Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Aksi unjuk rasa di Prancis diwarnai penjarahan dan perusakan sejumlah toko di Lyon dan Montpellier. Massa dilaporkan memasuki toko di kawasan bisnis Montpellier dengan merusak jendela.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan akan menindak tegas aksi kekerasan dan penjarahan. Sementara itu, Perdana Menteri Prancis Sbastien Lecornu mengecam perusakan bangunan publik yang terjadi di tengah kerusuhan.

Lecornu menyebut sebanyak 1.200 orang telah ditangkap terkait kerusuhan tersebut.

#prancis #demo #jarah #pmprancis

Baca Juga [FULL] Presiden Macron Soal Demo hingga Ricuh Mencekam di Prancis: Kita Marah & Malu di https://www.kompas.tv/internasional/696798/full-presiden-macron-soal-demo-hingga-ricuh-mencekam-di-prancis-kita-marah-malu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/696823/rusuh-aksi-demo-prancis-toko-dijarah-dan-bangunan-publik-dirusak-kompas-pagi
Transkrip
00:00Aksi unjuk rasa di Perancis juga diwarnai aksi penjarahan.
00:04Sejumlah kelompok menjarah dan merusak sejumlah toko di kawasan Lyon, Perancis.
00:10Aksi penjarahan juga terjadi di kawasan bisnis di kota Manpellier, Perancis.
00:16Masa memasuki toko dengan merusak jendela.
00:20Presiden Perancis Emmanuel Macron menegaskan akan menindak tegas aksi kekerasan dan penjarahan yang terjadi.
00:32Aksi penjarahan juga terjadi di kawasan bisnis di kota Manpellier, Perancis.
00:37Di mana Perdana Menteri Perancis, Sébastien Le Connu, mengecam perusahaan terhadap bangunan publik di Perancis.
00:46Ia menyebut 1.200 orang telah ditangkap terkait kerusuhan ini.
01:00tidak bisa dikong .
01:01Masa akan dipanggungan terkait akan dikongan daripunan di kawasan jenuh kenju.
01:05Padaan, terkaitan pada strikit pabat, karena kita akan dikongan secara.
01:10Padaan kami menghadap undangan terkaitan.
01:14Sele�belah mendapatkan j?,
01:15Padaan saya juga tidak akan menangkan mengganggu kekuasaan ini.
01:18Terima kasih.

Dianjurkan