Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Tim para panahan Indonesia menjalani latihan perdana di Okazaki Chuo Sogo Park, Jepang, Kamis (15/10/2026), sebagai persiapan menghadapi Asian Para Games 2026. Suhu dingin dan karakter angin di arena menjadi tantangan bagi para atlet untuk beradaptasi.

Suhu di lokasi latihan berkisar 16 hingga 20 derajat Celsius. Sebelum berlatih, para atlet mendapatkan waktu istirahat sehari penuh setelah tiba untuk memulihkan kondisi dan beradaptasi dengan suhu di Jepang.

Dari sembilan nomor yang diikuti, Indonesia menargetkan dua tiket final, yakni men's individual compound dan men's doubles recurve. Para atlet juga harus memperhitungkan arah angin yang dapat memengaruhi arah anak panah.

Meski menghadapi tantangan cuaca, tim para panahan Indonesia tetap optimistis. Fokus dan konsistensi teknik menjadi kunci untuk mengamankan tiket final sekaligus membuka peluang meraih medali emas.

#parapanahan #asianparagames2026 #indonesia #olahraga #nagoya #kompastv

Baca Juga Menilik Persiapan dan Latihan Atlet Indonesia Jelang Asian Para Games 2026 | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/olahraga/696069/menilik-persiapan-dan-latihan-atlet-indonesia-jelang-asian-para-games-2026-kompas-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696287/tim-para-panahan-indonesia-hadapi-angin-jepang-demi-dua-tiket-final-asian-para-games-kompas-pagi
Transkrip
00:00Tiupan angin dan suhu dingin menjadi tantangan bagi tim para panahan Indonesia dalam latihan perdana di Nagoya, Jepang.
00:07Meski demikian, tim merah putih tetap membidik dua final di ASEAN Paragames 2026.
00:18Tim para panahan Indonesia menjalani latihan perdana di Okazaki Chuo Sogo Park, Kamis 15 Oktober 2026.
00:27Sebelum turun ke lapangan, para atlet mendapatkan waktu istirahat sehari penuh setelah tiba.
00:33Untuk memulihkan kondisi sekaligus beradaptasi dengan suhu di Jepang.
00:39Suhu di lokasi latihan berkisar antara 16 hingga 20 derajat Celcius, lebih rendah dibandingkan rata-rata suhu di Indonesia pada
00:47waktu yang sama.
00:48Dari sembilan nomor yang diikuti, Indonesia menargetkan dua tiket final.
00:53Target ini diarahkan pada nomor men's individual compound, serta men's doubles recurve.
00:59Kita melihat tadi pagi mungkin suhunya di 16 sampai 20, dan kalau di Indonesia itu jam segitu mungkin suhunya sudah
01:07di 23 sampai 25.
01:09Tapi teman-teman tadi beradaptasi dengan cepat, terutama Ken Swagumilang, Arief Firman Syah, dan Kolidin, serta Setiawan itu tadi adaptasinya
01:17sangat cepat di venue-venue latihan maupun pertandingan.
01:21Tapi target kita masuk dua final dari sembilan nomor yang kami pertandingkan.
01:27Di nomor apa, Kak?
01:27Insya Allah nanti di nomor men's individual compound dan doubles men's recurve.
01:33Men's individual compound itu di Ken Swagumilang, dan double men's recurve itu di Setiawan dan Kolidin.
01:41Selain menghadapi suhu dingin, para atlet juga harus beradaptasi dengan karakter angin di arena pertandingan.
01:47Meski terlihat tipis dan sulit terbaca, angin dapat mempengaruhi arah anak panah.
01:54Untuk perkenaan kita itu karena benar-benar akhirnya tipis, tapi berpengaruh sangat jelas untuk perkenaan kita.
02:00Jadi kayak harus lebih sabar lagi untuk membidik dan mengatur tenaga-tenaga.
02:06Target pasti yang terbaik bisa mendapat kendali emas di sini.
02:11Jujur ini ASEAN Paragama yang pertama, jadi aku juga baru beberapa kali lah ketemu dengan mereka-mereka.
02:19Semoga bisa bersaingan sama mereka secara baik.
02:24Meski harus beradaptasi dengan suhu dan angin di Nagoya,
02:29tim para panahan Indonesia tetap optimis menghadapi persaingan.
02:33Dengan menjaga fokus dan konsistensi teknik,
02:36para atlet berupaya mengamankan tiket final dan membuka peluang meraih medali emas di ASEAN Paragames 2026.
02:49Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan