Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Hakim Mahkamah Konstitusi, Saldi Isra melempar kelakar ke Kuasa Hukum Denny Indrayana, Refly Harun saat menutup sidang pembuktian termohon pihak KPU, Bawaslu dan Kemendikdasmen.

Sidang perkara nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (2/10/2026)

"Semua wajahnya cerah ini kecuali Pak Refly yang agak mengkerut aja wajahnya dari kemarin," ujar Saldi Isra. [TIME CODE: 03:17]

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Produser: Theo Reza

#mahkamahkonstitusi #gibranrakabumingraka #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694029/kelakar-saldi-isra-ke-refly-harun-di-sidang-ijazah-gibran-semua-wajahnya-cerah-kecuali
Transkrip
00:00Dengan demikian, sidang ini kita nyatakan selesai. Majelis merasa sudah cukup dengan semua keterangan yang ada.
00:07Kami berterima kasih kepada semua kita, mulai dari pemohon dengan saksi dan ahlinya, termohon dengan saksi dan ahlinya, pihak terkait
00:22dengan ahlinya, kemudian juga Bawaslu.
00:25Kalau ada yang mau ditambahkan Bawaslu, ada nggak?
00:28Cukup yang mulia.
00:29Cukup ya, dan sehingga hari ini sidang kita ini sudah berjalan dengan baik.
00:35Itu satu.
00:36Yang kedua, karena ini waktu bagi kami untuk mempelajari semua dokumen, semua dokumen yang masuk akan dipelajari, keterangan dan segala
00:46macamnya itu.
00:48Kami mohon semua kita bisa menjaga kondisinya, kondusif.
00:53Jadi, saling menjaga saja lah, karena ini sudah dipercayakan kepada makamah, biar makamah yang memutuskan.
01:00Apapun yang diputuskan nanti, itulah putusan yang berdasarkan fakta-fakta yang bisa kami ambil dalam persidangan ini.
01:07Dan terima kasih juga Pak Denny dan kawan-kawan yang sudah membawa ini ke forum yang terbuka ini, sudah kita
01:14bahas di sini.
01:16Termohon yang juga sudah menyampaikan hal-hal yang ia alami dan ia lakukan, pihak terkait juga, dan juga kepada Bawaslu.
01:24Terima kasih juga Pak Dirjen ya, dari Kementerian.
01:26Terima kasih kepada dua orang ibu kita, atas Ibu Nuraini Arianti dan Ibu Profesor Yuli Rahmawati.
01:37Mohon kami diberi waktu yang nyaman untuk membaca dan mempelajari ini, tanpa diganggu oleh hal-hal lain.
02:11Terima kasih semua, Pak Denny.
02:16Mengkonfirmasi yang mulia, berarti agenda sidang berikutnya, putusannya mungkin Senin atau Selasa, kami menunggu undangan?
02:22Ya, menunggu undangan. Kalau putusan Pilpres itu kan tidak ada berapa hari sebelum pengucapan, tidak ada begitu.
02:30Yang penting kalau misalnya hari Senin atau apa, itu akan kami kabar. Yang penting akan diberitahu kepada semua pihak.
02:37Aspirasi yang mulia, kalau bisa jangan Selasa malam yang mulia, nonton final.
02:44Kemarin kan menang kita nikmati di sini, nanti kita nikmati juga di ruang sidang ini, Pak Denny.
02:48Tapi gini, kami kan perlu waktu juga antara membaca semua bahan.
02:54Ini semua hakim akhir pekan ini akan ada di ruangan masing-masing, dan akan baca itu, dan baru kemudian akan
03:01berkumpul lagi untuk bicara.
03:03Jadi kami tidak mau mengambil apa-apa sekarang, supaya mereka tidak terganggu begitu, biar agak nyaman juga.
03:10Karena ini lumayan ekstra juga kita dalam beberapa hari ini.
03:13Terima kasih semua.
03:16Kayaknya semua wajahnya cerah ini, kecuali Pak Refli yang agak mengkerut aja wajahnya dari kemarin.
03:26Wah ya wajah lah tua dari Refli, orang itu mahasiswanya kan, masa lebih muda dari mahasiswanya.
03:33Terima kasih banyak.
03:35Dengan demikian, sidang untuk permohonan nomor 01, PHPU Press 24 Romawi 2026 dinyatakan selesai, sidang ditutup.
03:51Konstitusi meninggalkan ruang persidangan.

Dianjurkan