00:00yang juga sangat telaten mengejar tidak hanya ijasa Gibran,
00:04tapi juga ijasa Jokowi.
00:06Silahkan.
00:07Baik, terima kasih Bang Rebli.
00:09Jadi, terima kasih ya, selamat malam semua.
00:11Assalamualaikum.
00:15Jadi, terserang ini berawal dari dirahasiakannya dokumen-dokumen yang sebenarnya itu milik publik ya.
00:24Kalau seandainya dokumennya tidak dirahasiakan,
00:28mungkin tim bukti-buktinya akan diperkarakan juga di tempat ini.
00:35Berawal ini kan 2019 ya,
00:37saya juga meminta dokumen ke KPU RI, KPU Kota Sulu.
00:42Ternyata sukat ini juga masih dirahasiakan mereka waktu itu.
00:46Di mana sukat ini dikasih, tapi ditamin-tamin, disembunyiin.
00:50Akhirnya saya pikir, ya ini tidak benar.
00:54Ketika dokumen pejabat publik dirahasiakan,
00:56maka ada sesuatu yang gusuk disembunyikan.
00:59Makanya saya menempuh jalan kedua,
01:02yaitu saya minta langsung ke Kementerian Pendidikan Dasar Menengah.
01:07Ternyata BPID-nya juga merahasiakan.
01:10Dan ketika saya sanggah,
01:13malah Kementerian Pendidikan Dasar Menengah memberi saya persyaratan.
01:17Yaitu, ini mungkin upaya kolusi ya ke saya ya.
01:20Saya dikasih tunjuk jika mau menandatangani surat perjanjian bermaterai,
01:26bahwa saya akan merahasiakan tidak memberikannya ke publik.
01:30Tidak boleh.
01:31Lantas saya berpikir, saya kan orang pendidikan publik.
01:34Kenapa saya harus berjanji berdata ke badan publik?
01:38Makanya saya...
01:42...mengetah informasi publik di KIP.
01:45Dan dengan alotnya sampai 6 bulan bersidang,
01:48dan mereka masih bersekuku,
01:49akhirnya ya terima kasih buat KIP ya.
01:52Artinya masih ada negarawan yang masih mau menjaga demokrasi negara ini.
01:57Kita tahu informasi ini adalah jendela demokrasi.
02:00Dan kalau tanpa mereka,
02:03kita tidak akan tahu ijajah Bapak Joko Widodo bagaimana.
02:07Tanpa mereka, kita tidak akan tahu surat keterangan
02:10Bapak Gibran Raka Buming Raka bagaimana.
02:15Dan sekarang,
02:17yang ribu-ribu sekarang ini,
02:19semua pada mempermasalkan, termasuk saya,
02:21bersidang di mana-mana,
02:23menuntut hak hukum,
02:24itu adalah akibat
02:26kerahasiaan yang selama ini dijaga rapi.
02:30Yang mengutip tadi kata istilah kita, TST.
02:34Itu benar-benar rencana ya.
02:37Kenapa?
02:37Bayangkan dari KPU Kota Solo,
02:40KPU DKI, KPU RI,
02:42semua ini sepakat untuk menyembunyikannya.
02:44Semuanya sepakat.
02:45Sakan-akan ini terstruktur.
02:47Seperti itu.
02:47Jadi, saya berupa sekali lagi
02:50mengucapkan terima kasih kepada
02:51Bapak Prabowo selaku kepala negara ya,
02:54telah berhasil menjaga iklim demokrasi.
02:56Semoga di Mahkamah Konstitusi ini,
03:00beliau tetap juga memperhatikan
03:02sterilisasi dari
03:04hakim-hakim,
03:05supaya kiranya
03:06mereka betul-betul bisa menjadi negarawan.
03:09Saya akan itu saja.
03:10Terima kasih.
03:10Terima kasih.
Komentar