00:00Untuk para pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, saya meminta agar pengawasan Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam,
00:09berbasis resiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi.
00:16Jadi harus mulai dari awal, dari hulunya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal
00:27yang tidak perlu.
00:28Namun di sisi lain, Direktorat Jenderal Bea Cukai juga adalah fungsi Kementerian Keuangan mengumpulkan penerimaan dan juga memiliki fungsi di
00:39Kementerian Keuangan untuk melakukan pembinaan terhadap usaha masyarakat, terutama yang berorientasi kepada ekspor.
00:47Untuk para pejabat Direktorat Jenderal Perbendaraan, saya ingin saudara melihat APBN sebagai instrumen, instrumen kas, instrumen anggaran yang ikut menggerakkan
01:01perekonomian.
01:03Pengelolaan kas harus semakin presisi agar belanja negara hadir pada waktu yang tepat, menjaga momentum ekonomi, dan tetap menghasilkan manfaat
01:12nyata bagi masyarakat.
01:14Untuk para pejabat di Sekretariat KSSK, saya ingin saudara tidak hanya menjadi pengelola forum, tetapi saudara harus menjadi penggerak koordinasi.
01:24Koordinasi pilar KSSK, yaitu Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS, dan di dalam beberapa rapat terakhir kita mulai melibatkan
01:35elemen penting dari pengelolaan Republik ini, yaitu danantara,
01:40maka harus bisa dikoordinasikan sejak awal.
01:43Bukan hanya sekedar menjadi penyelenggara rapat, tetapi menjadi betul-betul penggerak koordinasi.
01:51Artinya, Bu harus dilakukan secara berkelanjutan dari sejak memantau kondisi ekonomi, membaca resiko, menghubungkan informasi antar lembaga, menyiapkan early warning,
02:03dan memastikan.
02:04Tiap rapat menghasilkan tindak lanjut dan monitoring.
Komentar