00:00Setiap kali kamu makan popcorn, kamu sebenarnya sedang menyaksikan ledakan terkendali yang terjadi dalam hitungan mili detik.
00:07Suhu di dalam butiran jagung itu mencapai 180 derajat Celcius, lebih panas dari titik didih air biasa.
00:16Dan tekanan yang terbentuk di dalamnya setara dengan hampir 10 kali tekanan ban mobil.
00:21Bayangkan saja, dari satu butir jagung kering yang keras dan tidak menarik, terjadi sesuatu yang sangat dramatis.
00:29Tapi, kenapa jagung bisa meledak, sementara biji-bijian lain yang dipanaskan dengan cara sama justru hanya hangus?
00:36Untuk memahami misteri ini, kita perlu melihat lebih dekat apa yang ada di dalam satu butir popcorn.
00:43Seperti jagung pada umumnya, biji popcorn terdiri dari tiga bagian utama, kulit luar yang keras dan kedap air, lapisan tengah
00:51beropati yang mengandung sedikit air, dan embryo kecil di dasarnya.
00:56Yang menarik, kandungan air di dalam biji popcorn hanya sekitar 14 hingga 15 persen, jauh lebih rendah dari jagung biasa
01:04yang mencapai 20 persen atau lebih.
01:07Seharusnya, semakin kering, semakin sulit meledak.
01:10Tapi justru disitulah keanehannya.
01:13Saat dipanaskan, air yang terjebak di dalam lapisan pati mulai mendidih dan berubah menjadi uap.
01:20Tapi, uap itu tidak bisa keluar.
01:22Kulit luar popcorn yang sangat keras dan kedap air berfungsi seperti dinding tekanan, ia memaksa uap tetap tinggal di dalam.
01:30Tekanan pun naik dengan cepat.
01:31Dan disinilah bagian yang paling mengejutkan, pati di dalam biji mulai berubah menjadi gel lengket yang menahan struktur dari dalam.
01:41Tapi ada satu bagian dari butiran ini yang justru menjadi kunci utama, bagian yang bahkan tidak terlihat dari luar, dan
01:49perannya jauh lebih penting daripada yang kebanyakan orang kira.
01:53Mari kita ikuti prosesnya dari awal.
01:56Saat kamu meletakkan popcorn di panci panas atau microwave, suhu biji meningkat secara bertahap.
02:02Pada suhu sekitar 100 derajat Celsius, air di dalam mulai mendidih, tapi belum cukup untuk meledakan apapun.
02:10Tekanan baru mulai terasa saat suhu melewati 130 derajat Celsius.
02:15Di titik ini, uap air sudah terjebak cukup lama dan mulai membentuk gelembung-gelembung kecil di dalam matriks pati.
02:22Pati sendiri yang semula keras seperti tepung padat, mulai meleleh dan berubah menjadi konsistensi mirip gel panas.
02:30Ini seperti mengisi balon dengan udara terus-menerus, pada titik tertentu, dindingnya tidak kuat lagi menahan tekanan.
02:38Tapi di dalam popcorn, prosesnya jauh lebih komplek dari sekadar balon yang pecah.
02:44Suhu kritis terjadi di sekitar 180 derajat Celsius.
02:48Pada titik inilah, tekanan internal sudah cukup besar untuk merobek kulit terluar biji popcorn.
02:54Ketika kulit itu akhirnya pecah, uap yang terjebak di dalam langsung terlepas sekaligus, membawa serta gel pati panas ke segala
03:02arah.
03:03Pati yang panas itu langsung membeku karena terkena udara dingin di luar, membentuk struktur putih yang kita kenal sebagai popcorn.
03:11Inilah mengapa bentuk popcorn tidak pernah sama, setiap butir meledak dengan arah dan kecepatan yang sedikit berbeda.
03:19Menariknya, sebuah studi dari Jepang pada tahun 2015 menggunakan kamera berkecepatan tinggi untuk merekam proses ini.
03:27Mereka menemukan bahwa seluruh ledakan terjadi dalam waktuku kurang dari 0,3 detik.
03:33Itu lebih cepat dari kedipan mata manusia yang rata-rata butuh 0,1 detik.
03:38Dan suara pop yang kamu dengar sebenarnya adalah gelombang kejut kecil dari uap yang terlepas, mirip dengan bunyi yang dihasilkan
03:45saat kamu membuka botol minuman bersoda.
03:49Sekarang, bagian yang tadi janjikan.
03:52Ada satu aspek yang jarang dibahas dalam penjelasan tentang popcorn.
03:56Mengapa hanya jagung jenis Zia, maize, everta yang bisa meledak seperti ini,
04:01sementara jagung manis, jagung biasa, atau beras yang dipanaskan dengan cara sama justru tidak menghasilkan apun yang serupa?
04:10Jawabannya ada pada struktur mikroskopis kulit biji popcorn.
04:15Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Proceedings of the National Academy of Sciences
04:20menunjukkan bahwa kulit biji popcorn memiliki ketebalan dan densitas yang sangat spesifik,
04:25cukup tipis untuk memungkinkan akumulasi tekanan, tapi cukup kuat untuk menahan hingga titik kritis.
04:33Jagung biasa terlalu lembek dan berair, kulitnya tidak mampu menahan tekanan.
04:37Biji beras terlalu kering dan keras, sehingga uap terbocor perlahan tanpa ledakan dramatis.
04:42Popcorn berada di titik sempurna di antara keduanya.
04:47Dan yang lebih mengejutkan, ketika popcorn meledak, volume biji aslinya meningkat hingga 40 hingga 50 kali lipat.
04:55Satu sendok biji, popcorn bisa menjadi semangkuk penuh makanan ringan hanya karena satu proses fisika sederhana.
05:03Setiap kali kamu mendengar bunyi pop dari panci atau microwave,
05:07kamu sebenarnya sedang mendengar bukti kecil dari hukum termodinamika yang bekerja tepat di depanmu.
05:12Proses ini sederhana sekali, air mendidih, tekanan naik, kulit pecah, tapi hasilnya luar biasa.
05:19Kadang hal-hal yang paling biasa di sekitar kita justru menyimpan mekanisme yang paling elegan.
05:26Terima kasih sudah menonton sampai akhir.
05:28Kalau kamu punya pertanyaan atau pengalaman unik soal makanan yang ternyata punya penjelasan sains menarik,
05:35tulis di kolom komentar.
05:36Aku penasaran membacanya.
05:39Kalau video ini bermanfaat, tekan like dan bagikan ke temanmu yang suka ngemil popcorn sambil belajar sains.
05:46Dan jangan lupa subscribe supaya kita bisa bertemu lagi di penjelajahan berikutnya.
05:51Terima kasih sudah menonton sampai akhirnya.