Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


JAMBI, KOMPAS.TV - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti Kota Jambi. Akibatnya, kegiatan pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan.

Siswa SD Negeri 66 Kota Jambi harus menjalani pembelajaran jarak jauh. Untuk mengurangi rasa bosan, guru mengajak siswa membuat karya seni dari barang bekas, mulai dari bunga hias hingga miniatur bola lampu.

Kegiatan ini bertujuan mengisi waktu belajar, melatih kreativitas, serta mengajarkan siswa memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan.

Sementara itu, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Jambi melonjak hingga hampir 11 ribu kasus. Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat 10.998 kasus sejak 24 Agustus hingga 7 Oktober.

Pemerintah Kota Jambi meminta seluruh fasilitas kesehatan memberikan pelayanan gratis bagi warga terdampak.

#karhutla #kabutasap #jambi

Baca Juga [FULL] Karhutla 4 Bulan Belum Padam, Ini Sorotan Komisi IV DPR RI dan WALHI | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/695512/full-karhutla-4-bulan-belum-padam-ini-sorotan-komisi-iv-dpr-ri-dan-walhi-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695515/imbas-karhutla-ispa-melonjak-di-jambi-warga-terdampak-dapat-layanan-gratis
Transkrip
00:02Intro
00:04Saudara kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelemuti kota Jambi
00:09akibatnya kegiatan pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan
00:14dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat siswa SD Negeri 66 kota Jambi
00:21harus menjalani pembelajaran jarak jauh
00:24di tengah keterbatasan aktivitas belajar tersebut
00:27guru berupaya untuk menghadirkan kegiatan yang menyenangkan dan tetap edukatif bagi siswa
00:34salah satunya dengan mengajak siswa membuat karya seni dari barang-barang bekas
00:39beragam kreasi dibuat mulai dari bunga hias hingga miniatur bola lampu
00:46barang-barang yang sebelumnya tidak terpakai diolah jadi karya yang menarik dan memiliki nilai guna
00:53kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu belajar sekaligus mengurangi rasa bosan
00:59bagi siswa selama pembelajaran jarak jauh berlangsung
01:02selain melatih kreativitas, pemanfaatan barang bekas juga jadi sarana
01:07bagi siswa untuk belajar memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan
01:18harinya masih pejijik seperti biasa setiap harinya kalau pejijik pak dan ibu guru saya sudah siapkan
01:27dengan perangkat ajarnya dengan lengkap seperti yang disarankan dan dianjurkan oleh pihak dinas kami optimalkan
01:38sebaik mungkin berkerja sama dengan orang tua tentu yang nomor satu kemudian siap-siaga guru segala macam
01:48di edwaran itu kalau dulu per tiga hari kau sekarang tidak perhari
01:55kalau sekarang perhari jadi kami pihak sekolah siap setiap hari biasanya itu malam maghrib paling lambat itu pihak dinas sudah
02:04menyampaikan
02:05imbas kabut asap kasus infeksi saluran penapasan akut atau ispa di kota jambi melonjak hingga mencapai
02:13hampir 11.000 kasus
02:16dinas kesehatan kota jambi mencatat sejak 24 agustus hingga 7 oktober
02:21jumlah kasus ispa mencapai hampir 11.000 kasus
02:25tepatnya 10.998
02:28pemerintah kota jambi meminta seluruh fasilitas kesehatan untuk memberi pelayanan gratis bagi warga yang terdampak
02:42melalui BPPD kita terus mendistribusikan masker
02:48kemudian yang kedua dinas kesehatan sudah saya sudah keluarkan hadaran puskesmas rumah sakit harus memberikan pelayanan kepada mereka dan digratiskan
02:59untuk yang diakibatkan asap
03:02ispa
03:04terkait dampak karhutlah bagaimana hingga pagi ini kita tanyakan ke jurnalis kompas tv ada jumadi dan juru kamera adi maulana
03:11di jambi
03:12jumadi selamat pagi tadi anda sampaikan bahwa sampai dengan saat ini angka kasus ispa ini kembali naik
03:20kalau dari lokasi anda saat ini situasinya seperti apa saya lihat di belakang aktivitas warga masih tetap berjalan meskipun ada
