Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Roy Suryo menyampaikan seruan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya jika putusan Mahkamah Konstitusi nantinya tidak sesuai dengan harapan pihaknya.

Pernyataan itu disampaikan Roy Suryo dalam konferensi pers usai mengikuti persidangan Jaksa Tanggapi Eksepsi di Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Senin (5/10/2026).

Roy menyampaikan imbauan dengan menggunakan bahasa Jawa, "Sido mundur kowe ya?" yang berarti mempertanyakan apakah Gibran benar-benar akan mundur.

Roy kembali mengulang pernyataannya dengan kalimat "sido mundur ora?", atau "jadi mundur atau tidak?".

"Sido mundur kowe ya. Nah, ini sido mundur ya itu jadi sido mundur ora ya. Jadi sido jadi mundur enggak? Kalau enggak jadi mundur maka sama seperti kaos saya yang satunya. Malu, Bro. Gitu ya. Baik dari saya itu cukup. Sekian terima kasih," kata Roy.

Menurut Roy, apabila Gibran tidak mundur, ia menyindir kondisi tersebut dengan menyebutnya sebagai sesuatu yang memalukan.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694311/roy-suryo-singgung-gibran-rakabuming-usai-sidang-sido-mundur
Transkrip
00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:01Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
00:02Pertama-tama saya ingin mengulangi
00:04Tadi apa yang dilakukan oleh Mas Refli Arun
00:06Pada saat membuka sidang
00:07Kami sebenarnya sangat bersedih
00:09Karena di kesempatan ini kami kehilangan
00:12Seorang pejuang
00:13Mas Wirawan Adnan
00:14Yang telah mendahului kami pada hari Sabtu
00:17Yang lalu pukul 6 melewat 15 pagi
00:19Menjelang 69 tahun
00:22Dan beliau memang sudah akan memperkuat kami
00:25Dan sudah ikut rapat bersama kami
00:27Dan juga ucapan terima kasih
00:28Sudah sidang juga
00:31Mas Wirawan Adnan Almarhum
00:34Jadi kami tadi sedih dan lebih sedih lagi
00:36Sebenarnya ketika kemudian
00:38Bukan kalau itu enggak
00:40Termul memang biasa
00:42Kemudian lihat betapa amburadulnya
00:45Betapa kacaunya
00:46Jawaban terhadap nota perlawanan kami
00:49Sampai detik terakhir saja
00:50Kalau diperhatikan
00:52Saya tidak, saya tidak tahu namanya
00:54Jaksa siapa tadi yang membacakan
00:55Itu sampai berhenti dan mengulangi
00:57Masih ada kata-kata saya disebut sebagai tersangka
01:00Padahal harusnya dia sendiri mengatakan itu sudah terdakwa
01:02Kemudian nomor perkaranya saja salah
01:04Dan akhirnya itu direnvoi
01:07Direnvoi di saat terakhir
01:09Padahal katanya ini sudah sempurna
01:11Itu sangat memalukan
01:13Terwelu
01:14Itu terwelu ya
01:16Sangat terwelu
01:17Memalukan
01:17Itu di saat terakhir masih merenvoi
01:19Dan ada dua hal
01:21Yang sangat-sangat fatal
01:23Yang tidak bisa mereka koreksi
01:25Karena itu sudah cacat banget
01:27Tadi sudah sempurna mas Refly
01:28Sama mas Gabor
01:29Dan juga mas Lutfi ya
01:32Yaitu artinya apa
01:33Ada enam yang disebutkan
01:34Terus satunya mau ditambah tekan
01:36Ini ada penyelundupan
01:37Kalau kemarin penyelundupan pasal 3235
01:39Ini mau menyeluruhkan chat-chat pribadi
01:41Itu pelanggaran undang-undang data pribadi
01:43Nomor 27 tahun 2022
01:45Chat saya sama Pak Michael
01:47Kemudian chatnya saya sama Pak Abraham Samad
01:51Itu dia masukkan
01:52Dengan malu-malu dimasukkan
01:54Padahal itu tidak membuktikan apa-apa
01:56Dan itu tidak dijadikan sebagai bahan dakwaan
01:59Kalau tiba-tiba dimunculkan di jawaban terhadap nota perlawanan
