Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 21 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra menyoroti catatan akademik Gibran Rakabuming Raka dalam sidang terkait syarat pendidikan pencalonannya sebagai cawapres.

"Kan di sini ada juga yang distinction ya, misalnya. Nilai beliau tuh yang Business Communication 2 itu 79, itu tinggi, distinction. Ada Business Communication 1 itu 78 distinction juga. Tapi, ada yang pass (lulus) saja, ada yang credit 68, tapi ada yang fail (gagal) juga kan, Pak?" tanya hakim Saldi.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Gogot Suharwoto mengatakan lama belajar Gibran di Singapura dan Australia lebih dari 3 tahun.

Hal tersebut disampaikan Gogot Suharwoto, dalam sidang 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga Respons Refly Harun usai Sidang Pembuktian Ijazah Gibran: Kami Sangat Puas di https://www.kompas.tv/nasional/694020/respons-refly-harun-usai-sidang-pembuktian-ijazah-gibran-kami-sangat-puas



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694021/saat-hakim-mk-saldi-soroti-nilai-gibran-ada-yang-distinction-ada-fail-juga-kan
Transkrip
00:00Ya, di sini ada juga Pak Dirjen, sabar Pak Dirjen.
00:04Santai saja Pak.
00:05Bapak nggak usah buru-buru Pak.
00:08Ini kan ada list ya, mata pelajarannya,
00:12yang juga dicantumkan nilai persentasenya berapa,
00:17kemudian grade-nya berapa,
00:19ya academic record,
00:21lalu kita juga disuguhi di sini,
00:24explanation of grades.
00:25Jadi, kalau HD, high distinction itu 85-100,
00:31ada yang D, distinction, 75-84,
00:34ada CR, credit, 65-74,
00:38ada PAS, 50-64.
00:41Nah, kalau Bapak bandingkan antara,
00:46ini mungkin juga bisa Pak Taufik nanti,
00:49antara rentang nilai yang ada pada penilaian itu,
00:54dengan hasilnya itu,
00:56apa yang bisa Bapak simpulkan di situ?
00:58Pak Taufik.
00:59Baik, terima kasih Yang Mulia.
01:01Jadi, berkaitan dengan rentang nilai,
01:03memang kita tidak bisa membandingkan
01:05antara sistem pendidikan yang ada di Indonesia
01:07dengan sistem pendidikan?
01:08No, no, no, saya tidak maksud begitu.
01:09Ini saya menyatakan,
01:11karena rentang nilai yang ada itu,
01:12yang juga dari sana,
01:13yang ini juga nilai dari sana.
01:16Jadi, saya tidak minta dibandingkan dengan Indonesia, Pak.
01:19Kan tidak masuk akal,
01:20orang belajar di situ dibandingkan di sini.
01:22Tapi karena ada rentang nilai yang disediakan,
01:27ini kan Bapak yang menyerahkan dokumennya,
01:29gini.
01:31Iya kan?
01:32Dokumennya itu,
01:33lalu saya baca rentang nilai itu
01:36dengan nilai yang ada.
01:38Bagaimana Bapak menjelaskan Pak Taufik?
01:39Iya, jadi untuk mark di situ,
01:43sebetulnya kan nilai berupa angka ya,
01:45kalau dilihat di academic record.
01:47Kemudian grade itu adalah
01:49keterangan atau apa namanya,
01:51predikat gitu ya.
01:52Jadi, untuk yang misalnya nilainya 74,
01:56dia gradenya adalah
01:58kredit seperti itu.
02:00Dan seterusnya gitu ya,
02:01mungkin yang nilainya di bawah
02:03apa namanya,
02:0550 misalnya dia statusnya adalah fail atau F seperti itu.
02:09Iya.
02:09Itu yang mulia.
02:11Kan di sini ada juga yang distinction ya,
02:13misalnya nilai beliau itu yang
02:15business communication 2,
02:17itu 79,
02:18itu tinggi,
02:20distinction.
02:20Ada business communication 1,
02:23itu 78,
02:24distinction juga.
02:25Tapi ada yang pas saja,
02:28ada yang kredit 68,
02:31tapi ada yang fail juga kan Pak?
02:33Betul.
02:33Yang mulia.
02:33Oke.
02:34Nah,
02:37kembali ke pertanyaan tadi Pak,
02:38Pak,
02:38Pak Taufik,
02:40itu tadi Pak Dirjan mengatakan
02:43anak beliau di Korea juga,
02:45mengikuti yang ke begini,
02:46dan di keterangan suratnya juga,
02:49apa namanya,
02:50dinyatakan memiliki pengetahuan setara
02:53tamat sekolah SLTA.