03:27imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan
03:31iya putus dan saudara dapat saya sampaikan walaupun kondisi kabur asap yang sepat mungkin kota jambi bahkan isu di kota
03:39jambi berbahaya
03:41namun aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa karena warga menganggap kalau tidak bekerja mereka tidak bisa makan
03:49dan kegiatan ini rutin dilakukan oleh warga kota jambi dan warga untuk mengurangi kiklosen tapar atau berasap warga di
04:00imbau untuk menggunakan masker untuk sama saat mengendarai sepeda motor
04:04dan bagi warga kota jambi saat ini paling terasa yaitu saat mengendarai sepeda motor dimana tidak mengalami kesan tapar juga
04:13warga juga mengalami
04:14atap prih akibat atap dan degu-degu cita kebakaran lahan yang menguyur di kota jambi
04:21selain itu aktivitas warga baik bekerja membuat olahagat biar hari akhir dekat tetap dilakukan seperti biasa dan warga tidak ada
04:31kendala karena warga harus bekerja seperti biasa
04:36betul
04:37kalau soal pendidikan seperti apa apakah apa namanya sekolah ini mulai diliburkan atau masih diberlakukan pembelajaran jarak jauh
04:51ya betul sampai saat ini aktivitas belajar di kota jambi mulai dari tingkat TK SD dan SMT tidak ada pembelajaran
05:00tertanggungkan
05:00namun pembelajaran jarak jauh dan biar sekolah atau guru memberikan pelajaran di rumah bagi siswa untuk
05:09melakukan pekerjaan yang sudah diberikan oleh guru selain itu siswa juga melakukan untuk pembelajaran jarak jauh bahkan guru di sekolah
05:18dan dapat kami sampai juga
05:21jumlah lahan yang terbakar di Publisi Jambi
05:24sampai 4.300 hektar yang tersembar di 5 kabupaten yang ada di Publisi Jambi
05:31dan warga juga dihimbau untuk petak berada di rumah dan mengunci semua pintu jendela agar asap tidak masuk ke dalam
05:41rumah
05:41betul
05:42untuk upaya pemadaman sendiri ada kendala yang dihadapi oleh tim gabungan baik dari menggala agni ataupun juga dari pemerintah setempat
05:52ya untuk upaya pemadaman kembangan lahan terus dilakukan secara balik oleh tim Malakini dan tim Fadgar Publisi Jambi
05:59namun beberapa kendala yang dilakukan yaitu akses menuju lokasi yang cukup jauh
06:03ditambah persediaan air di lokasi lahan yang terbakar juga habis atau sedikit antara musim kemarau
06:10dan upaya lain yang dilakukan agar lahan dan hutan terbakar di Publisi Jambi
06:15tim Fadgar menurunkan eli waterbombing memadamkan kebualan api dari atas udara
06:22dan beberapa diarah yang kulit dipadamkan dengan kendala lahan gambut yang ada yang cukup luas
06:29pasal lahan gambut yang cukup luas itu membuat petugas kesulitan
06:33dari atas area kondisi api tidak ada lagi sudah dikatakan padam
06:39tapi di dasar gambut api masih hidup dan mengeluarkan asap-asap yang cukup terbal
06:46dan nampak kami sampaikan juga kemarin kota Jambi sempat digoyur hujan beberapa jam
06:52namun hujan yang kurun tidak berpengaruh terhadap kabut yang menyemuti kota Jambi
06:57dan nampak kami sampaikan juga selain kota Jambi
07:00kabut asap juga menyemuti kabupaten Murjambi dan kabupaten Tebo
07:05bahkan kabupaten Tebo kondisi isinya sama dengan kota Jambi
07:09yaitu berbahaya yang tersangka 315 khusus
07:14di beberapa wilayah ketersediaan air ini juga menjadi satu faktor yang menghambat proses pemadaman
07:22kalau di area Jambi baik itu di kota dan juga kabupaten di sekitarnya yang mengalami karhutlah
07:28ini jadi masalah juga kah bahwa minimnya ada sumber air ataupun juga sumur air di area kebakaran hutan dan lahan?
07:37ya tanpa saat ini kira lah yang dihadapi petugas yaitu minimnya sumber air di area yang terbakar
07:43karena di lokasi-lokasi itu sumber air sudah habis
07:47selantaran musim kemarau yang melandang kota Jambi boleh dibilang 3 bulan lebih
07:52sehingga keluarga atau petugas yang melakukan pemadaman di melalui jalur daras
07:57kesulitan untuk memadamkan api ini
08:00dan bahkan petugas terpaksa dibuat sumber-sumber embung untuk mencari sumber air yang ada di lokasi
08:07supaya api bisa dipadamkan di lokasi itu sendiri butuh
