanya terlalu besar untuk dipercaya.
00:59Dan yang paling menarik,
01:01semua tempat ini terbentuk melalui proses geologi yang sepenuhnya bisa dijelaskan secara ilmiah.
01:07Tapi justru karena penjelasannya begitu rinci,
01:10kita jadi makin sadar betapa sedikitnya yang kita pahami tentang planet kita sendiri.
01:16Salah satu tempat itu punya garam yang mencerminkan langit seperti cermin raksasa,
01:20dan setelah hujan, permukaannya berubah jadi dunia tanpa batas.
01:25Kita mulai dari yang paling terkenal.
01:28Salar de Uyuni di Bolivia adalah dataran garam terbesar di dunia,
01:32luasnya lebih dari 10.500 km persegi.
01:36Untuk gambaran, itu hampir seukuran negara Jamaika.
01:39Setelah hujan, tipisan air di atas permukaan garam mengubah seluruh dataran jadi cermin alami
01:46yang memantulkan langit tanpa batas.
01:48Disinilah foto-foto yang terlihat seperti di langit planet lain itu diambil.
01:53Lalu ada kelimutu, gunung berapi di Flores, Indonesia, yang punya tiga danau kawah.
01:59Tapi bukan sembarang danau,
02:01warnanya berubah-ubah dari biru tua, hijau, sampai merah darah,
02:05tergantung kondisi mineral di dalamnya.
02:07Beberapa tahun lalu, warnanya pernah berubah drastis dalam waktu singkat.
02:12Para ilmuwan menjelaskan bahwa perubahan warna terjadi
02:16karena reaksi kimia antara gas vulkanik dan mineral yang terlarut di dalam air.
02:21Tapi sampai sekarang, pola pastinya masih belum bisa diprediksi dengan akurat.
02:27Sekarang bayangkan padang pasir putih dengan kerucut-kerucut batuan kapur yang menjulang tinggi.
02:33Itu Taman Nasional White Desert di Mesir.
02:35Bentuk kerucutnya terbentuk dari batuan kapur yang terkikis angin selama ribuan tahun.
02:41Bayangkan angin sebagai pematung raksasa yang bekerja pelan-pelan,
02:45mengukir batuan keras jadi bentuk yang tidak biasa.
02:48Hasilnya, pemandangan yang terlihat seperti reruntuhan kota di planet lain.
02:52Lalu kita terbang ke Hawaii, ke pantai bernama Papakolea.
02:56Pasirnya hijau.
02:58Bukan hijau karena lumut atau tumbuhan,
03:01tapi hijau karena partikel mineral olivin.
03:04Ukuran butirannya sangat halus,
03:06warnanya begitu pekat,
03:07sampai orang yang pertama kali melihatnya langsung tidak percaya itu pasir sungguhan.
03:12Hanya ada tiga pantai di dunia yang punya pasir dengan warna semacam ini.
03:18Dan Papakolea adalah salah satunya.
03:21Lalu ada Zhangjiajie di Provinsi Hunan, China.
03:24Ratusan pilar batu pasir kuarsa menjulang setinggi hampir seribu meter dari dasar lembah.
03:30Kalau kamu berdiri di bawahnya,
03:32kamu akan merasa seperti semut di antara cerobong asap raksasa yang terbuat dari batu.
03:38Kabut yang sering menyelimuti lembah menambah kesan
03:41bahwa pilar-pilar ini melayang di udara.
03:44Film Avatar memakai formasi ini sebagai inspirasi untuk lanskapnya.
03:47Dan tempat terakhir yang kita bahas adalah
03:50Laguna, Colorado di Bolivia.
03:53Airnya merah darah.
03:55Bukan metafora, tapi warna yang sesungguhnya merah pekat
03:58karena pigment dari alga mikroskopis yang hidup di dalamnya.
04:02Di permukaan danau ini,
04:03kamu juga bisa melihat endapan garam putih yang mencolok
04:06dan ribuan flamingo yang berkumpul di tepiannya.
04:10Kombinasi warna merah, putih, dan merah muda flamingo
04:13menciptakan pemandangan yang benar-benar terasa seperti dari luar bumi.
04:18Jadi apa artinya semua ini?
04:20Bahwa planet yang kita tinggali sehari-hari ini
04:23yang kadang terasa biasa saja
04:25menyimpan pemandangan yang lebih aneh-aneh
04:28dari yang bisa dibayangkan penulis fiksi ilmiah manapun.
04:32Setiap warna jenuh yang kita lihat di enam tempat ini
04:34punya penjelasan ilmiah yang spesifik.
04:38Mulai dari konsentrasi mineral tertentu,
04:40reaksi kimia vulkanik,
04:42sampai proses pengikisan angin
04:44yang berlangsung selama ribuan tahun.
04:46Dan semua proses itu masih berlangsung sampai sekarang
04:49mengubah bentuk dan warna permukaan bumi secara perlahan.
04:53Yang paling membuatku berpikir adalah
04:56betapa banyaknya tempat semacam ini
04:57yang mungkin belum pernah kita lihat
04:59karena lokasinya yang terpencil.
05:02Lima tahun lalu, Laguna, Colorado
05:04hampir tidak dikenal di luar komunitas ilmiah.
05:07Sekarang fotonya sudah menghiasi
05:09sampul majalah sains dari berbagai negara.
05:13Pada akhirnya,
05:14yang membuat pemandangan-pemandangan ini
05:16begitu berkesan bukan cuma warnanya yang luar biasa
05:19atau skalanya yang tidak masuk akal.
05:21Tapi fakta bahwa semuanya ada di sini,
05:24di planet yang sama tempat kita bangun tidur setiap pagi.
05:28Kalau cerita ini membuatmu penasaran
05:30dan ingin melihat langsung seperti apa tempat-tempat ini,
05:34tekan like dulu
05:35dan tulis di komentar dari kenam tempat tadi
05:38mana yang paling ingin kamu kunjungi dan kenapa.
05:41Terima kasih sudah menonton sampai habis.
05:45Jangan lupa subscribe
05:46supaya kita bisa bertemu lagi di penjelajahan berikutnya.
05:50Sampai jumpa!