00:00Kita ke sorotan lain saudara kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Baratu Laurentius Valdo Fernandes Lewai
00:07di kawasan Pondok Cabe sudah dilakukan olah TKP dan penahanan terhadap tersangka Barada AR.
00:17Kasus tewasnya Baratu Laurentius Valdo Fernandes Lewai yang ditembak juniornya telah dilakukan olah TKP pada hari Jumat lalu.
00:25Tersangka sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Metrojaya dan polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti
00:33seperti selongsong, senjata tajam hingga barang pribadi milik tersangka.
00:39Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Metrojaya masih melakukan pendalaman terkait motif tersangka dan kondisi kejiwaan tersangka.
00:51Jumat ini sudah dilakukan olah TKP, penanganan serta penahanan terhadap tersangka.
01:01Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang, beberapa barang bukti,
01:05ada selongsong, ada senjata tajam dan barang-barang milik pribadi.
01:10Pastinya olah TKP sudah dilakukan, kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian untuk selalu mengupdate informasi ini.
01:18Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif,
01:25melihat situasi dan kondisi dari si pelaku.
01:29Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif,
01:33tetapi yang paling utama adalah penanganan Polri, kepolisian tidak memberi ruang pada personel yang melakukan pelanggaran
01:41ataupun kejahatan bahkan melakukan tindak pidana.
01:45Seorang polisi berpangkat Barada, tewas ditembak rekannya sesama polisi di Mako Direkturat Polisi Udara Baharkam Polri,
01:53Tangerang Selatan, Banten. Korban tewas ditembak.
02:05Peristiwa mencekam terjadi di Mako Polisi Udara Baharkam, Tangerang Selatan.
02:10Seorang polisi berada satu, Laurentius Valdo Fernandes Lewai,
02:14tewas, diduga, dianiaya rekan sesama polisi.
02:18Kuasa hukum menyebut ada empat proyektil peluruh bersarang di kepala korban.
02:23Selain itu, ditemukan luka akibat senjata tajam.
02:27Namun tim kuasa hukum masih menunggu penjelasan polisi soal duduk perkara kasus ini.
02:32Semua penjelasan seperti apa yang sudah dilakukan oleh tim penyidik, belum kami dapat.
02:39Hanya dari dokumen-dokumen yang secara informasi kami proles sendiri,
02:44misalnya senjata yang digunakan, keadaan korban ketika dibawa ke rumah sakit,
02:50jam berapa kejadiannya, tapi kan harus dituangkan dalam BAP.
02:56Tetap diminta menunggu di sini, mudah-mudahan tim penyidik bisa menjelaskan dari BAP dengan tersangka,
03:04karena sampai saat ini kan hanya satu.
03:09Menko Polkam, Dudung Abdurrahman mengaku masih mencari informasi soal penyebab polisi tembak polisi ini.
03:15Ada masalah-masalah pribadi, harus laporlah kepada atasannya,
03:21ya kepada pimpinannya, jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak terkontrol,
03:27yang akhirnya seperti itu.
03:40Kasus polisi tewas ditembak polisi terjadi di bako polisi udara Pondok Cabai Tangerang Selatan,
03:46Jumat 16 Oktober pagi.
03:49Tersangka kini diperiksa di Subdit Jatan Rastit Raskrimung Polda Metro Jaya.
03:54Polisi didesak mengusut kasus secara transparan.
03:58Tim Liputan Kompas TV
04:03Lebih lengkap terkait kasus polisi ditembak polisi,
04:06kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV,
04:08Jihan Jufri dan jurkamera Febri James dari Polda Metro Jaya.
04:12Selamat siang, Jihan.
04:14Bagaimana penyidikan kasus polisi ditembak polisi ini?
04:17Apakah saat ini sudah ada titik terang mengenai peristiwa ini,
04:20termasuk motif dari pelaku?
04:25Ya Imran dan juga saudara,
04:27sampai dengan saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Barada AR,
04:35yakni pelaku penembakan terhadap rekannya Baratu Faldo,
04:40yang mana memang penembakan tersebut terjadi di hari Jumat 16 Oktober lalu,
04:47dan memang ini dilakukan di Mako Polairut Pondok Cabe, Tanggerang Selatan.
04:53Tadi pagi dari Kabit Humas Polda Metro Jaya,
04:56ini sudah menyampaikan keterangan ataupun update begitu ya,
05:00terkait dengan kasusnya,
05:01yakni untuk pelaku ini sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif,
05:07kemudian sejumlah barang bukti juga sedang diperiksa,
05:11ataupun juga sudah diamankan,
05:13yakni barang bukti tersebut ini meliputi beberapa selongsong peluru,
05:19kemudian ada juga senjata tajam,
05:21dan juga barang pribadi milik dari pelaku.
05:25Kemudian olah TKP ini sudah dilakukan tepat di hari Jumat lalu,
05:30di tanggal 16 Oktober,
05:32dan memang kalau kita berbicara terkait motifnya,
05:36motifnya masih dilakukan pemeriksaan.
05:43Sedang dilakukan pemeriksaan psikologi yang melibatkan dokter psikiatri
05:50untuk memastikan kondisi mental dari tersangka begitu ya,
05:56dan memang kalau kita melihat kasusnya ini ada dugaan bullying,
06:02dan ini juga disampaikan langsung oleh kuasa hukum dari pihak keluarga korban,
06:08yakni Petrus Balapationa ini mengatakan bahwa ada dugaan bullying yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku.
06:22Dan memang sampai dengan saat ini pemeriksaan yang sedang dilakukan adalah pemeriksaan psikiatri,
06:28dan memang olah TKP juga masih kita tunggu begitu ya hasilnya,
06:32dan memang sampai dengan saat ini pastinya kami masih menunggu update ataupun hasil dari olah TKP
06:37yang harusnya akan segera diliris oleh pihak Polda Metro Jaya.
06:42Baik, pemeriksaan telah dilakukan, olah TKP juga telah dilakukan,
06:45termasuk dengan barang bukti yang diamankan lalu.
06:48Jihan, apakah juga Anda mendapatkan informasi selain dari pelaku,
06:51yakni Barada AR, ada pihak lain juga yang terus dipriksa atau dimintai keterangan?
07:00Ya Imron, tentunya pastinya ini ada pihak lain yang sedang ataupun dilakukan pendalaman oleh pihak Polda Metro Jaya,
07:10namun kalau mengacu dari pernyataan Kabit Humas Polda Metro Jaya ini masih memohon waktu begitu ya,
07:19maka dari itu mari kita nantikan bersama informasi lebih lanjut siapa saja yang dilakukan pemeriksaan dari kasus ini,
07:28maka dari itu memang masih kami nantikan sampai dengan saat ini, Imron.
07:32Baik, pemeriksaan terhadap pelaku yang di Barada AR masih terus dilakukan secara intensif,
07:36sementara itu barang bukti berupa senjata tajam dan barang bukti milik pelaku juga sudah diamankan.
07:41Terima kasih.
07:42Jurnalis Kompas TV, Jian Jufri dan Febri Jens melaporkan dari Polda Metro Jaya.