02:04Jadi ini fatal banget ya
02:06Yang kedua adalah
02:07Ketika tadi yang sampaikan saya detail
02:10Pasal 32 tadi
02:11Yang tidak ada ayatnya
02:13Ini fatal banget
02:14Saya
02:14Sekali lagi saya ulangi
02:16Saya termasuk orang yang membuat
02:17Saya masuk tim perumus UNA IT
02:19Antara ayat 1, ayat 2, ayat 3
02:21Itu beda
02:22Perlakuannya
02:23Unsur giligenya juga beda
02:25Cantolannya
02:26Artinya juntonya
02:28Itu juga berbeda
02:29Kalau tiba-tiba dia hanya mengatakan
02:31Oh dilihat dari juntonya
02:32Kita bisa tahu depannya
02:34Dilihat dari anaknya
02:35Kita bisa tahu bapaknya
02:36Benar
02:37Anaknya ijazahnya terbukti
02:39Tidak ada, bapaknya juga pasti
02:41Tidak ada, gitu loh, itu sama
02:42Nah, dan hari ini, secara kebetulan
02:45Ini kebetulan loh, ya
02:46Saya tadi dikatakan Mas Refli, itu kaos
02:48Enggak, khusus untuk sidang ini, saya hanya pakai
02:51Dasi
02:52Dasi ini ada maknanya
02:54Jadi apa yang dikeluhkan, ini teman-teman tahu semua
02:57Jadi suatu saat
02:58Orang mengatakan, saya mengatakan pada teknisi
03:01Tolong, mau saya rusak
03:04Tapi kemudian teknisi
03:05Yang diperbaiki tikus beneran
03:07Jadi ijazah ini yang kemudian
03:09Dilakukan analisis itu
03:11Elektronik, tapi yang dibuktikan
03:13Ijazahnya beneran, tikusnya
03:15Beneran, nah, jadi ini
03:17Fatal, beda antara maus
03:19Dan tikus
03:21Ini, ya kan, meskipun
03:23Bahasa Indonesianya, itu ada
03:25Bahasa Indonesia, maus itu tetikus
03:27Tapi ini sama, jaksa itu
03:30Confused ya
03:31Jadi obscure, saya tadi
03:33Sebenarnya menunggu, saya sudah pegang mic tadi
03:35Menunggu, biasanya hakim itu menanyakan
03:37Terdakwa, mengetahui, apa
03:39Memahami, saya akan jawab
03:40Tidak paham, yang mulia
03:42Karena apa yang dilakukan jaksa itu adalah
03:44Double standard
03:45Ketika kasus respon, dia menggunakan
03:48Double standard
03:48Ketika kemudian
03:50Kasus
03:51Undang-undang ITE
03:52Dia pakai double standard lagi
03:54Tapi ketika kemudian
03:55Menggunakan hak asasi manusia
03:57Dia
03:57Mengali lagi
03:58Jadi dia ngeles
03:59Pakai antara bukti elektronik
04:02Dan bukti
04:03Apa namanya
04:04Fisik
04:06Jadi itu jelas sekali ya
04:07Jadi
04:08Benar-benar obscure
04:09Benar-benar
04:10Apa namanya
04:11Tidak jelas
04:13Jadi saya juga berharap
04:14Apa yang tadi
04:16Disampaikan oleh
04:17Terima kasih pada teman lawyer semuanya
04:18Termasuk terima kasih saya
04:20Sekali lagi kepada
04:20Almarhum Mas Virayan Adnan
04:21Yang sudah ikut serta
04:23Bersamai kami
04:24Dan sayangnya
04:25Sudah tidak bisa lagi
04:26Bersamai
04:26Kami sangat sedih ya
04:28Gitu kehilangan beliau
04:30Juga
04:30Apa
04:31Moga-moga lancar
04:32Dan
04:32Seperti juga tadi Mas Gafur
04:34Ijin saya di kesempatan ini
04:36Ya
04:37Ingin nambahkan
04:37Penguat kepada Mas Refli
04:39Ya
04:40Untuk
04:41Mesmen ini sudah saya katakan
04:42Saya sudah sebar juga
04:43WAK teman-teman
04:43Mesmen ini sudah injury time
04:45Ya
04:46Tetapi
04:47Injury time itu
04:48Masih mungkin saja
04:50Ada hal
04:51Karena ini baru diketahui kemarin
04:52Ketika ada pembuktian
04:53Di
04:54Sidang
04:55Mahkamah Konstitusi
04:56Ketika
04:56Kemdibut
04:57Mengeluarkan buktinya
04:58Teman-teman lihat
04:59Dari
05:00Dari
05:01Yang namanya
05:03Dari
05:03Surat
05:04Apa namanya
05:05P
05:06Anak
05:07Bukan penyetara
05:07Surat keterangan saja
05:08Beda
05:10Lihat itu
05:11Capnya
05:12Yang satu
