Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Anggota Wantimpres, Rocky Gerung berbicara usai dilantik Presiden Prabowo di Istana Jumat (2/10/2026).

Rocky juga mengungkap alasan dirinya mau menjadi anggota Wantimpres.

"Alasan gue menolak apa," ujar Rocky.

Dalam kesempatan itu, Rocky membeberkan tugas Dewan Pertimbangan Presiden.

"Bukan mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan," ujar Rocky.

Rocky juga menyampaikan bahwa dirinya akan tetap kritis terhadap pemerintahan Prabowo.

"Ya kan cuman pindah, saya cuman pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Udah," ujar Rocky.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Produser: Theo Reza

#prabowo #dewanpertimbanganpresiden #kabinetmerahputih #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694025/full-rocky-gerung-beber-alasan-mau-jadi-wantimpres-ungkap-tetap-kritis-ke-pemerintahan
Transkrip
00:19selamat menikmati
00:30atau petugas yang akan dikerjakan
00:33sudah itu saja
00:42pesan khusus
00:44diberikan oleh Pak Presiden bahwa
00:48Dewan Pertimbangan
00:49punya kedudukan etnis
00:52bukan teknis
00:53apa itu kedudukan etnis
00:55kemampuan untuk melihat
00:58ekses-ekses dari kebijakan
01:00dan memberi pertimbangan
01:02tentang arah
01:04dari kebijakan itu
01:06supaya sesuai dengan visi Presiden
01:08itu fungsi normatif
01:11dari Dewan
01:11itu adalah fungsi yang lebih politis yaitu memonitor
01:14situasi politik
01:17memonitor situasi kebudayaan
01:18jadi semua hal yang
01:20akan dibicarakan di dalam Dewan
01:23didasarkan pada tanggung jawab etnis
01:25dari masing-masing anggota
01:27bukan tanggung jawab kelompok
01:29tanggung jawab etnis
01:30karena itu
01:30pertanggung jawaban pertama adalah
01:33kemampuan untuk mengambil jarak
01:35dari peristiwa-peristiwa konkret
01:37jadi Dewan ini bukan untuk melayani
01:39pertanyaan-pertanyaan konkret harian
01:41diperlukan kontemplasi
01:43diperlukan evaluasi
01:46diperlukan bahkan kemampuan
01:48untuk berfantasi
01:49tentang mas depan republik
01:53semacam
01:53oversight committee
01:55dalam perusahaan namanya
01:56oversight committee
01:57tapi
01:57karena ini urusan publik
01:59maka keahlian diperlukan
02:02naluri
02:03harus diandalkan
02:04dan yang paling penting adalah
02:08menunjukkan
02:09tanpa ragu-ragu
02:10apa yang salah
02:12di dalam persepsi publik
02:14terhadap kekuasaan
02:15dan bagaimana kekuasaan
02:17mengolah
02:19persepsi itu
02:20menjadi positif bagi negeri
02:22oke
02:23udah kayak kuliah ya
02:24apa alasan
02:26mengolah persepsi
02:28atau
02:30orientasinya mengolah persepsi
02:31terhadap publik
02:32bukan mengolah persepsi
02:34mengolah persepsi itu
02:35supaya sama dengan
02:36persepsi presiden
02:38kan seringkali itu
02:40persepsi publik itu berbeda
02:41menangkap masalah yang ada di publik
02:43kemudian mengolah
02:44mengolahnya
02:44untuk kepresiden
02:45bukan itu urusan bakom itu
02:47tetapi
02:47Dewan Pertimbangan itu
02:49mengolah isu
02:50untuk
02:52gimana
02:53karena itu
02:54biar saya terangin dulu
02:55mengolah isu
02:57untuk diletakkan pada koridor etis
02:59kalau koridor politis
03:01itu di kabinet
03:02jadi kemampuan individual
03:04untuk menangkap
03:06bahkan secara batinia
03:08problem
03:08itu menjadi andalan dari
03:10Dewan ini
03:14alasannya kenapa sih
03:15berakhirnya
03:15alasannya untuk masuk ke
03:18watimras ini
03:18akhirnya bergabung bersedia
03:20alasannya
03:21alasan gue menolak apa
03:29bukan mengkritik
03:32Dewan ini
03:34justru fungsinya
03:35kritis
03:35bukan kritik
03:36ya beda tuh
03:37kritis
03:37terhadap kebijakan tuh
03:39kenapa
03:39harus kritis
03:40karena pasti ada
03:41persepsi negatif
03:43ada persepsi positif
03:45dua-duanya persepsi
03:46kan itu
03:47tugas Dewan