02:55Itu Bapak juga yang memperifikasi dulu?
02:58Bukan yang mulia,
02:59jadi kalau kami ada tim,
03:01timnya ada beberapa lapis,
03:03yang mulia ada dua lapis,
03:04jadi tim yang,
03:05tim layanan gitu ya,
03:07kemudian ada tim penilai.
03:08Nah,
03:08dari tim layanan,
03:09nanti mereka akan menjustifikasi
03:13kepada siapa kira-kira
03:15dokumen penyetaraan ini diberikan,
03:18seperti itu.
03:18Kalau misalnya setara,
03:20apa namanya,
03:21kemungkinan adalah,
03:22misalnya setara SMP begitu,
03:24maka akan diserahkan kepada tim penilai SMP.
03:27Kalau yang setara SMA,
03:28diserahkan ke tim penilai SMA,
03:30dan seterusnya.
03:30Kebetulan,
03:31Ini timnya ad hoc atau permanen, Pak?
03:33Permanen yang mulia.
03:34Permanen ya,
03:34berarti tetap terus ya?
03:36Iya, permanen.
03:37Meskipun memang,
03:38apa namanya,
03:40ada beberapa pergantian,
03:41pergantian personil seperti itu.
03:44Sesuaikan dengan,
03:45mungkin mutasi pegawai,
03:47dan lain sebagainya.
03:48Seperti itu yang mulia.
03:49Oke,
03:49pernah juga enggak apa,
03:51seperti yang nyatakan Pak Dirjen,
03:52kalau anak beliau kan,
03:54ada dua,
03:55Certificate of Attendance,
03:56dan ada juga sertifikat lain.
03:58Kalau ini satu ya,
03:59pengalaman-pengalaman di tempat lain, Pak,
04:01yang Bapak pernah lakukan,
04:03jangan yang di UTS Insert-nya,
04:04di tempat lain gimana?
04:06Kebetulan,
04:07karena saya menilai yang SMK,
04:08dan enggak terlalu banyak sebetulnya,
04:10yang mulia untuk penyetaraan SMK gitu,
04:13memang variasinya,
04:14tidak terlampau banyak gitu yang mulia.
04:16Untuk yang seperti,
04:17halnya pemohon atas nama Gebran,
04:19ini sebelumnya memang belum pernah ada,
04:21seperti itu.
04:21Yang sebelum-sebelumnya,
04:23ya sudah ada misalnya sertifikat,
04:26gitu ya,
04:26certificate,
04:27atau mungkin,
04:28ya rata-rata sih certificate ya,
04:30seperti itu.
04:31Jadi sudah ada,
04:32tapi itu pun juga bukan dari Australia,
04:34saya sudah pernah menerima,
04:35misalnya dari Timor Leste,
04:36kemudian juga dari Taiwan,
04:38kemudian juga ada dari Inggris juga,
04:41seperti itu.
04:41Tapi untuk yang,
04:44sama seperti yang dilakukan oleh pemohon,
04:47pada saat itu,
04:48ini kami belum pernah temukan sebelumnya.
04:50Oke, pertanyaan agak lebih rincinya, Pak.
04:54Di keterangan-keterangan yang dikeluarkan,
04:57yang diberikan status,
04:59memiliki pengetahuan yang,
05:00pengetahuan setara,
05:02tamat sekolah,
05:04menengah kejuruan atau SMA itu,
05:06itu cukup dengan satu certificate of attendance,
05:12atau yang biasanya itu dilengkapi dengan sertifikat lain?
05:16Pak Tebik.
05:18Ya, terima kasih yang mulia.
05:19Jadi,
05:21untuk certificate,
05:22memang kami tidak bisa mematok,
05:25terkait masing-masing negara yang mulia,
05:27karena bisa jadi mungkin masing-masing negara punya,
05:30sistem yang berbeda-beda seperti itu.
05:32Jadi memang,
05:33ya kami menilai dari dokumen yang masuk saat itu,
05:37seperti itu.
05:38Dan hal ini adalah certificate of attendance,
05:40dan juga transcript nilai.
05:41Saya kembali ke Ibu Profesor,
05:48Ibu...
05:49Ibu Yuli.
05:50Ibu Yuli.
05:53Ibu Yuli,
05:53sepengetahuan Ibu kan ini sudah satu tahun ya,
05:56sebagai atase,
05:57lebih kurang satu tahun lah atase di Kanbera.
