Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai di kawasan Pondok Cabe sudah dilakukan olah TKP dan penahanan terhadap tersangka Bharada A.R.

Kasus tewasnya Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai, yang ditembak juniornya telah dilakukan olah TKP pada hari Jumat (16/10/2026) lalu.

Tersangka sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti selongsong, senjata tajam, hingga barang pribadi milik tersangka.

Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terkait motif tersangka dan kondisi kejiwaan tersangka.

Lebih lengkap terkait kasus polisi ditembak polisi, kita bergabung dengan Jurnalis KompasTV, Jihan Jufry, dan Juru Kamera Vebry Jems dari Polda Metro Jaya.

Baca Juga Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Menko Polkam: Evaluasi Sistem Rekrutmen | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/696891/kasus-polisi-tembak-polisi-di-pondok-cabe-menko-polkam-evaluasi-sistem-rekrutmen-sapa-malam

#polisitembak #polisitewas #pondokcabe

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696952/polisi-tewas-ditembak-polisi-di-pondok-cabe-apa-motifnya-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita ke sorotan lain saudara kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Baratu Laurentius Valdo Fernandes Lewai
00:07di kawasan Pondok Cabe sudah dilakukan olah TKP dan penahanan terhadap tersangka Barada AR.
00:17Kasus tewasnya Baratu Laurentius Valdo Fernandes Lewai yang ditembak juniornya telah dilakukan olah TKP pada hari Jumat lalu.
00:25Tersangka sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Metrojaya dan polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti
00:33seperti selongsong, senjata tajam hingga barang pribadi milik tersangka.
00:39Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Metrojaya masih melakukan pendalaman terkait motif tersangka dan kondisi kejiwaan tersangka.
00:51Jumat ini sudah dilakukan olah TKP, penanganan serta penahanan terhadap tersangka.
01:01Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang, beberapa barang bukti,
01:05ada selongsong, ada senjata tajam dan barang-barang milik pribadi.
01:10Pastinya olah TKP sudah dilakukan, kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian untuk selalu mengupdate informasi ini.
01:18Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif,
01:25melihat situasi dan kondisi dari si pelaku.
01:29Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif,
01:33tetapi yang paling utama adalah penanganan Polri, kepolisian tidak memberi ruang pada personel yang melakukan pelanggaran
01:41ataupun kejahatan bahkan melakukan tindak pidana.
01:45Seorang polisi berpangkat Barada, tewas ditembak rekannya sesama polisi di Mako Direkturat Polisi Udara Baharkam Polri,
01:53Tangerang Selatan, Banten. Korban tewas ditembak.
02:05Peristiwa mencekam terjadi di Mako Polisi Udara Baharkam, Tangerang Selatan.
02:10Seorang polisi berada satu, Laurentius Valdo Fernandes Lewai,
02:14tewas, diduga, dianiaya rekan sesama polisi.
02:18Kuasa hukum menyebut ada empat proyektil peluruh bersarang di kepala korban.
02:23Selain itu, ditemukan luka akibat senjata tajam.
02:27Namun tim kuasa hukum masih menunggu penjelasan polisi soal duduk perkara kasus ini.
02:32Semua penjelasan seperti apa yang sudah dilakukan oleh tim penyidik, belum kami dapat.
02:39Hanya dari dokumen-dokumen yang secara informasi kami proles sendiri,
02:44misalnya senjata yang digunakan, keadaan korban ketika dibawa ke rumah sakit,
02:50jam berapa kejadiannya, tapi kan harus dituangkan dalam BAP.
02:56Tetap diminta menunggu di sini, mudah-mudahan tim penyidik bisa menjelaskan dari BAP dengan tersangka,
03:04karena sampai saat ini kan hanya satu.
