Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - BEM SI menyatakan akan kembali menggelar aksi pada 20 Oktober mendatang jika tuntutan terkait revisi RUU Sisdiknas dan pendidikan gratis dalam aksi demo di DPR hari ini tidak dipenuhi pada Senin (05/10/2026).

Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek, Adelia menyampaikan, BEM SI akan terus turun ke jalan menggelar aksi jika RDPU dan pembahasan RUU Sisdiknas tidak diterima.

Jika tuntutan belum juga dipenuhi, BEM SI berencana kembali menggelar aksi pada 20 Oktober yang bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menegaskan aksi akan terus dilakukan hingga tuntutan terkait pendidikan gratis dan pengesahan RUU Sisdiknas direalisasikan.

#demomahasiswa #mahasiswa #pendidikangratis #BEMSI

Baca Juga [FULL] Komisi XIII DPR Soroti Video Viral Pesta Narkoba di Rutan Kelas I Depok, Ada Orang Dalam? di https://www.kompas.tv/regional/694341/full-komisi-xiii-dpr-soroti-video-viral-pesta-narkoba-di-rutan-kelas-i-depok-ada-orang-dalam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694344/situasi-terbaru-mahasiswa-demo-tuntut-pendidikan-gratis-di-depan-gedung-dpr-kompas-petang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saya Sintia Rompas masih menemani Anda di Kompas, petang saudara BMSI menyatakan akan kembali menggelar aksi pada 20 Oktober mendatang
00:08jika tuntutan terkait revisi RUU, SIS, Dignas, dan pendidikan gratis dalam aksi demo di DPR hari ini tidak dipenuhi.
00:26Koordinator wilayah BMSI Jabodetabek Adelia menyampaikan BMSI akan terus turun ke jalan menggelar aksi jika RDPU dan pembahasan RUU SIS,
00:37Dignas tidak diterima.
00:38Jika tuntutan belum juga dipenuhi, BMSI berencana kembali menggelar aksi pada 20 Oktober yang bertepatan dengan 2 tahun pemerintahan Prabowo
00:48-Gibran.
00:49Ia menegaskan aksi akan terus dilakukan hingga tuntutan terkait pendidikan gratis dan pengesahan RUU SIS, Dignas direalisasikan.
01:03Untuk mengetahui situasi terkini aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, kita sahabat jurnalis Kompas TV sudah ada Medina Andas
01:11dan juru kamera Julian Fernando.
01:14Medina, apa saja poin tuntutan yang dibawa BMSI dalam aksi hari ini? Medina.
01:25Ya, Sintia dan juga Saudara kalau kami lihat dan kami pantau sejak pukul 13 waktu Indonesia Barat hingga saat ini
01:32memang masa masih memadati area depan gerbang gedung DPR RI yang mengarah ke jalan Gatot Subroto.
01:39Ada pun memang aksi hari ini digelar oleh 2 aliansi, tidak hanya BMSI atau aliansi badan eksekutif mahasiswa seluruh Indonesia
01:47saja, tetapi juga dari LMND atau Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi.
01:52Ada pun tuntutan-tuntutan yang dibawa oleh kedua aliansi yakni dari BMSI dan juga dari LMND.
01:59Ini sebenarnya untuk tuntutannya kurang lebih sama.
02:01Sintia dan juga Saudara mereka mendesak pemerintah untuk segera merevisi rancangan Undang-Undang SISDIKNAS atau Sistem Pendidikan Nasional yang juga
02:10sebenarnya sudah diatur secara resmi dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003
02:15yang dimana mereka merasa ada sejumlah kejanggalan dalam Undang-Undang SISDIKNAS yakni mengenai ketentuan gaji guru dan juga tenaga kependidikan
02:24begitu.
02:24Itu merupakan tuntutan yang pertama, kemudian juga untuk tuntutan yang kedua masa ini menilai dan mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan
02:33atau mengujudkan pendidikan gratis agar dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih merata.
02:39Dan untuk tuntutan terakhir adalah mereka mendesak pemerintah untuk segera menyejahterakan guru dan juga tenaga kependidikan
02:47dikarenakan mereka merasa bahwa para guru dan juga tenaga kependidikan ini tidak merasakan manfaat, tidak merasakan kesejahteraan yang memadai
02:55dan juga tidak diberikan kepastian dalam kelayakan.
02:59Adapun hingga saat ini memang masa masih memadati area gerbang depan gedung DPR RI dan juga baik dari pihak BMSI
03:07maupun LMND ini
03:08juga masih melakukan orasi yang dilakukan oleh sejumlah orator secara bergantian begitu tadi juga pada sekitar pukul 15 lewat 26
03:16menit
03:16waktu Indonesia Barat tadi sempat ada aksi dorong-dorongan dan juga aksi bakar-bakar di depan gerbang
03:22namun juga sudah dipadamkan oleh sejumlah aparat kepolisian dan juga kalau kami mengutip pernyataan dari pihak kepolisian
03:28memang ada sekitar 3.000 personel gabungan dari Polri TNI yang akan bersiaga di sejumlah titik lokasi di area
03:37untuk mengamani aksi demo hari ini agar berjalan dengan kondusif begitu Sintia.
03:43Terima kasih Jurnalis Kompas TV Medina Andas melaporkan langsung dari depan gedung DPR RI Jakarta.
03:49Terima kasih.

Dianjurkan