06:02Itu,
06:03ada nggak Ibu melihat sebagai atase,
06:06kalau orang sudah tamat dari sekolah yang,
06:09apakah itu di UTS Insert atau tempat lain,
06:13itu dikeluarkan,
06:14ada certificate of attendance,
06:17ada sertifikat lain.
06:19Silakan, Ibu.
06:21Biasanya yang dikeluarkan oleh,
06:24ketika itu jenjang akhir,
06:26dan jenjang kelulusan,
06:27yang dikeluarkan adalah transcript,
06:29kemudian award certificate,
06:30yang menyatakan dia pada level jenjang baseler,
06:34atau yang lainnya,
06:35yang mulia.
06:36Oke,
06:37terima kasih.
06:39Pak Taufik,
06:41Bapak ada menerima award certificate nggak,
06:43yang terkait dengan Pak Gibran,
06:45di luar certificate of attendance ini?
06:49Dari permohonan saat itu tidak ada yang mulia.
06:51Tidak ada di bagian permohonan ya?
06:52Tidak ada yang mulia.
06:53Oke,
06:54jadi yang Bapak terima ini,
06:55biar clear ini,
06:56yang Bapak terima itu cuma certificate of attendance.
06:59Mungkin bisa juga kami jelaskan yang mulia,
07:01bahwa untuk pengajuan kan dilakukan secara daring yang mulia,
07:04dari sistem.
07:05Jadi untuk kami gitu ya,
07:08di tim penilai,
07:09akan dipasing gitu ya,
07:10dipasing surat,
07:11atau dokumen-dokumen gitu,
07:13yang sudah dikurasi,
07:15atau sudah diverifikasi oleh tim layanan.
07:17Bapak,
07:18kalau bisa,
07:18bisa nggak dibuka online-nya Bapak itu di sini?
07:22Mungkin sekarang sudah,
07:23sudah berubah yang mulia ininya,
07:25apa namanya,
07:26sistemnya.
07:27Tolong yang lain tertip ya?
07:29Silahkan.
07:30Ya,
07:30karena memang tahun 2000 berapa ya,
07:33kalau tidak salah,
07:34sudah ada semacam pembaruan layanan seperti itu,
07:36tapi untuk record,
07:38record apa namanya,
07:40penyetaraannya itu masih ada.
07:42Bapak bawa nggak record penyetaraannya?
07:44Record penyetaraannya ada di aplikasi layanan yang mulia.
07:48Tapi masih bisa diambil kan?
07:50Masih bisa.
07:50Kalau Bapak ambil setelah ini,
07:52dan nanti dipresentasikan di sidang setelah Jumat,
07:55Bapak bisa?
07:56Bisa,
07:56nanti saya coba cek dulu yang mulia.
07:59Bapak upayakan ya,
08:00supaya clear ini Pak.
08:01Ya, kami upayakan.
08:03Pak Taufik.
08:04Oke,
08:04apa yang lagi yang mau ditambahkan Pak Dirjen?
08:06Silahkan.
08:09Ini,
08:11Tadi,
08:12Ibu Eni menanyakan,
08:14bahwa Direktur Jendral yang menandatangani adalah,
08:18Dijen Dikdas Dikmen.
08:20Kenapa nggak Dijen Vokasi?
08:21Karena Dijen Vokasi waktu itu belum ada.
08:23Nah, itu baru dibentuk,
08:24akhir 2019.
08:26Ini kan penggunaan Agustus.
08:29Kemudian terkait dengan,
08:32terminologi tadi sudah sampaikan,
08:34terminologi grid 12,
08:36disetarakan,
08:37memilih pengetahuan dan tamat dan sebagainya tadi,
08:38itu adalah template.
08:40Jadi,
08:41mau year, mau grid,
08:42itu munculnya semua grid,
08:44karena template dari team.
08:46Apakah ini online?
08:48Online ya.
08:49Kemudian,
08:58ya,
08:58tadi Pak Li juga sama,
09:00menanyakan terkait dengan surat keterangan yang 9149,
09:04apakah itu customize?
09:05Tidak.
09:05Jadi, semua kalimatnya sama.
09:08dan Pak Ahsul,
09:12terkait dengan,
09:16ini memiliki pengetahuan,
09:18pemaknaan yang bersayap ya,
09:20ini masukkan Pak,
09:21rasanya memang kita harus perlu lebih spesifik,
09:24tapi yang saya,
09:24kalau surat keputusan itu dikti Pak,
09:26kalau surat keterangan itu,
09:27diktasmen,
09:28itu pembedanya.
09:29Ijin Pak Dirjen.
