Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Rumah yang jarang mendapat udara dari luar lebih mudah terasa pengap, terutama ketika aktivitas memasak, mencuci, mandi, atau menyimpan pakaian dilakukan setiap hari. Karena itu, cara membuat rumah tetap wangi meski jarang membuka jendela tidak cukup hanya dengan menyemprotkan pengharum ruangan. Sumber bau perlu ditangani agar aroma tidak sekadar tertutup sementara.

Kelembapan juga menjadi salah satu penyebab rumah berbau kurang sedap. Handuk yang belum kering, spons lembap, karpet, sofa, hingga sudut kamar mandi dapat menyimpan bau yang kemudian menyebar ke ruangan lain.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #tipsrumahwangi

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Rumah jarang dibuka jendelanya, tapi tetap ingin terasa segar dan wangi?
00:06Jangan cuma mengandalkan pewangi ruangan, karena bau biasanya punya sumber yang perlu diatasi.
00:12Pertama, cari dan bersihkan sumber bau.
00:15Mulai dari tempat sampah, sisa makanan, pakaian kotor, spons dapur, keset, sampai saluran pembuangan.
00:24Setelah sumbernya hilang, kebutuhan menggunakan pewangi berlebihan juga bisa berkurang.
00:30Kedua, kendalikan kelembapan.
00:32Handuk, spons, karpet, dan keset yang terus-menerus lembab bisa membuat rumah terasa pengap.
00:40Pastikan benda-benda tersebut benar-benar kering dan pertimbangkan bahan penyerap kelembapan untuk area tertentu.
00:46Ketiga, manfaatkan exhaust fan dan aliran udara.
00:51Nyalakan exhaust fan saat mandi dan gunakan cooker hood ketika memasak, terutama saat mengolah makanan dengan aroma kuat.
00:58Kipas biasa juga bisa membantu mengedarkan udara meski tidak menggantikan ventilasi.
01:04Keempat, jangan lupakan permukaan kain.
01:07Karpet, sofa, bantal, tirai, dan spray bisa menyimpan aroma dalam waktu lama.
01:13Kepala, bersihkan dan cuci secara rutin, sementara karpet dan sofa bisa disedot menggunakan vakum cleaner.
01:20Kelima, bersihkan saluran air dan area yang sering basah.
01:25Rambut, sisa sabun, dan kotoran yang menumpuk di wastafel atau shower bisa menjadi sumber bau.
01:31Area toilet juga perlu dibersihkan secara menyeluruh, bukan hanya bagian mangkuknya.
01:36Keenam, gunakan bahan penyerap bau seperti baking soda atau arang aktif.
01:41Keduanya bisa ditempatkan di area tertentu untuk membantu mengurangi bau tanpa menambahkan aroma parfum baru.
01:48Ketujuh, setelah sumber bau teratasi, barulah tambahkan aroma alami secukupnya.
01:53Kulit jeruk, lemon, kayu manis, cengkeh, atau daun herbal bisa digunakan untuk membuat simmer pot.
02:00Tapi jangan pernah meninggalkannya tanpa pengawasan.
02:02Kedelapan, pertimbangkan air purifier.
02:06Perangkat dengan filter HEPA dapat membantu menyaring partikel tertentu di udara, tetapi tetap bukan pengganti ventilasi.

Dianjurkan