00:00Kenapa sekarang dilakukan kritik?
00:02Kenapa tidak saat-saat yang lalu?
00:04Karena banyak juga perusahaan,
00:06sebagian dimiliki oleh perusahaan yang didirikan di Singapura atau Malaysia.
00:09Jadi dari 98 kasus korporasi yang sedang kita dalami,
00:14ini ada keterlibatan pihak Asik.
00:19Mengkritik,
00:21apalagi secara terbuka di sosial media,
00:27apalagi juga melakukan ancaman secara terbuka,
00:32menurut saya tidak akan menghasilkan outcome yang baik.
00:38Baik dalam jangka pendek maupun jangka pendek.
00:41You need to treat them as an outcast in the region,
00:43bukan sangat Malaysia.
00:44Tetapi tekangan diplomatik daripada peringkat region ini sangat kuat.
00:48Kita bicara kebakaran hutan dan lahat.
00:52Apa yang disebut kahutlah.
00:55Singapura dan Malaysia melakukan kritik melalui para tokohnya.
01:01Padahal kita sudah memiliki framework
01:03ASEAN Agreement on Transboundary Haste Pollution
01:06yang diratifikasi atau ditanggatangani di Malaysia
01:09oleh 10 negara.
01:11Semua negara ASEAN sepakat dalam framework ASEAN.
01:14Apakah Singapura atau Malaysia memiliki playbook yang berbeda?
01:19Ataukah hanya untuk bicara secara politis untuk melayani konstituannya?
01:24Saya pikir ini tidak akan menghasilkan solusi yang baik.
01:28Kalau ingin ini ditangani, ayo kerjasama.
01:33Setiap negara menurut saya harus memiliki peralatan,
01:40harus memiliki teknologi, dan harus memiliki personil yang cukup.
01:44Kalau menangani human trafficking bisa, menangani terorisme bisa bersama,
01:49menangani perdagangan obat bias bisa bersama.
01:52Kenapa ini tidak?
01:53Kok tiba-tiba mengkritik secara terbuka?
01:56Kalau ada unsur kesengajaan,
01:58coba dicari bersama,
02:00bekerja sama.
02:02Ayo tangani bersama.
02:03Kalau ingin dikenakan sanksi secara fair dan optimal,
02:06kita duduk bareng.
02:07Jadi selesaikan.
02:08Karena banyak juga perusahaan,
02:10itu juga ada yang listrik,
02:12kemungkinan listrik di Singapura atau di Malaysia.
02:15Atau sebagian dimiliki oleh perusahaan yang didirikan di Singapura atau Malaysia.
02:19Kenapa sekarang dilakukan kritik?
02:22Kenapa tidak saat-saat enak?
02:24Bencana ekologi tidak semua bisa dihindar.
02:28Tapi yang penting adalah kita bekerja sama.
02:31Tidak perlu mengkritik.
02:32Tidak perlu saling melakukan hal-hal yang saling menghina.
02:36Karena ini framework-nya, framework ASEAN.
02:38Terima kasih.
02:39Saya Gengar Sosyuna.
03:18Cara baru nonton di Smart TV.
03:21Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
03:27Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:31Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:34Pilih aplikasi, lalu install.
03:37Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:42Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.