09:31Maksud saya,
09:33ini kan,
09:34permendikbud Anda ini kan,
09:36nomor 29 tahun 2017,
09:39itu kan,
09:40eh,
09:41tahun 2014 ini,
09:43ini kan jelas,
09:44di pasal 1,
09:45angka 7,
09:47mendefinisikan surat keterangan itu apa.
09:49Ini kan sangat jelas.
09:51Dokumen yang menerangkan bahwa ijazah,
09:54garing sertifikat,
09:55garing diploma yang diperoleh peserta,
09:58jadi,
09:58yang disetarakan kalau,
10:01eh,
10:01saya pahami dari definisi ini adalah,
10:04ijazah sertifikat diploma,
10:07ataupun nama lain,
10:08yang,
10:09yang diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang ada di negara lain,
10:13adalah setara dengan ijazah STTV.
10:16Ini jelas Pak,
10:16maksud saya,
10:17kenapa kok tidak kembali kepada apa yang terdefinisikan di dalam,
10:22permendikbud nomor 29 tahun 2014.
10:25Itu, Cewa.
10:25Makasih.
10:28Ini pada saat,
10:30yang mengajukan permohonan itu setara,
10:33contoh anak saya kan memang di Australia,
10:35di Korea itu SMA-nya memang 3 tahun.
10:38Dia lulus SMA,
10:39dapat di jasa SMA,
10:40disetarakan selesai.
10:42Kasus yang kita hadapi sekarang kan bukan SMA,
10:45itu adalah diploma.
10:47Jadi,
10:49Saudara Gibran akan menggerakkan,
10:51yang diajukan itu adalah,
10:54course,
10:55diploma of business studies,
10:57yang di Indonesia kita tidak punya.
10:59Anak-anak,
11:01apa namanya,
11:02SMA mengambil,
11:03mata pelajaran di pekerjaan tinggi.
11:04Jadi,
11:05ini tidak akan bisa kita padankan ya.
11:08Memang tidak ada.
11:09Kalau ditanya,
11:11apakah,
11:12UTS insert,
11:13nanti ditanya Bu,
11:14Yuli tadi,
11:15akan mengeluarkan sertifikat,
11:16sertifikat itu adalah setara dengan D1.
11:19Bukan SMA.
11:20Mungkin bisa dicek ke Bu Yuli,
11:22Prof Yuli,
11:23bisa diklarifikasi,
11:24kalau UTS insert college sekarang,
11:27mengeluarkan sertifikat,
11:28diploma,
11:32apakah itu,
11:34bisa kita padankan dengan D1 atau D2.
11:39Karena,
11:40yang ditempuh adalah program diploma,
11:42bukan secondary school,
11:45atau secondary program.
11:48Nanti mungkin Bu,
11:49Bu Yuli bisa mengklarifikasi.
11:50Jadi itu,
11:51Pak Arsul,
11:53yang bisa kami sampaikan.
11:55Jadi,
11:55karena memang berbeda tingkatannya.
11:58Kalau lusuhan SMA di Korea,
12:00clear,
12:00langsung dapat jasa SMA,
12:02ya itu tadi yang dimaksud,
12:03Pak Arsul.
12:04Tapi,
12:04karena ini,
12:05ambil kuliahnya,
12:06atau belajarnya di perguruan tinggi,
12:08yang seharusnya bisa selesaikan sampai,
12:11di UTS insert,
12:12maka tadi,
12:13Pak Arsul menyampaikan,
12:15menijin,
12:15menambahkan,
12:16yang diterima adalah Certificate of Attendance.
12:18Nah,
12:19apa yang kami lakukan,
12:19sehingga kita memadankan,
12:21mata kuliah yang diambil itu,
12:22supaya penuh,
12:23dalam satu,
12:24rentang jenjang,
12:25pendidikan menengah.
12:26Yaitu,
12:28minimal tiga tahun,
12:29enam semester,
12:30dan mata pelajarannya,
12:32sesuai dengan,
12:33peminatan,
12:33atau keahlian,
12:34yang ada di SMK.
12:35Nah,
12:36itu yang kita padankan.
12:37Jadi,
12:37ada tiga yang kita padankan.
12:38Ada,
12:39tahun belajar,
12:40rapor,
12:40dan struktur kurikulum,
12:42yang diambil,
12:43pada saat di Australia,
12:44dengan struktur kurikulum,
12:46yang ada di SMK di Indonesia,
12:48dengan jurusan akutansi dan keuangan.
12:53Baik,
12:54Pak Dirjen.

Dianjurkan