05:13Capnya berwarna biru
05:14Yang satu
05:15Capnya berwarna merah
05:16Posisinya saja
05:18Beda
05:19Ini yang palsu
05:20Yang mana
05:21Dua-duanya palsu
05:23Bisa
05:23Tapi kalau dua-duanya
05:24Asli
05:25Tidak bisa
05:25Ini sudah saya
05:27Ela juga
05:28Dan nanti
05:29Akan ada analisis saya
05:30Di salah satu podcast
05:31Ya
05:32Hasilnya apa
05:33Salah satu
05:35Rusak
05:35Ketika diela
05:36Yang mana itu
05:37Yang rusak
05:37Nah itu akan jelas
05:38Nanti
05:39Jadi kenapa saya baru ngomong sekarang
05:40Karena ini memang baru keluar kemarin
05:42Dan kemarin pun
05:44Pihak pemohon
05:45Mas Reflian
05:46Kawan-kawan itu
05:46Dia dikasih
05:47Yang dikasih hanya
05:48Majelis Hakim
05:49Ya
05:50Jadi saya harus
05:51Menggunakan segala cara
05:52Alhamdulillah dapat
05:53Ya gitu
05:54Yang dari Kemdibut ini
05:55Ya
05:56Dan yang dari Kemdibut ini
05:57Jelas banget
05:57Teman-teman
05:58Kalian lihat warnanya
05:59Warnanya saja
06:00Bukan masalah ini ya
06:01Ini legalisasi ini juga fatal
06:02Masa dilegalisasi oleh
06:05Kepala TU
06:05Untuk seorang calon
06:07Wapres
06:07Ini legalisasi untuk
06:09Apa
06:09Calon wali kota
06:11Ini harusnya
06:11Tidak bisa diterbitkan
06:12Dua kali
06:13Surat
06:15Apa
06:15Penyetaraan itu
06:16Hanya terbit sekali
06:17Dan sekalipun
06:18Harusnya sama
06:19Kalaupun ini dilegalisasi
06:21Capnya ini
06:22Harusnya ini juga
06:23Sama
06:23Ini beda
06:25Nah
06:26Jadi
06:26Dengan adanya itu
06:28Maka
06:28Ini sudah
06:29Meskipun injury time
06:30Ya
06:31Moga-moga
06:32Ini masih bisa jadi
06:33Setidaknya di jari wacana publik
06:35Yang jelas ya
06:36Namanya surat keterangan ini
06:37Mudah-mudahan
06:38Ini press conference ini
06:39Sampai
06:40Di nonton
06:41Sampai ke
06:42Makamah
06:43Karena makamah itu juga bisa
06:44Dengan menonton press conference
06:46Dengan menonton talk show
06:47Bisa mengeluarkan
06:48Yang ngaku-ngaku
06:49Alita Tanegara itu
06:50Ya
06:50Itu kan juga gara-gara nonton
06:52Gara-gara nonton itu
06:53Nah
06:53Jadi
06:54Karena tadi Mas Refly tanya
06:55Ijin boleh
06:56Karena tadi tanya kaos ya
06:58Makanya
06:59Terpaksa saya buka kaos juga
07:00Ya gitu
07:01Karena kaosnya saya persiapkan
07:03Untuk anaknya
07:03Kalau ini kan untuk bapaknya
07:04Jadi makanya
07:05Ibuan saya cuma sedihana
07:06Kalau untuk anaknya ya
07:08Daripada malu
07:09Terhadap putusan
07:10Apapun hasil putusannya
07:11Fakta persidangan itu
07:13Sudah
07:13Jelas
07:14Gak bisa dibantah lagi
07:15Mau itu
07:16Petitumnya hanya dikabulkan
07:18Beberapa
07:19Sebagian
07:19Karena kalau insya Allah
07:21Kalau seluruhnya mungkin
07:21Ya tapi gak tahu
07:22Kalau tiba-tiba bisa seluruhnya
07:24Tapi kalau ditolak
07:25Semua orang tahu
07:25Maka impuan saya satu
07:27Sido mundur
07:28Nah gue
07:28Nah ini
07:30Sido mundur
07:31Ya itu
07:32Jadi
07:32Sido mundur
07:33Jadi mundur
07:36Kalau gak jadi mundur
07:37Maka sama seperti kaos yang satunya
07:39Malu bro
07:40Itu ya
07:41Baik
07:42Dari saya itu
07:42Cukup
07:43Sekian terima kasih
07:44Salam hormat saya untuk timnya
07:46Mas Refly
07:47Terima kasih
07:47Mas Denny
07:48Mas Denny juga termasuk kuasa hukum
07:49Kami ada disini
07:51Saya menyediakan diri
07:53Kalau mau bertanya
07:54Soal Gibran
07:56Silahkan ya
07:57Saya tutup dulu
07:58Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
08:00Silahkan
08:00Waalaikumsalam
08:01Apa pertanyaannya dulu
08:02Terima kasih

Dianjurkan