00:00Mohon izin menyampaikan Pak, tadi Bapak dari penyampaian jawaban, saya rasa masih kurang yakin untuk bersemangat bahwa kita bisa menjadi
00:13Tuhan di tanahnya sendiri untuk menjadi industri besar di motor listrik ini Pak.
00:21Tadi Bapak menyampaikan tentang momentum, momentum, momentum, bagi saya momentum itu kan akan berjalan terus, akan ada terus Pak.
00:34Jadi sekarang ini yang dibutuhkan sekali sebetulnya adalah dukungan negara kepada Bapak-Bapak ini.
00:45Dukungan full oleh negara yang diminta oleh Bapak-Bapak ini.
00:51Dan Bapak-Bapak kan harus meyakinkan kepada negara ini.
00:55Kita bisa, kami bisa.
01:00Atas siapa kita lemah Pak? Kita kuat.
01:03Karena yang lemah itu orang-orang yang membuka pintu, masuknya mobil listrik dari luar ke Indonesia, yang kepingin duit cepat.
01:12Itu yang lemah.
01:14Kan pemerintah sendiri yang melakukan.
01:18Bisa dibayangkan enggak kalau seandainya impor motor dan mobil listrik dari luar sana itu,
01:29pasti susahnya dibatasi.
01:33Tapi Bapak harus meyakinkan bahwa kita bisa berdiri.
01:38Semuanya ada di negara ini Pak.
01:43Kita kuat.
01:44Yang lemah itu orang yang melihat duit, kepingin cepat, kepingin dapat.
01:48Itu yang lemah.
01:49Dan ini masih banyak di negara kita.
01:54Kita bangsa yang besar, pasar yang besar, dirayah oleh semua pengusaha di dunia, wajar.
02:01Tapi ini negara kita Pak.
02:04Kita sendiri yang harus melindungi.
02:07Kalau itu sudah Bapak kerjakan dan negara bisa yakin,
02:13pembiayaan akan datang Pak.
02:16Pembiayaan akan datang.
02:18Saya kira ini kerja keras semua pihak lah.
02:22Untuk meyakinkan kepada pemerintahan sekarang.
02:26Kali ini harus mampu kita.
02:29Enggak cuma omong-omong masalah mobil nasional.
02:35Saya harap Bapak bisa berkerja keras lagi dan kami mendukung Pak.
02:39Terima kasih.
02:47Terima kasih.
Komentar