Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 12 unit kendaraan tempur amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut tiba di Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Kendaraan tempur ini merupakan modernisasi alutsista dan diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir serta operasi kemanusiaan.

Berikut liputan Jurnalis KompasTV Jihan Jufry dan Juru Kamera Bimo Wicaksana.

Baca Juga Korps Marinir Kirim 217 Personel dan Bantuan 3 Ton ke Wilayah Terdampak Gempa NTT di https://www.kompas.tv/nasional/686642/korps-marinir-kirim-217-personel-dan-bantuan-3-ton-ke-wilayah-terdampak-gempa-ntt

#korpsmarinir #tni #kendaraantempur

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693096/12-kendaraan-tempur-amfibi-tni-al-tiba-di-cilandak-perkuat-operasi-wilayah-pesisir-jmp
Transkrip
00:00Sorotan lainnya saudara, sebanyak 12 unit kendaraan tempur amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut tiba di Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta
00:08Selatan.
00:09Kendaraan tempur ini merupakan modernisasi alutsista dan diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir serta operasi kemanusiaan.
00:17Berikut liputan Jurnalis Kompas TV, Jian Jufri dan Juru Kamera, Bimo Wicaksana.
00:22Saudara, di belakang saya ini merupakan kendaraan tempur amfibi AAV M35 yang baru saja tiba dari Amerika Serikat dan disambut
00:32langsung oleh Menteri Pertahanan Syafri Samsudin.
00:35Seperti apa dalamnya dari kendaraan tempur AAV 07 ini ya Pak ya?
00:42Mungkin boleh Pak, kita bersama langsung dengan staf ahli Pangkormar Bidang Operasi dan Latihan Kolonel Marinir Didit Hendrawijaya.
00:51Langsung Pak, mungkin boleh dijelaskan Pak, dari kendaraan tempur ini sendiri seperti apa Pak?
00:57Mungkin peruntukannya lalu juga dalamnya?
01:01Baik, ini kita sedang berada di dalam varian komando atau varian pemimpin dari pergerakan operasi amfibi dari laut ke darat
01:12yang kita launch dari kekuatan marinir.
01:15Dan ini adalah tank yang nanti akan memimpin.
01:19Komandan peleton, komandan kompi, komandan batalion itu bisa menggunakan tank komando ini untuk mengatur formasi penyerangan, formasi penyerbuan dari suatu
01:33pulau yang dikuasai oleh musuh.
01:35Dan kita harus merebut kembali pulau tersebut kalau dulu, dulu tank-tank kita yang masih keluaran lama itu tidak mempunyai
01:46tank komando seperti ini.
01:47Dan kemampuan yang bisa dilaksanakan dari sini adalah betul-betul men-secure situasi berdasarkan informasi intelijen yang telah kita kirimkan
01:57di pantai pendaratan.
01:58Di pantai pendaratan itu ada tim elit kita dari pasukan khusus, baik itu Detasemen Jalan Mangkara maupun Batalion Intai Amfibi.
02:06Mereka akan memberikan informasi ke sini.
02:08Sehingga pemimpin-pemimpin yang ada di operasi penyerbuan amfibi itu betul-betul bisa mengambil keputusan secara solid dan tanpa ragu
02:17-ragu.
02:18Karena kita sudah tahu perimeter pantai yang akan kita darati.
02:21Oke baik, terima kasih banyak Pak Kolonel Marinir Didit.
02:26Itu dia saudara, jadi memang sudah ada 12 yang datang masuk ke Indonesia dan diproyeksikan.
02:35Ini akan menyentuh 105 alutsista jenis ini ataupun jenis amfibi ini.
02:43Dan memang harapannya adalah dari kendaraan alutsista ini dapat membantu dan juga memperkuat bahkan juga mendukung dari sistem pertahanan Indonesia.
02:54Jihan Jufri, Bimo Wicaksana, Kompas TV Jakarta.

Dianjurkan