03:09Menko Polkam, Dudung Abdurrahman mengaku masih mencari informasi soal penyebab polisi tembak polisi ini.
03:15Ada masalah-masalah pribadi, harus laporlah kepada atasannya,
03:21ya kepada pimpinannya, jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak terkontrol,
03:27yang akhirnya seperti itu.
03:40Kasus polisi tewas ditembak polisi terjadi di bako polisi udara Pondok Cabai Tangerang Selatan,
03:46Jumat 16 Oktober pagi.
03:49Tersangka kini diperiksa di Subdit Jatan Rastit Raskrimung Polda Metro Jaya.
03:54Polisi didesak mengusut kasus secara transparan.
03:58Tim Liputan Kompas TV
04:03Lebih lengkap terkait kasus polisi ditembak polisi,
04:06kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV,
04:08Jihan Jufri dan jurkamera Febri James dari Polda Metro Jaya.
04:12Selamat siang, Jihan.
04:14Bagaimana penyidikan kasus polisi ditembak polisi ini?
04:17Apakah saat ini sudah ada titik terang mengenai peristiwa ini,
04:20termasuk motif dari pelaku?
04:25Ya Imran dan juga saudara,
04:27sampai dengan saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Barada AR,
04:35yakni pelaku penembakan terhadap rekannya Baratu Faldo,
04:40yang mana memang penembakan tersebut terjadi di hari Jumat 16 Oktober lalu,
04:47dan memang ini dilakukan di Mako Polairut Pondok Cabe, Tanggerang Selatan.
04:53Tadi pagi dari Kabit Humas Polda Metro Jaya,
04:56ini sudah menyampaikan keterangan ataupun update begitu ya,
05:00terkait dengan kasusnya,
05:01yakni untuk pelaku ini sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif,
05:07kemudian sejumlah barang bukti juga sedang diperiksa,
05:11ataupun juga sudah diamankan,
05:13yakni barang bukti tersebut ini meliputi beberapa selongsong peluru,
05:19kemudian ada juga senjata tajam,
05:21dan juga barang pribadi milik dari pelaku.
05:25Kemudian olah TKP ini sudah dilakukan tepat di hari Jumat lalu,
05:30di tanggal 16 Oktober,
05:32dan memang kalau kita berbicara terkait motifnya,
05:36motifnya masih dilakukan pemeriksaan.
05:43Sedang dilakukan pemeriksaan psikologi yang melibatkan dokter psikiatri
05:50untuk memastikan kondisi mental dari tersangka begitu ya,
05:56dan memang kalau kita melihat kasusnya ini ada dugaan bullying,
06:02dan ini juga disampaikan langsung oleh kuasa hukum dari pihak keluarga korban,
06:08yakni Petrus Balapationa ini mengatakan bahwa ada dugaan bullying yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku.
06:22Dan memang sampai dengan saat ini pemeriksaan yang sedang dilakukan adalah pemeriksaan psikiatri,
06:28dan memang olah TKP juga masih kita tunggu begitu ya hasilnya,
06:32dan memang sampai dengan saat ini pastinya kami masih menunggu update ataupun hasil dari olah TKP
06:37yang harusnya akan segera diliris oleh pihak Polda Metro Jaya.
06:42Baik, pemeriksaan telah dilakukan, olah TKP juga telah dilakukan,
06:45termasuk dengan barang bukti yang diamankan lalu.
06:48Jihan, apakah juga Anda mendapatkan informasi selain dari pelaku,
06:51yakni Barada AR, ada pihak lain juga yang terus dipriksa atau dimintai keterangan?
07:00Ya Imron, tentunya pastinya ini ada pihak lain yang sedang ataupun dilakukan pendalaman oleh pihak Polda Metro Jaya,
07:10namun kalau mengacu dari pernyataan Kabit Humas Polda Metro Jaya ini masih memohon waktu begitu ya,
07:19maka dari itu mari kita nantikan bersama informasi lebih lanjut siapa saja yang dilakukan pemeriksaan dari kasus ini,
07:28maka dari itu memang masih kami nantikan sampai dengan saat ini, Imron.
07:32Baik, pemeriksaan terhadap pelaku yang di Barada AR masih terus dilakukan secara intensif,
07:36sementara itu barang bukti berupa senjata tajam dan barang bukti milik pelaku juga sudah diamankan.
07:41Terima kasih.
07:42Jurnalis Kompas TV, Jian Jufri dan Febri Jens melaporkan dari Polda Metro Jaya.

Dianjurkan