08:11dari kebijakan pemerintah selain kemudian meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah terlebih dahulu
08:18juga ada upaya untuk menggratiskan layanan kesehatan
08:22disana seperti apa pelaksanaannya dan apakah ada keluhan dari masyarakat terkait dengan penanganan
08:28khususnya terkait dengan kesehatan mereka baik itu pernapasan ataupun juga gangguan pada mata
08:34ya untuk pelayanan kesehatan akibat kabut asap ini pemerintah kota Jambi mendirikan 2 posko
08:40untuk melayani warga Jambi yang mengalami tetap nafas, mata perih, dan penyakit terhubung dengan kabut asap
08:49sementara itu pemerintah kota Jambi melakukan pelayanan gratis disu bukit mas yang ada di kota Jambi
08:55jadi dihimbau kepada warga kota Jambi yang mengalami tetap nafas, akibat kabut asap, dan mata perih
09:02dihimbau untuk datang berobat ke bukit mas
09:05dan semua layanan-layanan pun diberikan secara gratis baik dari obat dan pemerintah kesehatan
09:11semuanya diberikan secara gratis oleh pemerintah kota Jambi agar masyarakat di kota Jambi benar-benar sehat
09:18dan tidak terpapar atau tidak mengalami penyakit asma akibat kabut asap
09:23dan dimana kita dapatkan merasakan di kota Jambi saat ini
09:28udara yang kita hukir tidak sehat lagi
09:32bahkan persikir-persikir halus yang berterbangan di jalan akibat kabut lahan cukup menganggut
09:40bahkan membahayakan bagi kesertaan warga itu sendiri
09:44dan dapat kami sampaikan juga di Kabupaten Murojambi
09:47juga mengeluarkan jimbauan kepada ASN perempuan yang hamil untuk bekerja jarak jauh
09:54agar kehamilan beliau tidak terganggu akibat kabut asap ini sendiri
10:01kalau ketersediaan obat tabung oksigen kemudian juga masker di lokasi anda seperti apa
10:10apakah sudah mulai ada kelanggaan atau masih cukup untuk kemudian diberikan atau diperbantukan kepada masyarakat
10:17ya untuk kesediaan masker dan oksigen di Kota Jambi sampai ini masih aman dan masih bisa dikendalikan
10:27selain itu pemerintah kota Jambi juga menyediakan oksigen di setiap-setiap pokok emas yang ada di Kota Jambi
10:33untuk memberikan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan
10:37selain itu pemerintah kota Jambi juga telah memberikan ribuan masker kepada masyarakat
10:42baik pengguna jalan maupun yang ada di rumah-rumah itu sendiri
10:46agar masker dan berikan bisa dipakai dan dimanfaatkan oleh warga
10:50sehingga saat keluar rumah untuk kerapilitas baik kerja maupun kegiatan lainnya
10:55bisa menggunakan masker dengan aman
10:58dan dapat yang saya ingin juga masker yang dilenggalkan juga tidak menyamin bagi warga
11:03namun mengurangi dampak risiko dari kaklus atau kabut asal itu sendiri itu
11:08kalau untuk di beberapa wilayah pekatnya asap karhutlah ini kan juga mengganggu lalu lintas
11:16di lokasi anda seperti apa?
11:18kalau memang mengganggu apakah ada tambahan berupa lampu sorot yang besar
11:23misalnya disediakan oleh pemerintah provinsi
11:25atau seperti apa upaya dari polisi di sana?
11:29kalau untuk di Kota Jambi jerak pandang masih dibilang masih aman untuk mengerada tempuh
11:34namun di jalur lintas Sumatera baik Jambi menuju Medan, menuju Riau dan Ajek
11:40maupun Jambi menuju Palembang
11:42kondisi kabut asal dilintas cukup mengganggu
11:44bahkan jarak pandang sempat di angka 100 meter
11:48dan warga dihimbau atau di lantas Kota Jambi menghimbau pada masyarakat pertama
11:53yaitu menyalakan lampu untuk mengurangi risiko keselakaan
11:57dan kedua mengurangi angka kecepatan kendaraan atau mobil saat melintas di jalan
12:03agar tidak adanya kesilakan akibat jarak pandang yang pendek di jalur lintas Sumatera
12:10baik terima kasih Jurnalis Kompas TV
12:15lamporan lengkap Anda ada Jumadi dan juga Juru Kamera Adi Maulana
12:19melaporkan dari lokasi tetap hati-hati sehat selalu nanti kami akan update lagi
12:24atau tanya lagi informasi perkembangan penanganan Karhutlah di Jambi
12:31Saudara Karhutlah melanda Kalimantan dan Sumatera belum bisa

Dianjurkan