03:47tadi saya terangkan dengan
03:49sempurna
03:50dan kalian gak dengar
03:51dengan sempurna
03:51dia mengandalkan
03:53kepekaan etis
03:55dan kemampuan
03:56untuk melihat
03:57detail persoalannya
03:58dimana
03:58dan itu yang dijadikan
04:00pertimbangan tuh
04:01kan anda biasa
04:03apa namanya
04:05kalau bikin
04:05suatu keputusan tuh
04:06mengingat
04:07menimbang
04:07memutuskan
04:08menetapkan
04:09tugas Dewan adalah
04:11mengingat
04:11dan menimbang
04:13dan memutuskan
04:14penetapannya
04:15ada pada presiden
04:16jadi
04:16kita
04:17membuat pertimbangan
04:19usernya adalah
04:20Bapak Presiden
04:21dan itu
04:23cat kerja dari
04:24Dewan
04:25biasa
04:25ya
04:40dari awal
04:41saya terangkan tadi
04:42ini Dewan
04:43etis
04:44lebih
04:44bukan teknis
04:46teknis ada persihan khusus
04:47teksis Pak Presiden
04:48tentang luar negeri
04:49tentang peran
04:49segala macam
04:49tapi ini Dewan
04:51yang diisi oleh
04:52orang-orang
04:54dengan kapasitas
04:55yang menikmati
05:11bagaimana menjaga
05:13agar
05:13antiprac ini
05:14kan tadi
05:15mengkritisi
05:16bukan
05:16maksudnya
05:17agar tidak
05:19Bukan mengkritisi, kritis terhadap, ini jangan salah kuat ya, kritis terhadap, bukan mengkritisi, kritis terhadap, beda sekali.
05:28Nah bagaimana agar ruang itu tidak bias gitu, karena kan bagian dari pemerintah juga, bagaimana.
05:34Apa yang maksudnya bias, siapa yang bias?
05:37One team press ini dalam, supaya kritis atas kebijakan pemerintah itu supaya tidak bias itu seperti apa?
05:45Bias artinya dalam fisika, bias artinya defraksi itu di bengkok, jadi bias apa-apa kan?
05:53Apa yang bias?
05:53Objektif misalnya tidak dipengaruhi oleh political interest atau...
05:59Ya pasti tidak dipengaruhi, mau dipengaruhi oleh siapa, kan gak ada.
06:04Semua hal yang etis itu sifatnya wajib, harus, normatif.
06:09Nah itu bedanya antara kebijakan etis dan kebijakan teknis.
06:13Kebijakan teknis itu adalah tugas dari teman-teman di Departemen, di Kementerian.
06:17Jadi kita di One Team Press tidak evaluasi kebijakan teknisnya, itu ada, kalau di Kementerian Irjennya yang mengawasi itu.
06:28Kita mengawasi arah dari kebijakan, supaya sesuai dengan janji Presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh Presiden.
06:36Misalnya bahwa kemakmuran rakyat itu harus didalilkan habis-habisan.
06:40Nah itu kita monitor itu, persepsinya tiba di publik sama enggak tuh.
06:44Kalau tidak sama berarti ada kekurangan komunikasi, diperbaiki.
06:48Kita membuat pertimbangan itu buat Presiden, bukan kita yang memperbaiki.
07:00Apa pentingnya itu selain hal yang...
07:04Ya itu cerita nanti di bagian atertorial.
07:11Tadi pagi, Bung, diberitakan oleh Presiden.
07:15Ya apa pentingnya itu?
07:17Buat apa coba?
07:20Enggak ada beritanya kan?
07:21Nanti soal itu yang kalian beritakan, sementara esensinya enggak kalian beritakan kan?
07:46Bung, kalau misalnya, kan yang identik dengan Rokin kan dikenal sebagai orang yang...
07:55Enggak pernah mengkritik.
07:56Kan selalu di luar pemerintah kan, mengkritik ya, Bung, ya.
08:00Dan ketika gabung oleh pemerintah Presiden ini, menjadi sorotan.
08:06Kenapa?
08:06Bahkan tadinya mengkritik dari luar, mengawasi juga, tapi dari luar gitu.
08:10Nah ketika di dalam pemerintahan gitu, apakah tidak bias nanti dipengaruhi dengan pemerintah?
08:15Ya kan saya cuma pindah dari luar ke dalam.
08:18Sikapnya tetap sama ya, Bung.
08:20Ya sikap saya tetap, pandangan saya tetap radical break.
08:24Radikal ya?
08:25Iya dong?
08:26Ya, apa-apa, Bung.
08:27Terima kasih.
08:28Oke, ya.
08:29Terima kasih ya, Bung.
08:29Terima kasih.
08:30Kalau di sana.
08:33Pertanyaan kalian enggak radikal ya, gue enggak mau jawab lagi.
08:35Ya oke ya.
08:36Yo, teman-teman.
08:37Thank you.
08:38Terima kasih.

Dianjurkan